<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bermula dari Hobi, Novia Sukses Bisnis Sugar Glider</title><description>Novia Megawati sukses mengembangbiakkan sugar glider yang saat ini sedang ramai diburu oleh peminatnya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/455/2292945/bermula-dari-hobi-novia-sukses-bisnis-sugar-glider</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/455/2292945/bermula-dari-hobi-novia-sukses-bisnis-sugar-glider"/><item><title>Bermula dari Hobi, Novia Sukses Bisnis Sugar Glider</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/455/2292945/bermula-dari-hobi-novia-sukses-bisnis-sugar-glider</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/14/455/2292945/bermula-dari-hobi-novia-sukses-bisnis-sugar-glider</guid><pubDate>Rabu 14 Oktober 2020 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Indira Arri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/13/455/2292945/bermula-dari-hobi-novia-sukses-bisnis-sugar-glider-NLbrh9Cvvz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sukses Bisnis Sugar Glider. (Foto: Okezone.com/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/13/455/2292945/bermula-dari-hobi-novia-sukses-bisnis-sugar-glider-NLbrh9Cvvz.jpg</image><title>Sukses Bisnis Sugar Glider. (Foto: Okezone.com/iNews)</title></images><description>DENPASAR - Meski pandemi Covid-19, Novia Megawati sukses mengembangbiakkan sugar glider yang saat ini sedang ramai diburu oleh peminatnya. Menjadi Breeder Sugar Glider, Novia sukses berbisnis binatang lucu asli Papua yang awalnya menjadi peliharaan pribadi.
Dia menceritakan, pada 2017, bersama suami hanya memelihara satu pasang. Setahun kemudian, peliharaannya justru beranak-pinak dan kebingungan merawat karena jumlahnya yang semakin banyak.
Baca Juga:&amp;nbsp;Manajemen Keuangan, Kunci UMKM Bisa Berkembang di Era Corona
Bak gayung bersambut, hewan tersebut pun ditawarkan melalui media sosial, dan ternyata minat pembeli peliharaannya tersebut cukup banyak.
&quot;Tak mau menyia-nyiakan kesempatan mulai serius melakukan breeding atau ternak hewan yang bernama latin petaurus breviceps,&quot; tuturnya, dikutip dari iNews, Rabu (14/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Paham Inklusi hingga Kelola Keuangan Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi
Pada masa pandemi Covid-19 ini, penjualan binatang yang mirip tupai tersebut justru laris manis. Dalam sebulan, Novia mengaku dapat menjual hingga 15 ekor dari beberapa jenis.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp600.000 hingga Rp4 juta. Padahal, sebelum pandemi rata-rata hanya mampu menjual 10 ekor saja.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMy80LzEyMzMzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>DENPASAR - Meski pandemi Covid-19, Novia Megawati sukses mengembangbiakkan sugar glider yang saat ini sedang ramai diburu oleh peminatnya. Menjadi Breeder Sugar Glider, Novia sukses berbisnis binatang lucu asli Papua yang awalnya menjadi peliharaan pribadi.
Dia menceritakan, pada 2017, bersama suami hanya memelihara satu pasang. Setahun kemudian, peliharaannya justru beranak-pinak dan kebingungan merawat karena jumlahnya yang semakin banyak.
Baca Juga:&amp;nbsp;Manajemen Keuangan, Kunci UMKM Bisa Berkembang di Era Corona
Bak gayung bersambut, hewan tersebut pun ditawarkan melalui media sosial, dan ternyata minat pembeli peliharaannya tersebut cukup banyak.
&quot;Tak mau menyia-nyiakan kesempatan mulai serius melakukan breeding atau ternak hewan yang bernama latin petaurus breviceps,&quot; tuturnya, dikutip dari iNews, Rabu (14/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Paham Inklusi hingga Kelola Keuangan Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi
Pada masa pandemi Covid-19 ini, penjualan binatang yang mirip tupai tersebut justru laris manis. Dalam sebulan, Novia mengaku dapat menjual hingga 15 ekor dari beberapa jenis.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp600.000 hingga Rp4 juta. Padahal, sebelum pandemi rata-rata hanya mampu menjual 10 ekor saja.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMy80LzEyMzMzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
