<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wujudkan Mimpi Sukses Main Saham dengan 'Kacamata Kuda' Warren Buffett</title><description>Investasi menjadi salah satu instrumen yang bisa dijadikan sebagai sarana penghasil uang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/278/2300869/wujudkan-mimpi-sukses-main-saham-dengan-kacamata-kuda-warren-buffett</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/278/2300869/wujudkan-mimpi-sukses-main-saham-dengan-kacamata-kuda-warren-buffett"/><item><title>Wujudkan Mimpi Sukses Main Saham dengan 'Kacamata Kuda' Warren Buffett</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/278/2300869/wujudkan-mimpi-sukses-main-saham-dengan-kacamata-kuda-warren-buffett</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/278/2300869/wujudkan-mimpi-sukses-main-saham-dengan-kacamata-kuda-warren-buffett</guid><pubDate>Rabu 28 Oktober 2020 18:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/28/278/2300869/wujudkan-mimpi-sukses-main-saham-dengan-kacamata-kuda-warren-buffett-crfwM7yWM4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/28/278/2300869/wujudkan-mimpi-sukses-main-saham-dengan-kacamata-kuda-warren-buffett-crfwM7yWM4.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA -  Investasi menjadi salah satu instrumen yang bisa dijadikan sebagai sarana penghasil uang. Namun, ada beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan ketika seseorang mulai berinvestasi.

Salah satu produk investasi adalah saham. Trader yang diidolakan seluruh pemain saham di dunia adalah Warren Buffett. Dia berhasil meraup triliunan dari bermain di bursa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investor Pemula Manfaatkan Covid-19 Raup Cuan di Pasar Modal, Caranya?
Sebagaimana dilansir dari buku Warren Buffett: Sang Investor dan Inspirator Dunia karya Brayan Aksara, Rabu (28/10/2020).

Buffett mengatakan bahwa jika berbicara soal bisnis, maka hal-hal besar atau tren-tren yang besar di luar bisnis tidaklah penting. Namun sebaliknya, hal-hal kecil yang terkait dengan bisnis sangatlah berarti. Jadi, untuk apa mengurusi hal-hal di luar bisnis meskipun merupakan hal yang besar, seperti politik, peristiwa sosial, dan lain sebagainya.

&quot;Hal-hal tersebut sebaiknya dipisahkan dari persoalan bisnis. Misalnya keinginan untuk menyumbang pada partai poklitik atau berderma pada yang membutuhkan, sebaiknya tidak dijadikan sebagai jalan bisnis,&quot; kata Buffett.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investasi Saham Ala Warren Buffett Indonesia, Cari Emiten dengan Kesederhanaan
Pendekatan konvensional pada permainan saham memang mengandalkan peristiwa-peristiwa makro. Hal-hal seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan ekonomi, inflasi dan peristiwa-peristiwa politik tampak sangat penting bagi para investor.

Akan tetapi, itu semua berada di luar persoalan bisnis. Artinya, Anda tidak perlu memusingkan hal tersebut untuk membuat keputusan dalam bisnis. Kecuali jika Anda menggunakan kendaraan politik untuk melancarkan bisnis Anda.Namun, bisnis menjadi tidak murni dan jujur. Jika Anda tidak jujur,  maka seperti saran Buffett, Anda tidak akan dilirik oleh investor.

Berinvestasi seperti halnya yang dilakukan oleh Buffett, Anda  disarankan untuk mengabaikan peristiwa-peristiwa makro seperti yang  telah disebutkan sebelumnya. Mulailah fokus pada perusahaan yang  sahamnya Anda pilih.

Buffett justru menganjurkan untuk memakai kacamata kuda. Memandang  lurus tanpa bisa menengok kanan dan kiri. Bagi Buffett, tidak mungkin  setelah bersusah payah menganalisis sebuah perusahaan dan menunggu harga  yang tepat untuk kemudian membeli sahamnya.

