<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Baru 48%, Menko Airlangga Kebut Penyerapan Anggaran Covid-19</title><description>Airlangga Hartaro mengatakan realisasi anggaran penanganan covid-19 sudah mencapai Rp331,29 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/12/320/2292220/realisasi-baru-48-menko-airlangga-kebut-penyerapan-anggaran-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/12/320/2292220/realisasi-baru-48-menko-airlangga-kebut-penyerapan-anggaran-covid-19"/><item><title>Realisasi Baru 48%, Menko Airlangga Kebut Penyerapan Anggaran Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/12/320/2292220/realisasi-baru-48-menko-airlangga-kebut-penyerapan-anggaran-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/12/320/2292220/realisasi-baru-48-menko-airlangga-kebut-penyerapan-anggaran-covid-19</guid><pubDate>Senin 12 Oktober 2020 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/12/320/2292220/realisasi-baru-48-menko-airlangga-kebut-penyerapan-anggaran-covid-19-3Y5q44gtUC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/12/320/2292220/realisasi-baru-48-menko-airlangga-kebut-penyerapan-anggaran-covid-19-3Y5q44gtUC.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartaro mengatakan realisasi anggaran penanganan covid-19 sudah mencapai Rp331,29 triliun. Besaran tersebut baru 48% dari pagu Rp695 triliun.

Dimana untuk kesehatan realisasinya Rp25 triliun dari Rp87,5 triliun. &amp;ldquo;(klaster) perlindungan sosial 78%, sektoral atau pemda 26%, UMKM 73%, dan usaha 23%. Dari segi program perlindungan sosial ini hampir 96% bisa dilaksanakan,&amp;rdquo; katanya seusai rapat terbatas, Selasa (12/10/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ke China, Menko Luhut Sinergi Hadapi Covid-19 dan Pengentasan Kemiskinan
Dia mengungkapkan hal yang menjadi catatan adalah realisasi di beberapa kementerian/lembaga (K/L) yang masih harus terus didorong. Dia memperkirakan bahwa di akhir tahun realisasi bisa mencapai 99% hingga 100%.

&amp;ldquo;Ada catatan terhadap beberapa K/L yang anggarannya di bawah 50%. K/L-K/L yang besar. Tapi yang lainnya rata-rata sudah di atas 65% secara keseluruhan. Yang untuk 12 K/L terbesar dan  12 K/L lainnya adalah 54,12%,&amp;rdquo; tuturnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani: Investasi pada SDM Kunci Tingkatkan Ekonomi RI
Sementara untuk sektor korporasi terkait program yang penempatan dana di bank himbara dari awal Rp30 triliun. Sementara pada fase kedua pemerintah menambahkan Rp17,5 triliun sehingga totalnya menjadi 47,5 triliun

&amp;ldquo;Berharap leveragenya 3 kali bisa 150 triliun. Sehingga dengan demikian kita berharap ini bisa jadi pengungkit sektor perekonomian non-APBN,&amp;rdquo; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartaro mengatakan realisasi anggaran penanganan covid-19 sudah mencapai Rp331,29 triliun. Besaran tersebut baru 48% dari pagu Rp695 triliun.

Dimana untuk kesehatan realisasinya Rp25 triliun dari Rp87,5 triliun. &amp;ldquo;(klaster) perlindungan sosial 78%, sektoral atau pemda 26%, UMKM 73%, dan usaha 23%. Dari segi program perlindungan sosial ini hampir 96% bisa dilaksanakan,&amp;rdquo; katanya seusai rapat terbatas, Selasa (12/10/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ke China, Menko Luhut Sinergi Hadapi Covid-19 dan Pengentasan Kemiskinan
Dia mengungkapkan hal yang menjadi catatan adalah realisasi di beberapa kementerian/lembaga (K/L) yang masih harus terus didorong. Dia memperkirakan bahwa di akhir tahun realisasi bisa mencapai 99% hingga 100%.

&amp;ldquo;Ada catatan terhadap beberapa K/L yang anggarannya di bawah 50%. K/L-K/L yang besar. Tapi yang lainnya rata-rata sudah di atas 65% secara keseluruhan. Yang untuk 12 K/L terbesar dan  12 K/L lainnya adalah 54,12%,&amp;rdquo; tuturnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani: Investasi pada SDM Kunci Tingkatkan Ekonomi RI
Sementara untuk sektor korporasi terkait program yang penempatan dana di bank himbara dari awal Rp30 triliun. Sementara pada fase kedua pemerintah menambahkan Rp17,5 triliun sehingga totalnya menjadi 47,5 triliun

&amp;ldquo;Berharap leveragenya 3 kali bisa 150 triliun. Sehingga dengan demikian kita berharap ini bisa jadi pengungkit sektor perekonomian non-APBN,&amp;rdquo; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
