<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keren, Aliran Irigasi Disulap Jadi Wisata Kampung Ikan</title><description>Kreativitas dan usaha menjadi salah satu modal utama untuk menciptakan peluang usaha.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/470/2298388/keren-aliran-irigasi-disulap-jadi-wisata-kampung-ikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/470/2298388/keren-aliran-irigasi-disulap-jadi-wisata-kampung-ikan"/><item><title>Keren, Aliran Irigasi Disulap Jadi Wisata Kampung Ikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/470/2298388/keren-aliran-irigasi-disulap-jadi-wisata-kampung-ikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/23/470/2298388/keren-aliran-irigasi-disulap-jadi-wisata-kampung-ikan</guid><pubDate>Jum'at 23 Oktober 2020 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Puji Hartono </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/23/470/2298388/keren-aliran-irigasi-disulap-jadi-wisata-kampung-ikan-EFQ3DancKm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Irigasi (Foto: Puji/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/23/470/2298388/keren-aliran-irigasi-disulap-jadi-wisata-kampung-ikan-EFQ3DancKm.jpg</image><title>Irigasi (Foto: Puji/Okezone)</title></images><description>MAGELANG - Kreativitas dan usaha menjadi salah satu modal utama untuk menciptakan peluang usaha. Hal ini dirasakan oleh Warga sebuah kampung di Magelang, Jawa Tengah ini berhasil menyulap saluran irigasi menjadi wisata alternatif untuk keluarga.
Wisata kampung ikan banyak diminati oleh masyarakat sekitar. Karena di sana, pengunjung bisa melihat berbagai macam ikan dari mulai koi, ikan mas, hingga nila.
Selain melihat-lihat ikan, para pengunjung juga bisa ikut memberi makan ikan. Kemudian pengunjung juga berfoto dengan latar belakan mural dan ditambah dengan hamparan sawah yang indah.
Baca Juga: Dulu Kumuh, Kini Saluran Irigasi Ini Bisa Panen Ikan 2 Ton
 
Pengelola Wisata tersebut Yusuf Wardani mengatakan, awal dibuatnya kampung ikan adalah untuk menyadarkan warga bahwa pentingnya kebersihan di lingkungan khususnya saluran irigasi. Sebab dahulu, saluran irigasi terlihat kotor dan banyak sampah.
&quot;Dulu kampung kami menjadi nomor satu tujuan warga untuk membeli ikan di Jateng mas dan kami ingin menghidupkan lagi,&quot; ujarnya, Kamis (22/10/2020).
Sementara itu, menurut salah seorang wisatawan mengaku sangat senang bisa berwisata di kampung ikan. Sebab ada dua unsur edukasi untuk anak-anak dan harganya sangat terjangkau.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi8yMC8xMjMxNTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sebab para pengunjung yang ingin datang cukup membayar uang untuk membeli makan ikan saja sebesar Rp2.000. Selain memang juga para pengunjung membayar uang untuk parkir.
&quot;Bagus mas ini menjadi wisata alternatif,&quot; ujar salah seorang pengunjung bernama Silfi.
Yang lebih menarik, tempat wisata tersebut tetap buka namun dengan protokol kesehatan yang ketat. Seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.</description><content:encoded>MAGELANG - Kreativitas dan usaha menjadi salah satu modal utama untuk menciptakan peluang usaha. Hal ini dirasakan oleh Warga sebuah kampung di Magelang, Jawa Tengah ini berhasil menyulap saluran irigasi menjadi wisata alternatif untuk keluarga.
Wisata kampung ikan banyak diminati oleh masyarakat sekitar. Karena di sana, pengunjung bisa melihat berbagai macam ikan dari mulai koi, ikan mas, hingga nila.
Selain melihat-lihat ikan, para pengunjung juga bisa ikut memberi makan ikan. Kemudian pengunjung juga berfoto dengan latar belakan mural dan ditambah dengan hamparan sawah yang indah.
Baca Juga: Dulu Kumuh, Kini Saluran Irigasi Ini Bisa Panen Ikan 2 Ton
 
Pengelola Wisata tersebut Yusuf Wardani mengatakan, awal dibuatnya kampung ikan adalah untuk menyadarkan warga bahwa pentingnya kebersihan di lingkungan khususnya saluran irigasi. Sebab dahulu, saluran irigasi terlihat kotor dan banyak sampah.
&quot;Dulu kampung kami menjadi nomor satu tujuan warga untuk membeli ikan di Jateng mas dan kami ingin menghidupkan lagi,&quot; ujarnya, Kamis (22/10/2020).
Sementara itu, menurut salah seorang wisatawan mengaku sangat senang bisa berwisata di kampung ikan. Sebab ada dua unsur edukasi untuk anak-anak dan harganya sangat terjangkau.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi8yMC8xMjMxNTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sebab para pengunjung yang ingin datang cukup membayar uang untuk membeli makan ikan saja sebesar Rp2.000. Selain memang juga para pengunjung membayar uang untuk parkir.
&quot;Bagus mas ini menjadi wisata alternatif,&quot; ujar salah seorang pengunjung bernama Silfi.
Yang lebih menarik, tempat wisata tersebut tetap buka namun dengan protokol kesehatan yang ketat. Seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.</content:encoded></item></channel></rss>
