<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI 2020 Diramal Minus 1,7% hingga 0,6%</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir Desember secara year on year diperkirakan  minus 1,7% hingga positif  0,6%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/320/2300378/ekonomi-ri-2020-diramal-minus-1-7-hingga-0-6</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/320/2300378/ekonomi-ri-2020-diramal-minus-1-7-hingga-0-6"/><item><title>Ekonomi RI 2020 Diramal Minus 1,7% hingga 0,6%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/320/2300378/ekonomi-ri-2020-diramal-minus-1-7-hingga-0-6</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/320/2300378/ekonomi-ri-2020-diramal-minus-1-7-hingga-0-6</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2020 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/27/320/2300378/ekonomi-ri-2020-diramal-minus-1-7-hingga-0-6-XlRbhLXsTU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/27/320/2300378/ekonomi-ri-2020-diramal-minus-1-7-hingga-0-6-XlRbhLXsTU.jpeg</image><title>Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir Desember secara year on year diperkirakan  minus 1,7% hingga positif  0,6%. Sedangkan untuk tahun depan ekonomi tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5,5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hampir Semua Negara Kena Masalah Covid-19, Ekonomi RI Minus
&quot;Di akhir Desember itu year on year diperkirakan -1,7% hingga 0,6%. Sedangkan tahun depan kita sepakat 4,5% hingga 5,5%,&quot; katanya dalam media briefing yang disiarkan via Youtube BNPB, Selasa (27/10/2020).
Dia menjelaskan, program-program yang dikeluarkan oleh pemerintah telah berdampak kepada perekonomian nasional. Hal itu terlihat dari utilisasi produksi sudah meningkat rata-rata 60% hingga investasi yang meningkat secara tahunan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Selain itu, lanjut Airlangga, dari sektor investasi juga mengalami pertumbuhan hingga September secara year on year. Ia menilai bahwa para investor masih percaya untuk berinvestasi di tanah air meski dalam situasi pandemi covid-19.
&quot;Naiknya utilisasi dan investasi menunjukkan adanya geliat dari pasar, sehingga ini perlu kita jaga sampai dengan akhir tahun,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir Desember secara year on year diperkirakan  minus 1,7% hingga positif  0,6%. Sedangkan untuk tahun depan ekonomi tumbuh di kisaran 4,5% hingga 5,5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Hampir Semua Negara Kena Masalah Covid-19, Ekonomi RI Minus
&quot;Di akhir Desember itu year on year diperkirakan -1,7% hingga 0,6%. Sedangkan tahun depan kita sepakat 4,5% hingga 5,5%,&quot; katanya dalam media briefing yang disiarkan via Youtube BNPB, Selasa (27/10/2020).
Dia menjelaskan, program-program yang dikeluarkan oleh pemerintah telah berdampak kepada perekonomian nasional. Hal itu terlihat dari utilisasi produksi sudah meningkat rata-rata 60% hingga investasi yang meningkat secara tahunan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Selain itu, lanjut Airlangga, dari sektor investasi juga mengalami pertumbuhan hingga September secara year on year. Ia menilai bahwa para investor masih percaya untuk berinvestasi di tanah air meski dalam situasi pandemi covid-19.
&quot;Naiknya utilisasi dan investasi menunjukkan adanya geliat dari pasar, sehingga ini perlu kita jaga sampai dengan akhir tahun,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
