<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kreatif, Milenial Produksi Sabun Kertas di Tengah Pandemi</title><description>Sekelompok mahasiswa Universitas Padjadjaran mengembangkan sabun cuci tangan berbentuk kertas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/18/455/2295268/kreatif-milenial-produksi-sabun-kertas-di-tengah-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/18/455/2295268/kreatif-milenial-produksi-sabun-kertas-di-tengah-pandemi"/><item><title>Kreatif, Milenial Produksi Sabun Kertas di Tengah Pandemi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/18/455/2295268/kreatif-milenial-produksi-sabun-kertas-di-tengah-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/18/455/2295268/kreatif-milenial-produksi-sabun-kertas-di-tengah-pandemi</guid><pubDate>Minggu 18 Oktober 2020 04:27 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/17/455/2295268/kreatif-milenial-produksi-sabun-kertas-di-tengah-pandemi-EKW9dR17Qw.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/17/455/2295268/kreatif-milenial-produksi-sabun-kertas-di-tengah-pandemi-EKW9dR17Qw.jpeg</image><title>Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Memanfaatkan peluang Covid-19, sekelompok mahasiswa Universitas Padjadjaran mengembangkan sabun cuci tangan berbentuk kertas dengan kandungan bahan alami. Mereka adalah M. Jaza Kamali, Karen Lolinhandary, dan Aleesha Zalica, tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpad yang mengembangkan kreasi sabun kertas tersebut.
Produk sabun batangan atau cair yang ada di pasaran dirasa kurang praktis untuk dibawa setiap kali bepergian. Apalagi, belum semua lokasi menyediakan sabun cuci tangan. Hal ini menyebabkan orang malas mencuci tangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xNy8xLzEyMzQ1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Jaza menjelaskan, bahan utama dari sabun ini adalah kertas larut air yang dicampur dengan sejumlah kandungan antimikroba. Antimikroba ini diperoleh dari bahan alam, yaitu daun dadap dan air kelapa.
Pemilihan dua bahan alami ini didasarkan karena daun dadap dan air kelapa mengandung alkaloid flavonoid dan alkaloid asam laurat. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah ada, dua senyawa ini berfungsi sebagai pembunuh bakteri, di antaranya adalah Salmonella sp.
Baca Selengkapnya: Cari Peluang di Tengah Covid-19, Mahasiswa Buat Sabun Kertas

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Memanfaatkan peluang Covid-19, sekelompok mahasiswa Universitas Padjadjaran mengembangkan sabun cuci tangan berbentuk kertas dengan kandungan bahan alami. Mereka adalah M. Jaza Kamali, Karen Lolinhandary, dan Aleesha Zalica, tiga mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpad yang mengembangkan kreasi sabun kertas tersebut.
Produk sabun batangan atau cair yang ada di pasaran dirasa kurang praktis untuk dibawa setiap kali bepergian. Apalagi, belum semua lokasi menyediakan sabun cuci tangan. Hal ini menyebabkan orang malas mencuci tangan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xNy8xLzEyMzQ1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Jaza menjelaskan, bahan utama dari sabun ini adalah kertas larut air yang dicampur dengan sejumlah kandungan antimikroba. Antimikroba ini diperoleh dari bahan alam, yaitu daun dadap dan air kelapa.
Pemilihan dua bahan alami ini didasarkan karena daun dadap dan air kelapa mengandung alkaloid flavonoid dan alkaloid asam laurat. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah ada, dua senyawa ini berfungsi sebagai pembunuh bakteri, di antaranya adalah Salmonella sp.
Baca Selengkapnya: Cari Peluang di Tengah Covid-19, Mahasiswa Buat Sabun Kertas

</content:encoded></item></channel></rss>
