<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Restrukturisasi Kredit BCA Tembus Rp90,7 Triliun hingga September</title><description>PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA terus melaksanakan program restrukturisasi kredit kepada nasabahnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299805/restrukturisasi-kredit-bca-tembus-rp90-7-triliun-hingga-september</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299805/restrukturisasi-kredit-bca-tembus-rp90-7-triliun-hingga-september"/><item><title>Restrukturisasi Kredit BCA Tembus Rp90,7 Triliun hingga September</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299805/restrukturisasi-kredit-bca-tembus-rp90-7-triliun-hingga-september</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/278/2299805/restrukturisasi-kredit-bca-tembus-rp90-7-triliun-hingga-september</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/278/2299805/restrukturisasi-kredit-bca-tembus-rp90-7-triliun-hingga-september-arzLLYBGpj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank BCA (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/278/2299805/restrukturisasi-kredit-bca-tembus-rp90-7-triliun-hingga-september-arzLLYBGpj.jpg</image><title>Bank BCA (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA terus melaksanakan program restrukturisasi kredit kepada nasabahnya. Hal ini merupakan salah satu program untuk membantu pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya saat ini fokus untuk membantu nasabah dalam merestrukturisasi kreditnya sejak awal pandemi.
&amp;nbsp;Baca juga: Tak Hanya Laba Bersih, Kredit Bank BCA Turun 0,6%
&quot;Total kredit yang direstrukturisasi pada akhir 30 September 2020 adalah sebesar Rp90,7 triliun, atau 16% dari total kredit pada semua segmen,&quot; ujar Jahja dalam video conference, Senin (26/10/2020).

Jahja menambahkan, sampai dengan pertengahan Oktober 2020, Bank BCA memproses Rp107,9 triliun pengajuan restrukturisasi kredit atau sekitar 19 persen dari total kredit, yang berasal dari 90.000 nasabah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba Bank BCA Turun 4,2% tapi Masih Raup Untung Rp20 Triliun
&quot;Kami sangat bersyukur atas program relaksasi dari regulator yang membantu perbankan dan nasabah dalam melewati masa yang sulit untuk mencapai pemulihan&amp;rdquo; kata dia.

Selain itu, rasio keuangan BCA berada pada kondisi yang tetap kokoh untuk melewati pandemi yang berkepanjangan, dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 24,7% pada September 2020, lebih tinggi dari ketetapan regulator, dan rasio LDR yang sehat sebesar 69,6%.

&quot;Rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga pada level 1,9% dibandingkan tahun lalu yang sebesar 1,6%. Rasio pengembalian terhadap aset (ROA) tercatat sebesar 3,4% dan pengembalian terhadap ekuitas (ROE) sebesar 16,9 persen pada sembilan bulan pertama tahun 2020,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA terus melaksanakan program restrukturisasi kredit kepada nasabahnya. Hal ini merupakan salah satu program untuk membantu pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya saat ini fokus untuk membantu nasabah dalam merestrukturisasi kreditnya sejak awal pandemi.
&amp;nbsp;Baca juga: Tak Hanya Laba Bersih, Kredit Bank BCA Turun 0,6%
&quot;Total kredit yang direstrukturisasi pada akhir 30 September 2020 adalah sebesar Rp90,7 triliun, atau 16% dari total kredit pada semua segmen,&quot; ujar Jahja dalam video conference, Senin (26/10/2020).

Jahja menambahkan, sampai dengan pertengahan Oktober 2020, Bank BCA memproses Rp107,9 triliun pengajuan restrukturisasi kredit atau sekitar 19 persen dari total kredit, yang berasal dari 90.000 nasabah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Laba Bank BCA Turun 4,2% tapi Masih Raup Untung Rp20 Triliun
&quot;Kami sangat bersyukur atas program relaksasi dari regulator yang membantu perbankan dan nasabah dalam melewati masa yang sulit untuk mencapai pemulihan&amp;rdquo; kata dia.

Selain itu, rasio keuangan BCA berada pada kondisi yang tetap kokoh untuk melewati pandemi yang berkepanjangan, dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 24,7% pada September 2020, lebih tinggi dari ketetapan regulator, dan rasio LDR yang sehat sebesar 69,6%.

&quot;Rasio kredit bermasalah (NPL) terjaga pada level 1,9% dibandingkan tahun lalu yang sebesar 1,6%. Rasio pengembalian terhadap aset (ROA) tercatat sebesar 3,4% dan pengembalian terhadap ekuitas (ROE) sebesar 16,9 persen pada sembilan bulan pertama tahun 2020,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
