<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Baja Global Mulai Naik, Bagaimana Indonesia?</title><description>Industri baja mulai bangkit lagi secara perlahan setelah sebelumnya tekena dampak dari pandemi virus cornna (covid-19).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298001/industri-baja-global-mulai-naik-bagaimana-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298001/industri-baja-global-mulai-naik-bagaimana-indonesia"/><item><title>Industri Baja Global Mulai Naik, Bagaimana Indonesia?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298001/industri-baja-global-mulai-naik-bagaimana-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298001/industri-baja-global-mulai-naik-bagaimana-indonesia</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2020 19:24 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2298001/industri-baja-global-mulai-naik-bagaimana-indonesia-js8ij21Y85.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Baja (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2298001/industri-baja-global-mulai-naik-bagaimana-indonesia-js8ij21Y85.jpg</image><title>Industri Baja (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Industri baja mulai bangkit lagi secara perlahan setelah sebelumnya tekena dampak dari pandemi virus cornna (covid-19).   Hal tersebut terlihat dari peningkatan pada produksi baja di Asia termasuk Indonesia.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, jika melihat berdasarkan data Internasional Iron and Steel Institute, industri baja global mulai naik lagi. Hal ini menyusul sudah dilonggarkan kembali kebijakan lockdown atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Baja Sudah Sempoyongan Sebelum Covid-19 Imbas Merosotnya Permintaan
&amp;ldquo;Berdasarkan data internasional iron and steel institute, industri baja global mulai menunjukan pemulihan. Produksi baja mentah di negara Asia telah meningkat sejak terjadi penurunan pada April 2020,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (22/10/2020).

Konsumsi baja di India misalnya produksi baja mengalami kenaikan 160% jika dibandingkan April hinggaAgustus. Sementara untuk negara Asia Tenggara (Asean) seperti Vietnam huga mengalami kenaikan sebesar 25%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bangkitkan Industri Baja RI, Ini 3 Langkah Strategis Presiden Jokowi
&amp;ldquo;Sektor konsumsi baja juga menunjukan prospek positif pada kuartal III-2020. Antara lain, permintaan minyak global meningkat 16% kalau membandingkan antara Juli dengan April,&amp;rdquo; ucapnya.

Sementara itu, di Indonesia juga mulai mengalami kenaikan. Hal tersebut menyusul implementasi kebiasaan baru atau biasa disebut new normal yang sangat baik di beberapa negara.&amp;ldquo;Perlahan tapi pasti, kebiasaan baru ini atau keseimbangan baru  terbentuk dan kita terus berupaya, beradaptasi agar kita juga tidak  kehilangan momentum dari pada pertumbuhan ekonomi yang sangat baik di  5-10 tahun terakhir ini,&amp;rdquo; jelasnya.

Peningkatan ini juga mendorong pemulihan di sektor automotif. Karena  pabrik-pabrik automotif juga sudah mulai kembali beroperasi dan volumen  penjualan global yang perlahan meningkat.

Sementara untuk di Indonesia juga mengalami peningkatan sejalan  dengan kembalinya proyek-proyek pembangunan di Indonesia. Tidak terlepas  juga oleh akitivitas ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 yang sudah  membaik.

&amp;ldquo;Maka industri baja nasional juga ada peningkatan dan juga kita  sedang berupaya semaksimal mungkin mengisi kekosongan yang pada kuartal  II, sangat minim pasar baja di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Industri baja mulai bangkit lagi secara perlahan setelah sebelumnya tekena dampak dari pandemi virus cornna (covid-19).   Hal tersebut terlihat dari peningkatan pada produksi baja di Asia termasuk Indonesia.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, jika melihat berdasarkan data Internasional Iron and Steel Institute, industri baja global mulai naik lagi. Hal ini menyusul sudah dilonggarkan kembali kebijakan lockdown atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Baja Sudah Sempoyongan Sebelum Covid-19 Imbas Merosotnya Permintaan
&amp;ldquo;Berdasarkan data internasional iron and steel institute, industri baja global mulai menunjukan pemulihan. Produksi baja mentah di negara Asia telah meningkat sejak terjadi penurunan pada April 2020,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (22/10/2020).

Konsumsi baja di India misalnya produksi baja mengalami kenaikan 160% jika dibandingkan April hinggaAgustus. Sementara untuk negara Asia Tenggara (Asean) seperti Vietnam huga mengalami kenaikan sebesar 25%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bangkitkan Industri Baja RI, Ini 3 Langkah Strategis Presiden Jokowi
&amp;ldquo;Sektor konsumsi baja juga menunjukan prospek positif pada kuartal III-2020. Antara lain, permintaan minyak global meningkat 16% kalau membandingkan antara Juli dengan April,&amp;rdquo; ucapnya.

Sementara itu, di Indonesia juga mulai mengalami kenaikan. Hal tersebut menyusul implementasi kebiasaan baru atau biasa disebut new normal yang sangat baik di beberapa negara.&amp;ldquo;Perlahan tapi pasti, kebiasaan baru ini atau keseimbangan baru  terbentuk dan kita terus berupaya, beradaptasi agar kita juga tidak  kehilangan momentum dari pada pertumbuhan ekonomi yang sangat baik di  5-10 tahun terakhir ini,&amp;rdquo; jelasnya.

Peningkatan ini juga mendorong pemulihan di sektor automotif. Karena  pabrik-pabrik automotif juga sudah mulai kembali beroperasi dan volumen  penjualan global yang perlahan meningkat.

Sementara untuk di Indonesia juga mengalami peningkatan sejalan  dengan kembalinya proyek-proyek pembangunan di Indonesia. Tidak terlepas  juga oleh akitivitas ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 yang sudah  membaik.

&amp;ldquo;Maka industri baja nasional juga ada peningkatan dan juga kita  sedang berupaya semaksimal mungkin mengisi kekosongan yang pada kuartal  II, sangat minim pasar baja di Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
