<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ternyata Bisnis E-Commerce Sempat Diragukan</title><description>Internet memunculkan peluang baru di dunia bisnis. Salah satunya adalah bisnis e-commerce.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/21/455/2297201/ternyata-bisnis-e-commerce-sempat-diragukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/21/455/2297201/ternyata-bisnis-e-commerce-sempat-diragukan"/><item><title>Ternyata Bisnis E-Commerce Sempat Diragukan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/21/455/2297201/ternyata-bisnis-e-commerce-sempat-diragukan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/21/455/2297201/ternyata-bisnis-e-commerce-sempat-diragukan</guid><pubDate>Rabu 21 Oktober 2020 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/21/455/2297201/ternyata-bisnis-e-commerce-sempat-diragukan-Mz6Du0WmU3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja Online (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/21/455/2297201/ternyata-bisnis-e-commerce-sempat-diragukan-Mz6Du0WmU3.jpg</image><title>Belanja Online (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Internet memunculkan peluang baru di dunia bisnis. Salah satunya adalah bisnis e-commerce yang kini mengalami pertumbuhan sangat pesat.
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan e-commerce menjadi salah satu sektor yang pertumbuhannya begitu pesat dalam beberapa tahun terakhir. Padahal saat awal kemunculannya, bisnis ini sempat diremehkan dan diragukan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Bos BEI Ajak E-Commerce Cari Pendanaan di Bursa Efek
&quot;Industri e-commerce di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Saat pertama kali masuk ke Indonesia, e-commerce sangat diragukan oleh konsumen,&quot; ujarnya dalam acara Seminar Capital Market Summit &amp;amp; Expo (CMSE) 2020 secara virtual, Rabu(21/10/2020).&amp;nbsp;
Namun menurut Inarno, seiring dengan berjalannya waktu, para konsumen pun mulai menerima kehadiran dari e-commerce. Bahkan kini, jumlah transaksi dan pengguna e-commerce mengalami tren meningkat.
Baca Juga: Pedagang Online Bertambah 3 Juta Selama Covid-19
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019 saja pertumbuhan usaha e-commerce mencapai 25,11%. Padahal sebelumnya tahun 2010 usaha e-commerce di Indonesia hanya tercatat 1,53% saja.&amp;nbsp;
&quot;Tetapi seiring dengan berjalannya waktu e-commerce telah mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Hal tersebut terlihat dari tren transaksi e-commerce tiap tahunnya,&quot; jelasnya
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNy80LzEyMzE5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Inarno menambahkan, jika melihat data tersebut, maka bisnis e-commerce di Indonesia cukup menjanjikan. Apalagi, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan industri e-commerce yang terbesar di dunia.
&quot;Bisnis e-commerce memang sangat menjanjikan. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa perusahaan e-commerce yang berkembang pesat,&quot; kata Inarno.</description><content:encoded>JAKARTA - Internet memunculkan peluang baru di dunia bisnis. Salah satunya adalah bisnis e-commerce yang kini mengalami pertumbuhan sangat pesat.
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan e-commerce menjadi salah satu sektor yang pertumbuhannya begitu pesat dalam beberapa tahun terakhir. Padahal saat awal kemunculannya, bisnis ini sempat diremehkan dan diragukan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Bos BEI Ajak E-Commerce Cari Pendanaan di Bursa Efek
&quot;Industri e-commerce di Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Saat pertama kali masuk ke Indonesia, e-commerce sangat diragukan oleh konsumen,&quot; ujarnya dalam acara Seminar Capital Market Summit &amp;amp; Expo (CMSE) 2020 secara virtual, Rabu(21/10/2020).&amp;nbsp;
Namun menurut Inarno, seiring dengan berjalannya waktu, para konsumen pun mulai menerima kehadiran dari e-commerce. Bahkan kini, jumlah transaksi dan pengguna e-commerce mengalami tren meningkat.
Baca Juga: Pedagang Online Bertambah 3 Juta Selama Covid-19
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019 saja pertumbuhan usaha e-commerce mencapai 25,11%. Padahal sebelumnya tahun 2010 usaha e-commerce di Indonesia hanya tercatat 1,53% saja.&amp;nbsp;
&quot;Tetapi seiring dengan berjalannya waktu e-commerce telah mendapatkan kepercayaan dari konsumen. Hal tersebut terlihat dari tren transaksi e-commerce tiap tahunnya,&quot; jelasnya
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNy80LzEyMzE5MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Inarno menambahkan, jika melihat data tersebut, maka bisnis e-commerce di Indonesia cukup menjanjikan. Apalagi, Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan industri e-commerce yang terbesar di dunia.
&quot;Bisnis e-commerce memang sangat menjanjikan. Di Indonesia sendiri terdapat beberapa perusahaan e-commerce yang berkembang pesat,&quot; kata Inarno.</content:encoded></item></channel></rss>