&quot;Lalu kita mengubah kebijakan gara-gara terdengar bisikan atau  taksiran mengenai perekonomian. Hal tersebut memang berpengaruh, akan  tetapi dalam jangka pendek. Sementara yang disarankan oleh Buffett  sifatnya untuk jangka panjang. Barangkali akan ada yang menganggap kita  bodoh jika tetap melakukannya, namun kita bisa melihat hasilnya beberapa  tahun kemudian. Setidaknya kita bisa melihat keputusa-keputusan sulit  yang dikeluarkan oleh Buffett hingga membuatnya sukses. Kondisi sulit  tersebut misalnya tergambar ketika Perang Dunia I,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA -  Investasi menjadi salah satu instrumen yang bisa dijadikan sebagai sarana penghasil uang. Namun, ada beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan ketika seseorang mulai berinvestasi.

Salah satu produk investasi adalah saham. Trader yang diidolakan seluruh pemain saham di dunia adalah Warren Buffett. Dia berhasil meraup triliunan dari bermain di bursa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investor Pemula Manfaatkan Covid-19 Raup Cuan di Pasar Modal, Caranya?
Sebagaimana dilansir dari buku Warren Buffett: Sang Investor dan Inspirator Dunia karya Brayan Aksara, Rabu (28/10/2020).

Buffett mengatakan bahwa jika berbicara soal bisnis, maka hal-hal besar atau tren-tren yang besar di luar bisnis tidaklah penting. Namun sebaliknya, hal-hal kecil yang terkait dengan bisnis sangatlah berarti. Jadi, untuk apa mengurusi hal-hal di luar bisnis meskipun merupakan hal yang besar, seperti politik, peristiwa sosial, dan lain sebagainya.

&quot;Hal-hal tersebut sebaiknya dipisahkan dari persoalan bisnis. Misalnya keinginan untuk menyumbang pada partai poklitik atau berderma pada yang membutuhkan, sebaiknya tidak dijadikan sebagai jalan bisnis,&quot; kata Buffett.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Investasi Saham Ala Warren Buffett Indonesia, Cari Emiten dengan Kesederhanaan
Pendekatan konvensional pada permainan saham memang mengandalkan peristiwa-peristiwa makro. Hal-hal seperti tingkat pengangguran, pertumbuhan ekonomi, inflasi dan peristiwa-peristiwa politik tampak sangat penting bagi para investor.

Akan tetapi, itu semua berada di luar persoalan bisnis. Artinya, Anda tidak perlu memusingkan hal tersebut untuk membuat keputusan dalam bisnis. Kecuali jika Anda menggunakan kendaraan politik untuk melancarkan bisnis Anda.Namun, bisnis menjadi tidak murni dan jujur. Jika Anda tidak jujur,  maka seperti saran Buffett, Anda tidak akan dilirik oleh investor.

Berinvestasi seperti halnya yang dilakukan oleh Buffett, Anda  disarankan untuk mengabaikan peristiwa-peristiwa makro seperti yang  telah disebutkan sebelumnya. Mulailah fokus pada perusahaan yang  sahamnya Anda pilih.

Buffett justru menganjurkan untuk memakai kacamata kuda. Memandang  lurus tanpa bisa menengok kanan dan kiri. Bagi Buffett, tidak mungkin  setelah bersusah payah menganalisis sebuah perusahaan dan menunggu harga  yang tepat untuk kemudian membeli sahamnya.

&quot;Lalu kita mengubah kebijakan gara-gara terdengar bisikan atau  taksiran mengenai perekonomian. Hal tersebut memang berpengaruh, akan  tetapi dalam jangka pendek. Sementara yang disarankan oleh Buffett  sifatnya untuk jangka panjang. Barangkali akan ada yang menganggap kita  bodoh jika tetap melakukannya, namun kita bisa melihat hasilnya beberapa  tahun kemudian. Setidaknya kita bisa melihat keputusa-keputusan sulit  yang dikeluarkan oleh Buffett hingga membuatnya sukses. Kondisi sulit  tersebut misalnya tergambar ketika Perang Dunia I,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
