<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha Diminta Siapkan Cash Flow hingga 2022</title><description>Budi Gunadi Sadikin mengatakan, para pengusaha harus siap siaga untuk menyediakan cash flow yang berlebih.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298063/pengusaha-diminta-siapkan-cash-flow-hingga-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298063/pengusaha-diminta-siapkan-cash-flow-hingga-2022"/><item><title>Pengusaha Diminta Siapkan Cash Flow hingga 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298063/pengusaha-diminta-siapkan-cash-flow-hingga-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/22/320/2298063/pengusaha-diminta-siapkan-cash-flow-hingga-2022</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2020 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2298063/pengusaha-diminta-siapkan-cash-flow-hingga-2022-vbbmXyFTmm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/22/320/2298063/pengusaha-diminta-siapkan-cash-flow-hingga-2022-vbbmXyFTmm.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA -  Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, para pengusaha harus siap siaga untuk menyediakan cash flow yang berlebih. Tujuannya adalah agar perusahaan bisa bertahan paling tidak hingga 2022.
Pasalnya, meskipun pandemi ini diprediksi akan berakhir tahun depan. Namun, ketidakpastian akibat pandemi diprediksi masih akan membayangi dunia usaha.
&amp;ldquo;Saya rasa fokus kita ke depan sama seperti perusahaan-perusahaan lain adalah memastikan cashflow cukup kuat. Ini kalau saya bilang lebih baik bapak ibu menyiapkan (cashflow) sampai akhir tahun 2022,&amp;rdquo; ujarnya saat dalam diskusi virtual, Kamis (22/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp; Beda Krisis 1998-2008 dan 2020, Efek Corona Lebih Dahsyat
 
Menurut Budi, perusahaan harus mulai mengurangi kebutuhan yang tidak terlalu diperlukan. Bahkan dirinya menyarankan agar para pengusaha ini melakukan kegiatannya lewat video conference.
&amp;ldquo;Persiapkan uang yang cukup, jaga cashflow yang cukup. Jangan terlalu boros, dinas dikurangi. Kita lewat vicon saja supaya uang bisa dipakai untuk bayar gaji,&amp;rdquo; jelasnya.
Menurut Budi, semua pihak memang berharap rebound ekonomi bisa terjadi di 2021. Namun, tidak ada yang bisa memastikan kapan pandemi ini akan berakhir.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wMi80LzEyMzA0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jika nantinya terjadi beberapa hal tak terduga, Budi berharap perusahaan masih memiliki bantalan dana yang cukup kuat karena berhemat dan menyiapkan cashflow sejak dini.
Sementara itu menurut Budi, pemerintah juga tidak tinggal diam. Menurutnya, pemerintah ikut memantau dan memastikan dunia usaha yang saat ini masih kesulitan hingga 2 tahun ke depan.
&amp;ldquo;Kalau ada apa-apa meleset dikit, masih ada buffernya,&amp;rdquo; kata Budi.</description><content:encoded>JAKARTA -  Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, para pengusaha harus siap siaga untuk menyediakan cash flow yang berlebih. Tujuannya adalah agar perusahaan bisa bertahan paling tidak hingga 2022.
Pasalnya, meskipun pandemi ini diprediksi akan berakhir tahun depan. Namun, ketidakpastian akibat pandemi diprediksi masih akan membayangi dunia usaha.
&amp;ldquo;Saya rasa fokus kita ke depan sama seperti perusahaan-perusahaan lain adalah memastikan cashflow cukup kuat. Ini kalau saya bilang lebih baik bapak ibu menyiapkan (cashflow) sampai akhir tahun 2022,&amp;rdquo; ujarnya saat dalam diskusi virtual, Kamis (22/10/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp; Beda Krisis 1998-2008 dan 2020, Efek Corona Lebih Dahsyat
 
Menurut Budi, perusahaan harus mulai mengurangi kebutuhan yang tidak terlalu diperlukan. Bahkan dirinya menyarankan agar para pengusaha ini melakukan kegiatannya lewat video conference.
&amp;ldquo;Persiapkan uang yang cukup, jaga cashflow yang cukup. Jangan terlalu boros, dinas dikurangi. Kita lewat vicon saja supaya uang bisa dipakai untuk bayar gaji,&amp;rdquo; jelasnya.
Menurut Budi, semua pihak memang berharap rebound ekonomi bisa terjadi di 2021. Namun, tidak ada yang bisa memastikan kapan pandemi ini akan berakhir.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wMi80LzEyMzA0OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Jika nantinya terjadi beberapa hal tak terduga, Budi berharap perusahaan masih memiliki bantalan dana yang cukup kuat karena berhemat dan menyiapkan cashflow sejak dini.
Sementara itu menurut Budi, pemerintah juga tidak tinggal diam. Menurutnya, pemerintah ikut memantau dan memastikan dunia usaha yang saat ini masih kesulitan hingga 2 tahun ke depan.
&amp;ldquo;Kalau ada apa-apa meleset dikit, masih ada buffernya,&amp;rdquo; kata Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
