<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada UU Cipta Kerja, Kemenlu Tagih Jepang Pindahkan Pabrik ke RI</title><description>Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menantikan kedatangan perusahaan Jepang melakukan relokasi ke Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293580/ada-uu-cipta-kerja-kemenlu-tagih-jepang-pindahkan-pabrik-ke-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293580/ada-uu-cipta-kerja-kemenlu-tagih-jepang-pindahkan-pabrik-ke-ri"/><item><title>Ada UU Cipta Kerja, Kemenlu Tagih Jepang Pindahkan Pabrik ke RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293580/ada-uu-cipta-kerja-kemenlu-tagih-jepang-pindahkan-pabrik-ke-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/320/2293580/ada-uu-cipta-kerja-kemenlu-tagih-jepang-pindahkan-pabrik-ke-ri</guid><pubDate>Rabu 14 Oktober 2020 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/14/320/2293580/ada-uu-cipta-kerja-kemenlu-tagih-jepang-pindahkan-pabrik-ke-ri-cS1jJZWJNn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kawasan Industri (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/14/320/2293580/ada-uu-cipta-kerja-kemenlu-tagih-jepang-pindahkan-pabrik-ke-ri-cS1jJZWJNn.jpg</image><title>Kawasan Industri (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menantikan kedatangan perusahaan Jepang melakukan relokasi ke Indonesia. Apalagi Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) yang diyakini bakal memberi manfaat bagi kegiatan usaha dan investasi di RI.
Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar menuturkan di saat sejumlah negara memutuskan untuk memindahkan usahanya ke Indonesia, hanya sedikit yang berbendera Jepang.
Baca Juga: Kadin Sebut UU Cipta Kerja Permudah Investor
&quot;Dengan rencana relokasi yang mulai ada dan masuk secara bergelombang ke Indonesia, praktis hanya sedikit sekali di antaranya perusahaan dari Jepang, tidak sebanding dengan 60 tahun hubungan yang kuat yang terbangun kokoh,&quot; kata Mahendra dalam video virtual, Rabu (14/10/2020).&amp;nbsp;
Dia melanjutkan akan memanfaatkan Covid-19 untuk mengambil peluang bagi ekonomi Indonesia dalam meningkatkan kerjasama dan sinergi diantara Indonesia dan Jepang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMy80LzEyMzM0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Untuk itu mari lah melihat kondisi pandemi dari kacamata yang lebih konstruktif yakni ubah dari krisis jadi katalis bagi perkembangan hubungan lebih baik tentu untuk mencapai hal itu. Kita harus lebih inovatif kreatif dan produktif dalam pendekatan,&quot; jelasnya.
Dia memastikan iklim berusaha dan investasi di Indonesia sudah semakin kompetitif dan semakin baik. Serta bisa dimanfaatkan oleh pihak Jepang.
&quot;Dalam konteks itu kami benar-benar berharap para investor, pelaku bisnis Jepang dan stakeholders sekalian dapat memanfaatkan perkembangan yang baik ini, dan tentu bersama-sama dengan mitranya para pelaku usaha di Indonesia untuk memaksimalkan kesempatan yang ada,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menantikan kedatangan perusahaan Jepang melakukan relokasi ke Indonesia. Apalagi Undang-undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) yang diyakini bakal memberi manfaat bagi kegiatan usaha dan investasi di RI.
Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar menuturkan di saat sejumlah negara memutuskan untuk memindahkan usahanya ke Indonesia, hanya sedikit yang berbendera Jepang.
Baca Juga: Kadin Sebut UU Cipta Kerja Permudah Investor
&quot;Dengan rencana relokasi yang mulai ada dan masuk secara bergelombang ke Indonesia, praktis hanya sedikit sekali di antaranya perusahaan dari Jepang, tidak sebanding dengan 60 tahun hubungan yang kuat yang terbangun kokoh,&quot; kata Mahendra dalam video virtual, Rabu (14/10/2020).&amp;nbsp;
Dia melanjutkan akan memanfaatkan Covid-19 untuk mengambil peluang bagi ekonomi Indonesia dalam meningkatkan kerjasama dan sinergi diantara Indonesia dan Jepang.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMy80LzEyMzM0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Untuk itu mari lah melihat kondisi pandemi dari kacamata yang lebih konstruktif yakni ubah dari krisis jadi katalis bagi perkembangan hubungan lebih baik tentu untuk mencapai hal itu. Kita harus lebih inovatif kreatif dan produktif dalam pendekatan,&quot; jelasnya.
Dia memastikan iklim berusaha dan investasi di Indonesia sudah semakin kompetitif dan semakin baik. Serta bisa dimanfaatkan oleh pihak Jepang.
&quot;Dalam konteks itu kami benar-benar berharap para investor, pelaku bisnis Jepang dan stakeholders sekalian dapat memanfaatkan perkembangan yang baik ini, dan tentu bersama-sama dengan mitranya para pelaku usaha di Indonesia untuk memaksimalkan kesempatan yang ada,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
