<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bursa Saham AS Lesu imbas Pengurangan Stimulus Covid-19</title><description>Bursa saham AS lesu karena investor semakin khawatir atas ketidakpastian nasib kesepakatan stimulus virus corona AS.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/15/278/2293885/bursa-saham-as-lesu-imbas-pengurangan-stimulus-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/15/278/2293885/bursa-saham-as-lesu-imbas-pengurangan-stimulus-covid-19"/><item><title>Bursa Saham AS Lesu imbas Pengurangan Stimulus Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/15/278/2293885/bursa-saham-as-lesu-imbas-pengurangan-stimulus-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/15/278/2293885/bursa-saham-as-lesu-imbas-pengurangan-stimulus-covid-19</guid><pubDate>Kamis 15 Oktober 2020 08:40 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/15/278/2293885/bursa-saham-as-lesu-imbas-pengurangan-stimulus-covid-19-xlNbaKupai.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/15/278/2293885/bursa-saham-as-lesu-imbas-pengurangan-stimulus-covid-19-xlNbaKupai.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS lesu karena investor semakin khawatir atas ketidakpastian nasib kesepakatan stimulus virus corona AS.
Melansir Xinhua, Kamis (15/10/2020), indeks Dow Jones Industrial Average turun 165,81 poin atau 0,58% menjadi 28.514,00. S&amp;amp;P 500 turun 23,26 poin atau 0,66% menjadi 3.488,67. Indeks Komposit Nasdaq merosot 95,17 poin atau 0,80% menjadi 11.768,73.
Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit
Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 turun, dengan kebijakan konsumen turun 1,43%, memimpin paling lambat. Industrial ditutup naik 0,54%, grup dengan kinerja terbaik.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 China yang terdaftar di S&amp;amp;P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Investor terus mencari petunjuk tentang stimulus baru. Kebuntuan di antara anggota parlemen AS di Washington agak meredupkan harapan bahwa lebih banyak bantuan bantuan COVID-19 akan membuahkan hasil sebelum pemilihan.
Ke depan, para analis mengatakan pasar akan tetap sensitif terhadap berita dukungan fiskal menjelang pemilihan. Sementara itu, Wall Street meneliti laporan pendapatan yang baru dirilis.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS lesu karena investor semakin khawatir atas ketidakpastian nasib kesepakatan stimulus virus corona AS.
Melansir Xinhua, Kamis (15/10/2020), indeks Dow Jones Industrial Average turun 165,81 poin atau 0,58% menjadi 28.514,00. S&amp;amp;P 500 turun 23,26 poin atau 0,66% menjadi 3.488,67. Indeks Komposit Nasdaq merosot 95,17 poin atau 0,80% menjadi 11.768,73.
Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit
Delapan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 turun, dengan kebijakan konsumen turun 1,43%, memimpin paling lambat. Industrial ditutup naik 0,54%, grup dengan kinerja terbaik.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, dengan enam dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks 50 China yang terdaftar di S&amp;amp;P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Investor terus mencari petunjuk tentang stimulus baru. Kebuntuan di antara anggota parlemen AS di Washington agak meredupkan harapan bahwa lebih banyak bantuan bantuan COVID-19 akan membuahkan hasil sebelum pemilihan.
Ke depan, para analis mengatakan pasar akan tetap sensitif terhadap berita dukungan fiskal menjelang pemilihan. Sementara itu, Wall Street meneliti laporan pendapatan yang baru dirilis.</content:encoded></item></channel></rss>
