<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ingatkan Krisis Pangan, Jokowi ke Kepala Daerah: Hati-Hati</title><description>Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk memperhatikan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2297946/ingatkan-krisis-pangan-jokowi-ke-kepala-daerah-hati-hati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2297946/ingatkan-krisis-pangan-jokowi-ke-kepala-daerah-hati-hati"/><item><title>Ingatkan Krisis Pangan, Jokowi ke Kepala Daerah: Hati-Hati</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2297946/ingatkan-krisis-pangan-jokowi-ke-kepala-daerah-hati-hati</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2297946/ingatkan-krisis-pangan-jokowi-ke-kepala-daerah-hati-hati</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2020 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2297946/ingatkan-krisis-pangan-jokowi-ke-kepala-daerah-hati-hati-N487GEqmGa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2297946/ingatkan-krisis-pangan-jokowi-ke-kepala-daerah-hati-hati-N487GEqmGa.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk memperhatikan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing. Hal ini terkait peringatan FAO (Food and Agriculture Organization) bahwa pandemi Covid-19 bisa menyebabkan krisis pangan.
&quot;FAO telah memperingatkan pandemi bisa menghasilkan krisis pangan,&quot; ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2020 secara virtual, Kamis (22/10/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani: 34% Rumah Tangga Alami Kekurangan Pangan
 
Jokowi menambahkan, ketersediaan data valid perlu untuk merumuskan kebijakan tepat. Dia juga berharap adanya pengembangan data dan informasi lainnya.
&quot;Sinergikan dengan data-data daerah buat neraca pangan akurat jika ada soal masalah kurang pangan bisa diatasi,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOC8xLzEyMzQ5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mantan Walikota Solo ini menyebut, data produksi dan konsumsi akurat penting untuk dimiliki agar bisa diketahui daerah mana saja yang kekurangan atau kelebihan pangan.
&quot;Dengan begitu agar bisa mengetahui Provinsi mana yang kurang dan yang lebih, berdasarkan data itu perdagangan dan kerja sama antar daerah juga bisa didorong,&quot; ucapnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk memperhatikan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing. Hal ini terkait peringatan FAO (Food and Agriculture Organization) bahwa pandemi Covid-19 bisa menyebabkan krisis pangan.
&quot;FAO telah memperingatkan pandemi bisa menghasilkan krisis pangan,&quot; ujar Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi 2020 secara virtual, Kamis (22/10/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani: 34% Rumah Tangga Alami Kekurangan Pangan
 
Jokowi menambahkan, ketersediaan data valid perlu untuk merumuskan kebijakan tepat. Dia juga berharap adanya pengembangan data dan informasi lainnya.
&quot;Sinergikan dengan data-data daerah buat neraca pangan akurat jika ada soal masalah kurang pangan bisa diatasi,&quot; kata dia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xOC8xLzEyMzQ5NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Mantan Walikota Solo ini menyebut, data produksi dan konsumsi akurat penting untuk dimiliki agar bisa diketahui daerah mana saja yang kekurangan atau kelebihan pangan.
&quot;Dengan begitu agar bisa mengetahui Provinsi mana yang kurang dan yang lebih, berdasarkan data itu perdagangan dan kerja sama antar daerah juga bisa didorong,&quot; ucapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
