<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Penyebab Masyarakat RI Belum Melek Keuangan</title><description>Dalam rangka menyambut bulan inklusi keuangan, Otoritas Jasa Keuangan  terus mengedukasi masyarakat terkait literasi dan keuangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/622/2291151/2-penyebab-masyarakat-ri-belum-melek-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/622/2291151/2-penyebab-masyarakat-ri-belum-melek-keuangan"/><item><title>2 Penyebab Masyarakat RI Belum Melek Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/622/2291151/2-penyebab-masyarakat-ri-belum-melek-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/09/622/2291151/2-penyebab-masyarakat-ri-belum-melek-keuangan</guid><pubDate>Jum'at 09 Oktober 2020 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Kunthi Fahmar Shandy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/09/622/2291151/2-penyebab-masyarakat-ri-belum-melek-keuangan-L7Awm89wxq.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/09/622/2291151/2-penyebab-masyarakat-ri-belum-melek-keuangan-L7Awm89wxq.jpeg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dalam rangka menyambut bulan inklusi keuangan, Otoritas Jasa Keuangan terus mengedukasi masyarakat terkait literasi dan keuangan.
Namun masih ada dua tantangan yang harus dihadapi dalam meningkatkan literasi dan keuangan di Indonesia yakni demografi dan geografis.
Baca juga: Instruksi Jokowi: Perluas Akses Keuangan untuk Seluruh Lapisan Masyarakat
Kepala Departemen Literasi dan Edukasi Keuangan Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, kondisi geografi Indonesia yang terdiri dari 17 ribu pulau membuat layanan internet belum menjangkau ke seluruh Indonesia. Kemudian akses lembaga juga belum tersedia di beberapa wilayah.
&quot;Selain itu, adanya perbedaan tingkat edukasi dan perekonomian masing-masing daerah di Indonesia,&quot; ujar Puji saat webinar di Jakarta Jumat. Maka dari itu diperlukan strategi untuk melaksanakan literasi dan keuangan di Indonesia.
Baca juga: Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK Kuatkan TPAKD
&quot;Pertama, harus melalui pendekatan komunitas. Kedua, penetapan 10 target prioritas dalam implementasi kegiatan literasi dan edukasi keuangan,&quot; ungkap dia.
Ketiga,penyusunan materi literasi keuangan digital berdasarkan tingkat kesulitan mulai dari dasar menengah dan lanjutan menurut target masing-masing. Serta keempat, penguatan dan pengembangan edukasi keuangan berbasis Massively Open Online Courses ( MOOC).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yMy80LzEyMjg1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Dalam rangka menyambut bulan inklusi keuangan, Otoritas Jasa Keuangan terus mengedukasi masyarakat terkait literasi dan keuangan.
Namun masih ada dua tantangan yang harus dihadapi dalam meningkatkan literasi dan keuangan di Indonesia yakni demografi dan geografis.
Baca juga: Instruksi Jokowi: Perluas Akses Keuangan untuk Seluruh Lapisan Masyarakat
Kepala Departemen Literasi dan Edukasi Keuangan Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, kondisi geografi Indonesia yang terdiri dari 17 ribu pulau membuat layanan internet belum menjangkau ke seluruh Indonesia. Kemudian akses lembaga juga belum tersedia di beberapa wilayah.
&quot;Selain itu, adanya perbedaan tingkat edukasi dan perekonomian masing-masing daerah di Indonesia,&quot; ujar Puji saat webinar di Jakarta Jumat. Maka dari itu diperlukan strategi untuk melaksanakan literasi dan keuangan di Indonesia.
Baca juga: Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan, OJK Kuatkan TPAKD
&quot;Pertama, harus melalui pendekatan komunitas. Kedua, penetapan 10 target prioritas dalam implementasi kegiatan literasi dan edukasi keuangan,&quot; ungkap dia.
Ketiga,penyusunan materi literasi keuangan digital berdasarkan tingkat kesulitan mulai dari dasar menengah dan lanjutan menurut target masing-masing. Serta keempat, penguatan dan pengembangan edukasi keuangan berbasis Massively Open Online Courses ( MOOC).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yMy80LzEyMjg1Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
