<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Beberkan 5 Langkah Kendalikan Inflasi, Apa Saja?</title><description>Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membeberkan lima hal penting terkait upaya pengendalian inflasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298015/jokowi-beberkan-5-langkah-kendalikan-inflasi-apa-saja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298015/jokowi-beberkan-5-langkah-kendalikan-inflasi-apa-saja"/><item><title>Jokowi Beberkan 5 Langkah Kendalikan Inflasi, Apa Saja?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298015/jokowi-beberkan-5-langkah-kendalikan-inflasi-apa-saja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298015/jokowi-beberkan-5-langkah-kendalikan-inflasi-apa-saja</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2020 20:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2298015/jokowi-beberkan-5-langkah-kendalikan-inflasi-apa-saja-Sm6r44kiDh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2298015/jokowi-beberkan-5-langkah-kendalikan-inflasi-apa-saja-Sm6r44kiDh.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membeberkan lima hal penting terkait upaya pengendalian inflasi.
Pertama, kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga, namun juga diarahkan pada upaya untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor UMKM.
Baca Juga: Jokowi Minta Inflasi Jangan Terlalu Rendah, Kenapa?
 
&quot;Ini diarahkan pada upaya untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor UMKM,&quot; kata Jokowi dalam video virtual, Kamis (22/10/2020).&amp;nbsp;
Lalu, kedua yaitu Pemerintah Daerah diharapkan memperkuat kebijakan Pemerintah Pusat dengan mempercepat realisasi APBD terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi termasuk sektor UMKM.
Ketiga, penguatan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dilakukan dengan mengarahkan belanja pada produk-produk dalam negeri, baik produk pertanian maupun UMKM.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMS8xLzExNzAwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Keempat, ketersediaan data informasi pangan yang akurat diperlukan untuk mendukung perumusan kebijakan tingkat pusat dan daerah, mengatasi permasalahan keterbatasan pasokan pangan, mendorong perdagangan, serta memperkuat kerja sama antardaerah.
&quot;Kelima, Pemerintah Daerah diharapkan dapat membangun optimisme pemulihan ekonomi dengan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah kebijakan dan penanganan pandemi Covid-19 di pusat dan daerah,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membeberkan lima hal penting terkait upaya pengendalian inflasi.
Pertama, kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya fokus pada upaya-upaya pengendalian harga, namun juga diarahkan pada upaya untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor UMKM.
Baca Juga: Jokowi Minta Inflasi Jangan Terlalu Rendah, Kenapa?
 
&quot;Ini diarahkan pada upaya untuk memastikan terjaganya daya beli masyarakat melalui penguatan perlindungan sosial dan dukungan terhadap sektor UMKM,&quot; kata Jokowi dalam video virtual, Kamis (22/10/2020).&amp;nbsp;
Lalu, kedua yaitu Pemerintah Daerah diharapkan memperkuat kebijakan Pemerintah Pusat dengan mempercepat realisasi APBD terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal yang mendukung pemulihan ekonomi termasuk sektor UMKM.
Ketiga, penguatan sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dilakukan dengan mengarahkan belanja pada produk-produk dalam negeri, baik produk pertanian maupun UMKM.&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8xMC8zMS8xLzExNzAwMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Keempat, ketersediaan data informasi pangan yang akurat diperlukan untuk mendukung perumusan kebijakan tingkat pusat dan daerah, mengatasi permasalahan keterbatasan pasokan pangan, mendorong perdagangan, serta memperkuat kerja sama antardaerah.
&quot;Kelima, Pemerintah Daerah diharapkan dapat membangun optimisme pemulihan ekonomi dengan terus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah kebijakan dan penanganan pandemi Covid-19 di pusat dan daerah,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
