<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kredit Modal Kerja MNC Guna Usaha dengan Bank Kalsel Diteken, Sektor Pembiayaan Prospektif</title><description>Perjanjian Kredit Modal Kerja Rp100 miliar diberikan oleh Bank Kalsel kepada PT MNC Guna  Usaha Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/320/2299728/kredit-modal-kerja-mnc-guna-usaha-dengan-bank-kalsel-diteken-sektor-pembiayaan-prospektif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/320/2299728/kredit-modal-kerja-mnc-guna-usaha-dengan-bank-kalsel-diteken-sektor-pembiayaan-prospektif"/><item><title>Kredit Modal Kerja MNC Guna Usaha dengan Bank Kalsel Diteken, Sektor Pembiayaan Prospektif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/320/2299728/kredit-modal-kerja-mnc-guna-usaha-dengan-bank-kalsel-diteken-sektor-pembiayaan-prospektif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/320/2299728/kredit-modal-kerja-mnc-guna-usaha-dengan-bank-kalsel-diteken-sektor-pembiayaan-prospektif</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/320/2299728/kredit-modal-kerja-mnc-guna-usaha-dengan-bank-kalsel-diteken-sektor-pembiayaan-prospektif-SVpi0rZRlk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerjasama MNC Guna Usaha dengan Bank Banten (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/320/2299728/kredit-modal-kerja-mnc-guna-usaha-dengan-bank-kalsel-diteken-sektor-pembiayaan-prospektif-SVpi0rZRlk.jpg</image><title>Kerjasama MNC Guna Usaha dengan Bank Banten (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Perjanjian Kredit Modal Kerja Rp100 miliar yang diberikan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (&amp;ldquo;Bank Kalsel&amp;rdquo;) kepada PT MNC Guna Usaha Indonesia (&amp;ldquo;MNC Guna Usaha&amp;rdquo;) diteken hari ini.
Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (nota kesepahaman) yang ditandatangani pada Agustus lalu di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin.
Kerja sama ini terjalin, karena bank yang memiliki  aset Rp14 triliun pada kuartal pertama 2020 ini memiliki kesamaan visi dan misi yang sama dengan MNC Guna Usaha untuk membiayai sektor-sektor yang menggerakkan perekonomian, salah satunya adalah pembiayaan alat-alat kesehatan yang menurut pandangan kedua belah pihak cukup menjanjikan industrinya.
Baca Juga:&amp;nbsp; MNC Guna Usaha dan BPD Kalsel Sepakati Pembiayaan Kredit Modal Kerja Rp100 Miliar
 
MNC Guna Usaha sendiri di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil masih dapat menyalurkan pembiayaan dan terus melakukan ekspansi bisnis, khususnya ke pembiayaan alat-alat kesehatan yang menjadi tujuan penggunaan fasilitas yang ditandatangani hari ini.
Penandatangan Perjanjian Kredit ini dilakukan oleh Agus Syabarrudin, selaku Direktur Utama mewakili Bank Kalsel, sementara MNC Guna Usaha diwakili oleh Paulus Cholot Janala dan Henri Gunawan selaku Direksi.
&amp;ldquo;MNC Guna Usaha berkomitmen untuk mengembangkan bisnis pembiayaan alat-alat kesehatan sebagai salah satu pilar portofolio untuk ke depan dan percaya industri alat-alat kesehatan adalah salah satu industri yang tidak mudah terpengaruh situasi dan kondisi ekonomi dan politik,&amp;rdquo;  tegas Direktur Utama MNC Guna Usaha Paulus Cholot Janala, Senin (26/10/2020) di Jakarta.
Baca Juga:&amp;nbsp; Gandeng Bank Kalsel, MNC Leasing Optimalisasi Penyaluran Kredit
 
