<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Budidaya Anggrek di Rumah Membawa Berkah di Tengah Pandemi</title><description>Pandemi Covid-19 membuat sebagian orang menyalurkan hobinya seperti memelihara tanaman hias.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/470/2300258/budidaya-anggrek-di-rumah-membawa-berkah-di-tengah-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/470/2300258/budidaya-anggrek-di-rumah-membawa-berkah-di-tengah-pandemi"/><item><title>Budidaya Anggrek di Rumah Membawa Berkah di Tengah Pandemi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/470/2300258/budidaya-anggrek-di-rumah-membawa-berkah-di-tengah-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/27/470/2300258/budidaya-anggrek-di-rumah-membawa-berkah-di-tengah-pandemi</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2020 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Eris Utomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/27/470/2300258/budidaya-anggrek-di-rumah-membawa-berkah-di-tengah-pandemi-hWytgszyAm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggrek (Foto: Eris/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/27/470/2300258/budidaya-anggrek-di-rumah-membawa-berkah-di-tengah-pandemi-hWytgszyAm.jpg</image><title>Anggrek (Foto: Eris/Okezone)</title></images><description>BANYUWANGI &amp;ndash; Pandemi Covid-19 membuat sebagian orang menyalurkan hobinya seperti memelihara tanaman hias. Dengan memanfaatkan lahan sempit di rumah, budidaya tanaman hias ternyata juga bisa menghasilkan uang di tengah krisis ekonomi.
Seorang wanita asal Banyuwangi, Jawa Timur bernama Ika Galih Suryani mencoba peruntungan dengan merintis usaha budidaya tanaman Anggrek. Dia memulai bisnisnya itu sejak Januari 2020, yang mana saat itu banyak menghabiskan waktu kerja dari rumah.
Baca Juga: Hobi Menghijaukan Rumah, Anwari Kaget saat Punya Tanaman Berharga Fantastis
 
Tak sia-sia, dengan memanfaatkan teras rumah yang hanya berukuran 3x7 meteri, ternyata mampu mengundang animo masyarakat untuk datang ke tempatnya. Ika mengaku setiap harinya animo masyarakat mengunjungi lokasinya kian meningkat.
&amp;ldquo;Sebanyak lima ratus tanaman anggrek ditempatkan di atas rak kayu, yang tersusun dan tertata rapi. Untuk memenuhi permintaan pembeli, terdapat lima belas jenis Anggrek, yang lima di antaranya merupakan anggrek spesies Banyuwangi yang banyak terdapat di Pegunungan Ijen hingga Pegunungan Raung,&amp;rdquo; kata Ika di Banyuwangi, Selasa (27/10/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMC80LzEyMzU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, dalam sehari tak kurang dari sepuluh pengunjung datang untuk membeli tanaman Anggrek.
&amp;ldquo;Banyak yang membeli tanaman Anggrek jenis Dendrobium Hybrid karena perawatannya lebih mudah dan harganya relatif lebih murah,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>BANYUWANGI &amp;ndash; Pandemi Covid-19 membuat sebagian orang menyalurkan hobinya seperti memelihara tanaman hias. Dengan memanfaatkan lahan sempit di rumah, budidaya tanaman hias ternyata juga bisa menghasilkan uang di tengah krisis ekonomi.
Seorang wanita asal Banyuwangi, Jawa Timur bernama Ika Galih Suryani mencoba peruntungan dengan merintis usaha budidaya tanaman Anggrek. Dia memulai bisnisnya itu sejak Januari 2020, yang mana saat itu banyak menghabiskan waktu kerja dari rumah.
Baca Juga: Hobi Menghijaukan Rumah, Anwari Kaget saat Punya Tanaman Berharga Fantastis
 
Tak sia-sia, dengan memanfaatkan teras rumah yang hanya berukuran 3x7 meteri, ternyata mampu mengundang animo masyarakat untuk datang ke tempatnya. Ika mengaku setiap harinya animo masyarakat mengunjungi lokasinya kian meningkat.
&amp;ldquo;Sebanyak lima ratus tanaman anggrek ditempatkan di atas rak kayu, yang tersusun dan tertata rapi. Untuk memenuhi permintaan pembeli, terdapat lima belas jenis Anggrek, yang lima di antaranya merupakan anggrek spesies Banyuwangi yang banyak terdapat di Pegunungan Ijen hingga Pegunungan Raung,&amp;rdquo; kata Ika di Banyuwangi, Selasa (27/10/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMC80LzEyMzU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, dalam sehari tak kurang dari sepuluh pengunjung datang untuk membeli tanaman Anggrek.
&amp;ldquo;Banyak yang membeli tanaman Anggrek jenis Dendrobium Hybrid karena perawatannya lebih mudah dan harganya relatif lebih murah,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
