<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Mixed, Investor Cermati Data Penjualan Ritel</title><description>Wall Street ditutup bergerak dua arah pada perdagangan kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/17/278/2295047/wall-street-mixed-investor-cermati-data-penjualan-ritel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/17/278/2295047/wall-street-mixed-investor-cermati-data-penjualan-ritel"/><item><title>Wall Street Mixed, Investor Cermati Data Penjualan Ritel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/17/278/2295047/wall-street-mixed-investor-cermati-data-penjualan-ritel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/17/278/2295047/wall-street-mixed-investor-cermati-data-penjualan-ritel</guid><pubDate>Sabtu 17 Oktober 2020 07:32 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/17/278/2295047/wall-street-mixed-investor-cermati-data-penjualan-ritel-Lv7tfgtt7S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/17/278/2295047/wall-street-mixed-investor-cermati-data-penjualan-ritel-Lv7tfgtt7S.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup bergerak dua arah pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS ditutup beragam karena investor meneliti data penjualan ritel bulanan.
Melansir Xinhua, Sabtu (17/10/2020), indeks Dow Jones Industrial Average naik 112,11 poin atau 0,39% menjadi 28.606,31. S&amp;amp;P 500 naik 0,47 poin atau 0,01% menjadi 3.483,81. Indeks Komposit Nasdaq turun 42,32 poin atau 0,36% menjadi 11.671,56.
Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit
Tujuh dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 ditutup lebih tinggi, dengan utilitas naik 1,08%, memimpin kenaikan. Energi merosot 2,3%, kelompok dengan kinerja terburuk.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks China 50 yang terdaftar di S&amp;amp;P AS mengakhiri hari dengan catatan optimis.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Pergerakan itu terjadi setelah data menunjukkan penjualan ritel AS naik lebih dari yang diharapkan bulan lalu. Departemen Perdagangan melaporkan, penjualan ritel AS naik 1,9% pada September. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 1,2%.
&quot;Ada banyak pemulihan dalam grafik itu, tetapi proses penyembuhan telah melambat masih ada kerusakan yang jelas dalam perekonomian,&quot; kata Kepala Ekonom di FHN Financial Chris Low dalam sebuah catatan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup bergerak dua arah pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS ditutup beragam karena investor meneliti data penjualan ritel bulanan.
Melansir Xinhua, Sabtu (17/10/2020), indeks Dow Jones Industrial Average naik 112,11 poin atau 0,39% menjadi 28.606,31. S&amp;amp;P 500 naik 0,47 poin atau 0,01% menjadi 3.483,81. Indeks Komposit Nasdaq turun 42,32 poin atau 0,36% menjadi 11.671,56.
Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit
Tujuh dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 ditutup lebih tinggi, dengan utilitas naik 1,08%, memimpin kenaikan. Energi merosot 2,3%, kelompok dengan kinerja terburuk.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih tinggi, dengan delapan dari 10 saham teratas berdasarkan bobot di indeks China 50 yang terdaftar di S&amp;amp;P AS mengakhiri hari dengan catatan optimis.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Pergerakan itu terjadi setelah data menunjukkan penjualan ritel AS naik lebih dari yang diharapkan bulan lalu. Departemen Perdagangan melaporkan, penjualan ritel AS naik 1,9% pada September. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 1,2%.
&quot;Ada banyak pemulihan dalam grafik itu, tetapi proses penyembuhan telah melambat masih ada kerusakan yang jelas dalam perekonomian,&quot; kata Kepala Ekonom di FHN Financial Chris Low dalam sebuah catatan.</content:encoded></item></channel></rss>
