<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rugi Rp617 Miliar dan Tutup 7 Gerai, Kini Saham Matahari Terjun Bebas</title><description>PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) membukukan rugi bersih Rp617 miliar hingga September 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/278/2298443/rugi-rp617-miliar-dan-tutup-7-gerai-kini-saham-matahari-terjun-bebas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/278/2298443/rugi-rp617-miliar-dan-tutup-7-gerai-kini-saham-matahari-terjun-bebas"/><item><title>Rugi Rp617 Miliar dan Tutup 7 Gerai, Kini Saham Matahari Terjun Bebas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/278/2298443/rugi-rp617-miliar-dan-tutup-7-gerai-kini-saham-matahari-terjun-bebas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/278/2298443/rugi-rp617-miliar-dan-tutup-7-gerai-kini-saham-matahari-terjun-bebas</guid><pubDate>Jum'at 23 Oktober 2020 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/23/278/2298443/rugi-rp617-miliar-dan-tutup-7-gerai-kini-saham-matahari-terjun-bebas-tpGq5pabs9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Matahari Dept Store (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/23/278/2298443/rugi-rp617-miliar-dan-tutup-7-gerai-kini-saham-matahari-terjun-bebas-tpGq5pabs9.jpg</image><title>Matahari Dept Store (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) membukukan rugi bersih Rp617 miliar hingga September 2020. Hal ini dikarenakan penjualan yang anjlok imbas adanya Covid-19.

Perseroan melaporkan penjualan kotor sebesar Rp5,9 triliun untuk sembilan bulan yang berakhir pada september 2020. Posisi tersebut 57,6% lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, sementara pendapatan bersih turun 57,5% menjadi Rp3,3 triliun.
&amp;nbsp;Baca juga: Penjualan Terjun Bebas, Matahari Tutup 7 Gerai
Matahari mulai pulih secara stabil pada Juli, Agustus dan hingga pertengahan September, ketika pada tanggal 14 September, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diimplementasikan kembali di Jakarta dan adanya pembatasan operasional di lokasi lainnya. Hal ini menyebabkan Matahari menutup beberapa gerainya untuk sementara waktu, sehingga memperlambat kinerja pada kuartal tersebut.

Namun tampaknya laporan keuangan Matahari Dept Store, membuat harga saham LPPF lesu pada hari ini. dari pantauan Okezone, Jakarta, Jumat (23/10/2020), pada penutupan perdagangan, saham LPPF anjlok Rp25 atau 2,48% ke Rp985.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Matahari Department Store Rugi Rp358 Miliar Terpukul Corona
Dari pergerakan hari ini, saham LPPF dibuka pada level Rp1.010. Di mana, level tertinggi di Rp1.010 dan terendah pada Rp955.Sebelumnya, Untuk mengurangi dampak pandemi, Perseroan menjalankan  pengetatan biaya, termasuk upaya negosiasi untuk memperoleh keringanan  sewa, yang menghasilkan penurunan beban operasional sebesar 26,2% pada  kuartal ketiga dan 29,3% pada periode Januari sampai dengan September.

Pandemi covid-19 yang sedang berlangsung mempercepat penutupan  gerai-gerai yang berkinerja kurang baik sejalan dengan upaya Matahari  dalam restrukturisasi bisnis.

Sepanjang tahun ini, tujuh gerai format besar dan seluruh gerai  khusus ditutup dan tiga gerai format besar dibuka. Saat ini Matahari  mengoperasikan 153 gerai di 76 kota di seluruh Indonesia.

Perseroan juga berniat untuk mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) membukukan rugi bersih Rp617 miliar hingga September 2020. Hal ini dikarenakan penjualan yang anjlok imbas adanya Covid-19.

Perseroan melaporkan penjualan kotor sebesar Rp5,9 triliun untuk sembilan bulan yang berakhir pada september 2020. Posisi tersebut 57,6% lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu, sementara pendapatan bersih turun 57,5% menjadi Rp3,3 triliun.
&amp;nbsp;Baca juga: Penjualan Terjun Bebas, Matahari Tutup 7 Gerai
Matahari mulai pulih secara stabil pada Juli, Agustus dan hingga pertengahan September, ketika pada tanggal 14 September, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diimplementasikan kembali di Jakarta dan adanya pembatasan operasional di lokasi lainnya. Hal ini menyebabkan Matahari menutup beberapa gerainya untuk sementara waktu, sehingga memperlambat kinerja pada kuartal tersebut.

Namun tampaknya laporan keuangan Matahari Dept Store, membuat harga saham LPPF lesu pada hari ini. dari pantauan Okezone, Jakarta, Jumat (23/10/2020), pada penutupan perdagangan, saham LPPF anjlok Rp25 atau 2,48% ke Rp985.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Matahari Department Store Rugi Rp358 Miliar Terpukul Corona
Dari pergerakan hari ini, saham LPPF dibuka pada level Rp1.010. Di mana, level tertinggi di Rp1.010 dan terendah pada Rp955.Sebelumnya, Untuk mengurangi dampak pandemi, Perseroan menjalankan  pengetatan biaya, termasuk upaya negosiasi untuk memperoleh keringanan  sewa, yang menghasilkan penurunan beban operasional sebesar 26,2% pada  kuartal ketiga dan 29,3% pada periode Januari sampai dengan September.

Pandemi covid-19 yang sedang berlangsung mempercepat penutupan  gerai-gerai yang berkinerja kurang baik sejalan dengan upaya Matahari  dalam restrukturisasi bisnis.

Sepanjang tahun ini, tujuh gerai format besar dan seluruh gerai  khusus ditutup dan tiga gerai format besar dibuka. Saat ini Matahari  mengoperasikan 153 gerai di 76 kota di seluruh Indonesia.

Perseroan juga berniat untuk mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan.</content:encoded></item></channel></rss>
