<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Manfaatkan Teras Rumah Bikin Dompet Tebal dengan Aglonema, Belajar dari Yani</title><description>Dari sekadar hobi, ternyata hal tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi pemasukan bagi yang serius membudidayakannya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/470/2299649/manfaatkan-teras-rumah-bikin-dompet-tebal-dengan-aglonema-belajar-dari-yani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/470/2299649/manfaatkan-teras-rumah-bikin-dompet-tebal-dengan-aglonema-belajar-dari-yani"/><item><title>Manfaatkan Teras Rumah Bikin Dompet Tebal dengan Aglonema, Belajar dari Yani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/470/2299649/manfaatkan-teras-rumah-bikin-dompet-tebal-dengan-aglonema-belajar-dari-yani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/26/470/2299649/manfaatkan-teras-rumah-bikin-dompet-tebal-dengan-aglonema-belajar-dari-yani</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2020 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Widodo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/26/470/2299649/manfaatkan-teras-rumah-bikin-dompet-tebal-dengan-aglonema-belajar-dari-yani-NBP9WIQr3D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Budidaya Aglonema di Rumah. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/26/470/2299649/manfaatkan-teras-rumah-bikin-dompet-tebal-dengan-aglonema-belajar-dari-yani-NBP9WIQr3D.jpg</image><title>Budidaya Aglonema di Rumah. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BANJARNEGARA &amp;ndash; Aktivitas seseorang saat pandemi Covid-19 menjadi terbatas, tapi memiliki banyak waktu selama rumah. Sebagian orang pun mengisi waktu luang di rumah dengan memelihara tanaman hias.
Dari sekadar hobi, ternyata hal tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi pemasukan bagi yang serius membudidayakannya. Salah satu contohnya seperti dilakukan I Made Andrayani. Seorang wanita asal Banjarnegara, Jawa Tengah, yang kini menghasilkan uang dari penjualan budidaya tanaman Aglaonema.
Baca Juga:&amp;nbsp;Manis dan Bermanfaat, Begini Cara Budidaya Buah Tin di Rumah
&amp;ldquo;Terdapat banyak jenis-jenis aglonema di sini, mulai dari jenis Lady Valentine, Snow White, Dona Carmen dan masih banyak yang lainnya,&amp;rdquo; kata wanita yang karib disapa Yani di Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).
Dia menjelaskan, dirinya memanfaatkan teras belakang rumah seluas 3x6 meter untuk menata tanaman Aglonema dari berbagai jenis tersebut. Dirinya menjual tanaman-tanamanya dengan sistem pemasaran melalui media sosial.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Sayuran Organik Sedang Naik, Simak Cara Berkebun di Rumah Sendiri
&amp;ldquo;Tanaman yang dijual mulai dari harga seratus Rp50 ribu hingga Rp1 juta,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia menyatakan bahwa seluruh tanaman di sini terawat dengan baik hingga menarik peminat dari mulai orang tua hingga kaum remaja.
&amp;ldquo;Peminatnya pun tidak hanya orang yang sudah berumur saja, namun juga banyak dari kaum remaja yang mulai gemar mengoleksi jenis tanaman Aglonema,&amp;rdquo; katanya. (fbn)


</description><content:encoded>BANJARNEGARA &amp;ndash; Aktivitas seseorang saat pandemi Covid-19 menjadi terbatas, tapi memiliki banyak waktu selama rumah. Sebagian orang pun mengisi waktu luang di rumah dengan memelihara tanaman hias.
Dari sekadar hobi, ternyata hal tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi pemasukan bagi yang serius membudidayakannya. Salah satu contohnya seperti dilakukan I Made Andrayani. Seorang wanita asal Banjarnegara, Jawa Tengah, yang kini menghasilkan uang dari penjualan budidaya tanaman Aglaonema.
Baca Juga:&amp;nbsp;Manis dan Bermanfaat, Begini Cara Budidaya Buah Tin di Rumah
&amp;ldquo;Terdapat banyak jenis-jenis aglonema di sini, mulai dari jenis Lady Valentine, Snow White, Dona Carmen dan masih banyak yang lainnya,&amp;rdquo; kata wanita yang karib disapa Yani di Jawa Tengah, Senin (26/10/2020).
Dia menjelaskan, dirinya memanfaatkan teras belakang rumah seluas 3x6 meter untuk menata tanaman Aglonema dari berbagai jenis tersebut. Dirinya menjual tanaman-tanamanya dengan sistem pemasaran melalui media sosial.
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Sayuran Organik Sedang Naik, Simak Cara Berkebun di Rumah Sendiri
&amp;ldquo;Tanaman yang dijual mulai dari harga seratus Rp50 ribu hingga Rp1 juta,&amp;rdquo; ujarnya.
Dia menyatakan bahwa seluruh tanaman di sini terawat dengan baik hingga menarik peminat dari mulai orang tua hingga kaum remaja.
&amp;ldquo;Peminatnya pun tidak hanya orang yang sudah berumur saja, namun juga banyak dari kaum remaja yang mulai gemar mengoleksi jenis tanaman Aglonema,&amp;rdquo; katanya. (fbn)


</content:encoded></item></channel></rss>
