<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Otomotif Lesu, Aturan Pajak Mobil 0% Mendesak</title><description>Kemenperin mendorong percepatan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293496/industri-otomotif-lesu-aturan-pajak-mobil-0-mendesak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293496/industri-otomotif-lesu-aturan-pajak-mobil-0-mendesak"/><item><title>Industri Otomotif Lesu, Aturan Pajak Mobil 0% Mendesak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293496/industri-otomotif-lesu-aturan-pajak-mobil-0-mendesak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293496/industri-otomotif-lesu-aturan-pajak-mobil-0-mendesak</guid><pubDate>Rabu 14 Oktober 2020 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/14/320/2293496/industri-otomotif-lesu-aturan-pajak-mobil-0-mendesak-UR4jXvZl64.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aturan Pajak Mobil 0% Mendesak. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/14/320/2293496/industri-otomotif-lesu-aturan-pajak-mobil-0-mendesak-UR4jXvZl64.jpg</image><title>Aturan Pajak Mobil 0% Mendesak. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian mendorong percepatan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru sebesar 0% atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB).
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier, menilai realisasi insentif PPnBM untuk mobil baru bersifat mendesak.
Baca Juga:&amp;nbsp;DP Mobil 0%, Gaikindo: Belum Tentu Penjualan Naik
&quot;Kita ingin menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif yang kian lesu terdampak pandemi Covid-19,&quot; ujar Taufiek dalam diskusi virtual, Rabu (14/10/2020).
Dia melanjutkan, Kementerian Keuangan tidak terlalu lama mengeluarkan  PPnBM. Adapun, pajak 0% untuk mobil bisa dikeluarkan pada Desember 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pajak Mobil 0% Bisa Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif dari PHK
&quot;Dan kita minta sampai Desember (2020) saja, untuk diungkit sementara. Ini yang menjadi bagian kita untuk upaya recovery,&quot; katanya.
Menurutnya, hal ini tercermin dari tingkat utilisasi industri otomotif yang terus anjlok dalam beberapa waktu terakhir. Menyusul turunnya permintaan akan produk otomotif selama pandemi Covid-19 berlangsung, khususnya dari kalangan kelas menengah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Membangkitkan demand sebagai penggerak menjadi syarat utama, sehingga kelas menengah uangnya tidak di taruh di bank. Akan tetapi untuk beli mobil karena ada relaksasi insentif berupa apakah 0% atau paling tidak memberikan upaya baru untuk membuka demand sektor otomotif. Berarti utilisasi industri tumbuh industri itu akan tumbuh,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian mendorong percepatan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru sebesar 0% atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB).
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier, menilai realisasi insentif PPnBM untuk mobil baru bersifat mendesak.
Baca Juga:&amp;nbsp;DP Mobil 0%, Gaikindo: Belum Tentu Penjualan Naik
&quot;Kita ingin menstimulus pasar sekaligus mendorong pertumbuhan sektor otomotif yang kian lesu terdampak pandemi Covid-19,&quot; ujar Taufiek dalam diskusi virtual, Rabu (14/10/2020).
Dia melanjutkan, Kementerian Keuangan tidak terlalu lama mengeluarkan  PPnBM. Adapun, pajak 0% untuk mobil bisa dikeluarkan pada Desember 2020.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pajak Mobil 0% Bisa Selamatkan 1,5 Juta Pekerja Otomotif dari PHK
&quot;Dan kita minta sampai Desember (2020) saja, untuk diungkit sementara. Ini yang menjadi bagian kita untuk upaya recovery,&quot; katanya.
Menurutnya, hal ini tercermin dari tingkat utilisasi industri otomotif yang terus anjlok dalam beberapa waktu terakhir. Menyusul turunnya permintaan akan produk otomotif selama pandemi Covid-19 berlangsung, khususnya dari kalangan kelas menengah.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Membangkitkan demand sebagai penggerak menjadi syarat utama, sehingga kelas menengah uangnya tidak di taruh di bank. Akan tetapi untuk beli mobil karena ada relaksasi insentif berupa apakah 0% atau paling tidak memberikan upaya baru untuk membuka demand sektor otomotif. Berarti utilisasi industri tumbuh industri itu akan tumbuh,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
