<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Kredit Bank Mandiri Tembus Rp873 Triliun saat Covid-19</title><description>PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus mengakselerasi pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299521/penyaluran-kredit-bank-mandiri-tembus-rp873-triliun-saat-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299521/penyaluran-kredit-bank-mandiri-tembus-rp873-triliun-saat-covid-19"/><item><title>Penyaluran Kredit Bank Mandiri Tembus Rp873 Triliun saat Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299521/penyaluran-kredit-bank-mandiri-tembus-rp873-triliun-saat-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299521/penyaluran-kredit-bank-mandiri-tembus-rp873-triliun-saat-covid-19</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Kunthi Fahmar Shandy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/278/2299521/penyaluran-kredit-bank-mandiri-tembus-rp873-triliun-saat-covid-19-SW95BwhWFZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Mandiri (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/278/2299521/penyaluran-kredit-bank-mandiri-tembus-rp873-triliun-saat-covid-19-SW95BwhWFZ.jpg</image><title>Bank Mandiri (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus mengakselerasi pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak pandemi covid-19. Hal ini terlihat dari laju penyaluran kredit Bank Mandiri secara konsolidasi, yang meningkat 3,79% secara year on year menjadi Rp873,73 triliun pada akhir September 2020.

Penyaluran kredit produktif perseroan secara bank only tumbuh sebesar 3,88% yoy menjadi Rp616,37 triliun di September 2020, yang terdiri atas kredit modal kerja sebesar Rp314,82 triliun dan kredit investasi sebesar Rp301,55 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba Bersih Bank Mandiri Rp10,29 Triliun, Turun 23% 
&quot;Diharapkan penyaluran kredit produktif ini dapat membantu menggerakkan perekonomian di tengah wabah pandemi covid-19,&quot; kata Direktur Utama Bank Mandiri Terpilih Darmawan Junaidi saat konferensi pers virtual, Jakarta, Senin (26/10/2020).

Untuk penyaluran kredit ke segmen wholesale, masih menjadi motor pembiayaan perseroan dengan komposisi sebesar 65,3% atau Rp492,63 triliun. Nilai tersebut tumbuh 9,73% dari periode yang sama tahun lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: New Normal, Kantor Cabang Bank Mandiri Bakal Beroperasi 70%
Adapun pembiayaan ke sektor usaha mikro, menjadi kontributor lainnya, dengan mencatat pertumbuhan sebesar 13,03% secara tahunan menjadi Rp49,07 triliun.

Dia mengungkapkan, saat ini salah satu fokus penyaluran kredit perseroan adalah membantu para pelaku usaha terdampak covid-19, khususnya pelaku UMKM, untuk mengembalikan usaha yang sempat menurun akibat pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Kami berharap inisiatif ini dapat ikut mengembalikan optimisme dan memulihkan denyut nadi perekonomian Indonesia yang terdampak pandemi covid-19, kata Darmawan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terus mengakselerasi pemulihan ekonomi Indonesia yang terdampak pandemi covid-19. Hal ini terlihat dari laju penyaluran kredit Bank Mandiri secara konsolidasi, yang meningkat 3,79% secara year on year menjadi Rp873,73 triliun pada akhir September 2020.

Penyaluran kredit produktif perseroan secara bank only tumbuh sebesar 3,88% yoy menjadi Rp616,37 triliun di September 2020, yang terdiri atas kredit modal kerja sebesar Rp314,82 triliun dan kredit investasi sebesar Rp301,55 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba Bersih Bank Mandiri Rp10,29 Triliun, Turun 23% 
&quot;Diharapkan penyaluran kredit produktif ini dapat membantu menggerakkan perekonomian di tengah wabah pandemi covid-19,&quot; kata Direktur Utama Bank Mandiri Terpilih Darmawan Junaidi saat konferensi pers virtual, Jakarta, Senin (26/10/2020).

Untuk penyaluran kredit ke segmen wholesale, masih menjadi motor pembiayaan perseroan dengan komposisi sebesar 65,3% atau Rp492,63 triliun. Nilai tersebut tumbuh 9,73% dari periode yang sama tahun lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: New Normal, Kantor Cabang Bank Mandiri Bakal Beroperasi 70%
Adapun pembiayaan ke sektor usaha mikro, menjadi kontributor lainnya, dengan mencatat pertumbuhan sebesar 13,03% secara tahunan menjadi Rp49,07 triliun.

Dia mengungkapkan, saat ini salah satu fokus penyaluran kredit perseroan adalah membantu para pelaku usaha terdampak covid-19, khususnya pelaku UMKM, untuk mengembalikan usaha yang sempat menurun akibat pandemi Covid-19.

&amp;ldquo;Kami berharap inisiatif ini dapat ikut mengembalikan optimisme dan memulihkan denyut nadi perekonomian Indonesia yang terdampak pandemi covid-19, kata Darmawan.</content:encoded></item></channel></rss>
