<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin: Industri Pengolahan Tertekan hingga Minus 2,4%</title><description>Agus Gumiwang Kartasasmita menilai kondisi pandemi Covid-19 harus direspons pelaku industri dengan melakukan penyesuaian</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293527/menperin-industri-pengolahan-tertekan-hingga-minus-2-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293527/menperin-industri-pengolahan-tertekan-hingga-minus-2-4"/><item><title>Menperin: Industri Pengolahan Tertekan hingga Minus 2,4%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293527/menperin-industri-pengolahan-tertekan-hingga-minus-2-4</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293527/menperin-industri-pengolahan-tertekan-hingga-minus-2-4</guid><pubDate>Rabu 14 Oktober 2020 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/14/320/2293527/menperin-industri-pengolahan-tertekan-hingga-minus-2-4-WMrE9JZDZD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Agus Gumiwang. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/14/320/2293527/menperin-industri-pengolahan-tertekan-hingga-minus-2-4-WMrE9JZDZD.jpg</image><title>Menperin Agus Gumiwang. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai kondisi pandemi Covid-19 harus direspons pelaku industri dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha.
&quot;Yang kita lihat secara baik ada adjustment dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang membawa tekanan sangat berat,&quot; ujar Agus secara virtual dalam Seminar Nasional STARTUP4INDUSTRY.ID di Jakarta, Rabu(14/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cek Proyek TPPI Tuban, Menperin: Topang Industri Petrokimia Nasional
Akibat tekanan tersebut, dalam buku II nota keuangan dan RAPBN 2021, pertumbuhan industri pengolahan di akhir tahun 2020 diprediksi tertekan.
&quot;Industri pengolahan diprediksi tertekan di kisaran minus 0,5% sampai minus 2,4%,&quot; tambahnya.
Kendati demikian, dirinya optimis bahwa kinerja industri pengolahan akan perlahan pulih dan tumbuh di tahun 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jurus Kemenperin Capai Target Substitusi Impor 35% Tahun 2022
&quot;Kita optimis di tahun 2021 nanti, kinerja industri pengolahan akan mampu tumbuh sebesar 4,7%- 5,5%,&quot; tutur Agus.
Sebagai langkah penting, pemerintah melalui Kemenperin juga menetapkan target program substitusi impor 35% di tahun 2022.
&quot;Yang tentu akan dilakukan dalam rangka akselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19,&quot; tukasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNS80LzEyMjkwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menilai kondisi pandemi Covid-19 harus direspons pelaku industri dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha.
&quot;Yang kita lihat secara baik ada adjustment dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang membawa tekanan sangat berat,&quot; ujar Agus secara virtual dalam Seminar Nasional STARTUP4INDUSTRY.ID di Jakarta, Rabu(14/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cek Proyek TPPI Tuban, Menperin: Topang Industri Petrokimia Nasional
Akibat tekanan tersebut, dalam buku II nota keuangan dan RAPBN 2021, pertumbuhan industri pengolahan di akhir tahun 2020 diprediksi tertekan.
&quot;Industri pengolahan diprediksi tertekan di kisaran minus 0,5% sampai minus 2,4%,&quot; tambahnya.
Kendati demikian, dirinya optimis bahwa kinerja industri pengolahan akan perlahan pulih dan tumbuh di tahun 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jurus Kemenperin Capai Target Substitusi Impor 35% Tahun 2022
&quot;Kita optimis di tahun 2021 nanti, kinerja industri pengolahan akan mampu tumbuh sebesar 4,7%- 5,5%,&quot; tutur Agus.
Sebagai langkah penting, pemerintah melalui Kemenperin juga menetapkan target program substitusi impor 35% di tahun 2022.
&quot;Yang tentu akan dilakukan dalam rangka akselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19,&quot; tukasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNS80LzEyMjkwNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