&amp;ldquo;Kami yakin pasar pembiayaan alat-alat kesehatan masih positif dan terus bertumbuh, sehingga kami terus melakukan memperbesar porsi pembiayaan untuk alat-alat kesehatan, di samping mempertahankan pasar yang sudah cukup stabil, yaitu pembiayaan alat-alat berat,&quot; imbuhnya.
Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin juga menyambut baik kerja sama ini dan mengharapkan pembiayaan ini dapat berkontribusi terhadap pengembangan infrastruktur kesehatan nasional pada umumnya dan di Kalimantan Selatan pada khususnya.Direktur Keuangan MNC Guna Usaha Henri Gunawan, selaku, optimistis  meski pembiayaan pada 2020 tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya, tetapi  kinerja MNC Guna Usaha masih cukup baik dikarenakan sebagian besar  pembiayaannnya membiayai sektor produktif dengan segmen nasabah  korporasi dan juga keberhasilan MNC Guna Usaha menekan angka Non  Performing Financing di bawah rata-rata angka industri.
&amp;ldquo;Kami juga percaya bahwa sektor pembiayaan alat-alat kesehatan akan  menjadi salah satu pilar pertumbuhan bisnis MNC Guna Usaha,&amp;rdquo; tuturnya.
Menurut Agus Syabarrudin, per Juni 2020 Risk Based Bank Rating (RBBR)  Bank Kalsel berada pada Peringkat Komposit 2 (PK-2), yang artinya  mencerminkan kondisi bank secara umum sehat. Tambahnya lagi, Bank Kalsel  memiliki visi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan menjadi lokomotif  pembangunan, khususnya di Kalimantan Selatan.
&amp;ldquo;Saat ini Bank Kalsel terus bertransformasi menjadi Bank yang lebih  inovatif, modern dan menuju ke arah digital agar semakin menjangkau  berbagai kalangan. Tentunya, pembiayaan yang diberikan kepada MNC Guna  Usaha ini relevan dengan misi tersebut, dimana kredit modal kerja  tersebut nantinya akan memberikan dampak yang luas, khususnya pada  bidang kesehatan dalam mendukung program pemerintah, yang saat ini  sedang fokus untuk penanganan pandemi Covid-19,&amp;rdquo; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Perjanjian Kredit Modal Kerja Rp100 miliar yang diberikan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (&amp;ldquo;Bank Kalsel&amp;rdquo;) kepada PT MNC Guna Usaha Indonesia (&amp;ldquo;MNC Guna Usaha&amp;rdquo;) diteken hari ini.
Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (nota kesepahaman) yang ditandatangani pada Agustus lalu di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin.
Kerja sama ini terjalin, karena bank yang memiliki  aset Rp14 triliun pada kuartal pertama 2020 ini memiliki kesamaan visi dan misi yang sama dengan MNC Guna Usaha untuk membiayai sektor-sektor yang menggerakkan perekonomian, salah satunya adalah pembiayaan alat-alat kesehatan yang menurut pandangan kedua belah pihak cukup menjanjikan industrinya.
Baca Juga:&amp;nbsp; MNC Guna Usaha dan BPD Kalsel Sepakati Pembiayaan Kredit Modal Kerja Rp100 Miliar
 
MNC Guna Usaha sendiri di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil masih dapat menyalurkan pembiayaan dan terus melakukan ekspansi bisnis, khususnya ke pembiayaan alat-alat kesehatan yang menjadi tujuan penggunaan fasilitas yang ditandatangani hari ini.
Penandatangan Perjanjian Kredit ini dilakukan oleh Agus Syabarrudin, selaku Direktur Utama mewakili Bank Kalsel, sementara MNC Guna Usaha diwakili oleh Paulus Cholot Janala dan Henri Gunawan selaku Direksi.
&amp;ldquo;MNC Guna Usaha berkomitmen untuk mengembangkan bisnis pembiayaan alat-alat kesehatan sebagai salah satu pilar portofolio untuk ke depan dan percaya industri alat-alat kesehatan adalah salah satu industri yang tidak mudah terpengaruh situasi dan kondisi ekonomi dan politik,&amp;rdquo;  tegas Direktur Utama MNC Guna Usaha Paulus Cholot Janala, Senin (26/10/2020) di Jakarta.
Baca Juga:&amp;nbsp; Gandeng Bank Kalsel, MNC Leasing Optimalisasi Penyaluran Kredit
 
&amp;ldquo;Kami yakin pasar pembiayaan alat-alat kesehatan masih positif dan terus bertumbuh, sehingga kami terus melakukan memperbesar porsi pembiayaan untuk alat-alat kesehatan, di samping mempertahankan pasar yang sudah cukup stabil, yaitu pembiayaan alat-alat berat,&quot; imbuhnya.
Direktur Utama Bank Kalsel Agus Syabarrudin juga menyambut baik kerja sama ini dan mengharapkan pembiayaan ini dapat berkontribusi terhadap pengembangan infrastruktur kesehatan nasional pada umumnya dan di Kalimantan Selatan pada khususnya.Direktur Keuangan MNC Guna Usaha Henri Gunawan, selaku, optimistis  meski pembiayaan pada 2020 tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya, tetapi  kinerja MNC Guna Usaha masih cukup baik dikarenakan sebagian besar  pembiayaannnya membiayai sektor produktif dengan segmen nasabah  korporasi dan juga keberhasilan MNC Guna Usaha menekan angka Non  Performing Financing di bawah rata-rata angka industri.
&amp;ldquo;Kami juga percaya bahwa sektor pembiayaan alat-alat kesehatan akan  menjadi salah satu pilar pertumbuhan bisnis MNC Guna Usaha,&amp;rdquo; tuturnya.
Menurut Agus Syabarrudin, per Juni 2020 Risk Based Bank Rating (RBBR)  Bank Kalsel berada pada Peringkat Komposit 2 (PK-2), yang artinya  mencerminkan kondisi bank secara umum sehat. Tambahnya lagi, Bank Kalsel  memiliki visi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan menjadi lokomotif  pembangunan, khususnya di Kalimantan Selatan.
&amp;ldquo;Saat ini Bank Kalsel terus bertransformasi menjadi Bank yang lebih  inovatif, modern dan menuju ke arah digital agar semakin menjangkau  berbagai kalangan. Tentunya, pembiayaan yang diberikan kepada MNC Guna  Usaha ini relevan dengan misi tersebut, dimana kredit modal kerja  tersebut nantinya akan memberikan dampak yang luas, khususnya pada  bidang kesehatan dalam mendukung program pemerintah, yang saat ini  sedang fokus untuk penanganan pandemi Covid-19,&amp;rdquo; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
