<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resesi Massal, Daftar Negara yang Ekonominya Minus</title><description>Sri Mulyani mengatakan Covid-19 membuat ekonomi dunia babak belur</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/320/2295804/resesi-massal-daftar-negara-yang-ekonominya-minus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/320/2295804/resesi-massal-daftar-negara-yang-ekonominya-minus"/><item><title>Resesi Massal, Daftar Negara yang Ekonominya Minus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/320/2295804/resesi-massal-daftar-negara-yang-ekonominya-minus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/19/320/2295804/resesi-massal-daftar-negara-yang-ekonominya-minus</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2020 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/19/320/2295804/resesi-massal-daftar-negara-yang-ekonominya-minus-bUtKi4fi5m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banyak Negara Alami Resesi Karena Covid-19. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/19/320/2295804/resesi-massal-daftar-negara-yang-ekonominya-minus-bUtKi4fi5m.jpg</image><title>Banyak Negara Alami Resesi Karena Covid-19. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan Covid-19 membuat ekonomi dunia babak belur. Sejumlah negara sudah resesi karena pandemi virus corona.
&quot;Pertumbuhan ekonomi dan defisit berbagai negara menunjukkan tekanan Covid-19 across the board, seluruh dunia mengalami. Mungkin kalau negara dengan fiscal capacity baik melakukan respons lebih baik, tapi tidak hilangkan pukulan saat berat,&quot; ujar Sri Mulyani, dalam konpers APBN KiTA secara virtual, Senin (19/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Virus Corona Muncul Akhir 2019 Bikin Krisis Ekonomi 2020
Sri Mulyani merinci , ekonomi Spanyol mengalami minus 22%, dan diproyeksikan masih minus 12% di kuartal III-2020. Inggris minus 21%, serta diproyeksi kuartal III minus 10%.
Kemudian Prancis diproyeksikan minus 9,5%, Meksiko 11,5%, Italia minus 9,7% di kuartal III-2020. Sementara India diproyeksikan minus 6,6% di kuartal III-2020. Sedangkan Malaysia alami negatif 17,1% kuartal III,  Filipina minus 16,5%, kuartal III masih negatif 6,3%. Singapura alami 13,2 kontraksi di kuartal II dan pada kuartal 3 masih minus 6,0%. Thailand minus 12,2%, kuartal III masih alami kontraksi sekitar 9,3%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Di Depan Bos IMF, Sri Mulyani Buka Rahasia Pulihkan Ekonomi RI
&quot;Ini menandakan Covid-19 masih meningkat. Apalagi adanya tekanan gelombang kedua membuat ekonomi masih akan tertekan,&quot; bebernya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/sl94w55moMw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan Covid-19 membuat ekonomi dunia babak belur. Sejumlah negara sudah resesi karena pandemi virus corona.
&quot;Pertumbuhan ekonomi dan defisit berbagai negara menunjukkan tekanan Covid-19 across the board, seluruh dunia mengalami. Mungkin kalau negara dengan fiscal capacity baik melakukan respons lebih baik, tapi tidak hilangkan pukulan saat berat,&quot; ujar Sri Mulyani, dalam konpers APBN KiTA secara virtual, Senin (19/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Virus Corona Muncul Akhir 2019 Bikin Krisis Ekonomi 2020
Sri Mulyani merinci , ekonomi Spanyol mengalami minus 22%, dan diproyeksikan masih minus 12% di kuartal III-2020. Inggris minus 21%, serta diproyeksi kuartal III minus 10%.
Kemudian Prancis diproyeksikan minus 9,5%, Meksiko 11,5%, Italia minus 9,7% di kuartal III-2020. Sementara India diproyeksikan minus 6,6% di kuartal III-2020. Sedangkan Malaysia alami negatif 17,1% kuartal III,  Filipina minus 16,5%, kuartal III masih negatif 6,3%. Singapura alami 13,2 kontraksi di kuartal II dan pada kuartal 3 masih minus 6,0%. Thailand minus 12,2%, kuartal III masih alami kontraksi sekitar 9,3%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Di Depan Bos IMF, Sri Mulyani Buka Rahasia Pulihkan Ekonomi RI
&quot;Ini menandakan Covid-19 masih meningkat. Apalagi adanya tekanan gelombang kedua membuat ekonomi masih akan tertekan,&quot; bebernya.
&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/sl94w55moMw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
