<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Saham BRIS? Sebaiknya Jual Sebagian untuk Ambil Untung</title><description>saham BRIS hari ini ditutup menguat Rp85 atau 6,49% ke Rp1.395</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/16/278/2294839/punya-saham-bris-sebaiknya-jual-sebagian-untuk-ambil-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/16/278/2294839/punya-saham-bris-sebaiknya-jual-sebagian-untuk-ambil-untung"/><item><title>Punya Saham BRIS? Sebaiknya Jual Sebagian untuk Ambil Untung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/16/278/2294839/punya-saham-bris-sebaiknya-jual-sebagian-untuk-ambil-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/16/278/2294839/punya-saham-bris-sebaiknya-jual-sebagian-untuk-ambil-untung</guid><pubDate>Jum'at 16 Oktober 2020 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/16/278/2294839/punya-saham-bris-sebaiknya-jual-sebagian-untuk-ambil-untung-2EwsgyLdLY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/16/278/2294839/punya-saham-bris-sebaiknya-jual-sebagian-untuk-ambil-untung-2EwsgyLdLY.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Investor di lantai bursa masih merespons positif rencana merger bank-bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu ditandai dengan naiknya saham PT BRISyariah Tbk dengan kode emiten (BRIS).
Dari pantauan Okezone, Jakarta, Jumat (16/10/2020), saham BRIS hari ini ditutup menguat Rp85 atau 6,49% ke Rp1.395. Para investor yang memiliki saham itu pun direkomendasikan untuk menjual sebagian untuk mengambil untung.
Baca Juga:&amp;nbsp;Efek Merger Bank Syariah, Saham BRIS Terus Cuan hingga 2021?
&amp;ldquo;Kalau yang sudah punya (saham BRIS) boleh taking profit dulu,&amp;rdquo; kata Technical Analyst Panin Sekuritas William Hartanto dalam acara Session Closing di IDX Channel, Jumat (16/10/2020).
Dia tak menyarankan sebagai investor pemula untuk membeli saham BRIS terlebih dahulu karena dirinya melihat terjadi GAP di saham tersebut.
&amp;ldquo;Tadinya bermaksud rekomendasikan apabila mencapai level 1.125 itu. Jadi kalau untuk sekarang terlalu cepat, wait and see dulu,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut dia, peningkatan harga terhadap BRIS itu terjadi lantaran adanya rencana penggabungan ketiga bank tersebut. Apabila, dilihat secara teknikal dinilai lebih jauh, belum ada alasan lain selain pemicu itu.
&amp;ldquo;Terlihat minat pelaku pasar itu besar. Transaksi itu lebih sentimen seperti BRIS ini,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Investor di lantai bursa masih merespons positif rencana merger bank-bank syariah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal itu ditandai dengan naiknya saham PT BRISyariah Tbk dengan kode emiten (BRIS).
Dari pantauan Okezone, Jakarta, Jumat (16/10/2020), saham BRIS hari ini ditutup menguat Rp85 atau 6,49% ke Rp1.395. Para investor yang memiliki saham itu pun direkomendasikan untuk menjual sebagian untuk mengambil untung.
Baca Juga:&amp;nbsp;Efek Merger Bank Syariah, Saham BRIS Terus Cuan hingga 2021?
&amp;ldquo;Kalau yang sudah punya (saham BRIS) boleh taking profit dulu,&amp;rdquo; kata Technical Analyst Panin Sekuritas William Hartanto dalam acara Session Closing di IDX Channel, Jumat (16/10/2020).
Dia tak menyarankan sebagai investor pemula untuk membeli saham BRIS terlebih dahulu karena dirinya melihat terjadi GAP di saham tersebut.
&amp;ldquo;Tadinya bermaksud rekomendasikan apabila mencapai level 1.125 itu. Jadi kalau untuk sekarang terlalu cepat, wait and see dulu,&amp;rdquo; ujarnya.
Menurut dia, peningkatan harga terhadap BRIS itu terjadi lantaran adanya rencana penggabungan ketiga bank tersebut. Apabila, dilihat secara teknikal dinilai lebih jauh, belum ada alasan lain selain pemicu itu.
&amp;ldquo;Terlihat minat pelaku pasar itu besar. Transaksi itu lebih sentimen seperti BRIS ini,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
