<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kritik Investor Asing yang Berujung Kabur dari Pasar Modal RI</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pasar modal Indonesia sering mendapatkan kritikan dari investor asing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/278/2296075/kritik-investor-asing-yang-berujung-kabur-dari-pasar-modal-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/278/2296075/kritik-investor-asing-yang-berujung-kabur-dari-pasar-modal-ri"/><item><title>Kritik Investor Asing yang Berujung Kabur dari Pasar Modal RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/278/2296075/kritik-investor-asing-yang-berujung-kabur-dari-pasar-modal-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/278/2296075/kritik-investor-asing-yang-berujung-kabur-dari-pasar-modal-ri</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2020 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/19/278/2296075/kritik-investor-asing-yang-berujung-kabur-dari-pasar-modal-ri-v6Ld1wmIx8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/19/278/2296075/kritik-investor-asing-yang-berujung-kabur-dari-pasar-modal-ri-v6Ld1wmIx8.jpg</image><title>IHSG (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pasar modal Indonesia sering mendapatkan kritikan dari investor asing. Kritikan ini mengenai instrumen yang ada di pasar modal Indonesia belum lengkap.

&quot;Ini ketika terjadi sentimen negatif mereka langsung mengambil langkah sell-off,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh dalam diskusi virtual, Senin (19/10/2020).
Baca Juga: Uji Coba Vaksin Covid-19 Jadi Angin Segar bagi IHSG

Wimboh menjelaskan, investor asing banyak yang menilai instrumentasi di pasar modal Indonesia belum begitu dalam, seperti instrumentasi hedging.

&quot;Hedging instrumennya belum lengkap, baik hedging nilai tukar, hedging suku bunga, maupun hedging default belum begitu banyak,&quot; tuturnya.

Menurut Wimboh, pasar saham perlu memperluas basis pemain, utamanya investor ritel. Banyaknya investor ritel membuat volatilitas di pasar modal bisa dikendalikan lebih baik.

&quot;Transaksi ini merupakan transaksi ritel terbanyak dalam 5 tahun terakhir,&quot; tandasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/09/10/67407/338310_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pasar modal Indonesia sering mendapatkan kritikan dari investor asing. Kritikan ini mengenai instrumen yang ada di pasar modal Indonesia belum lengkap.

&quot;Ini ketika terjadi sentimen negatif mereka langsung mengambil langkah sell-off,&quot; ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh dalam diskusi virtual, Senin (19/10/2020).
Baca Juga: Uji Coba Vaksin Covid-19 Jadi Angin Segar bagi IHSG

Wimboh menjelaskan, investor asing banyak yang menilai instrumentasi di pasar modal Indonesia belum begitu dalam, seperti instrumentasi hedging.

&quot;Hedging instrumennya belum lengkap, baik hedging nilai tukar, hedging suku bunga, maupun hedging default belum begitu banyak,&quot; tuturnya.

Menurut Wimboh, pasar saham perlu memperluas basis pemain, utamanya investor ritel. Banyaknya investor ritel membuat volatilitas di pasar modal bisa dikendalikan lebih baik.

&quot;Transaksi ini merupakan transaksi ritel terbanyak dalam 5 tahun terakhir,&quot; tandasnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/09/10/67407/338310_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Terperosok ke Zona Merah&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
