<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Bank Gagal Belum Berdampak Sistemik</title><description>7 bank gagal yang disebutkan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) belum berdampak sistemik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/320/2300713/7-bank-gagal-belum-berdampak-sistemik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/320/2300713/7-bank-gagal-belum-berdampak-sistemik"/><item><title>7 Bank Gagal Belum Berdampak Sistemik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/320/2300713/7-bank-gagal-belum-berdampak-sistemik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/28/320/2300713/7-bank-gagal-belum-berdampak-sistemik</guid><pubDate>Rabu 28 Oktober 2020 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/28/320/2300713/7-bank-gagal-belum-berdampak-sistemik-7bQrJAq68D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbankan (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/28/320/2300713/7-bank-gagal-belum-berdampak-sistemik-7bQrJAq68D.jpg</image><title>Perbankan (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ekonom Indef Nailul Huda mengatakan 7 bank gagal yang disebutkan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) belum berdampak sistemik. Terutama kepada perbankan nasional.

&quot; Karena yang bermasalah merupakan bank yang relatif lebih kecil dibandingkan bank lainnya, maka pengaruh kepada perbankan nasional juga minim dan cenderung tidak berdampak sistemik,&quot; kata Nailul Huda saat dihubungi MNC News Portal, Jakarta, Rabu (28/10/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sebelum Corona Datang, 7 Bank Gagal Sudah Terseok-seok
Kata dia, bank yang gagal ini disebabkan kesulitan likuiditpas dan penyaluran pinjaman yang bermasalah.

&quot;Mereka saat ini kesulitan dalam hal likuiditas, penyaluran pinjaman, maupun kredit bermasalah. Tiga masalah ini biasanya muncul waktu-waktu krisis seperti sekarang,&quot; bebernya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI-OJK Sepakat Beri Pinjaman Likuiditas Perbankan
Dalam kesempatan yang sama,Ekonom Core Piter Abdullah menilai agar LPS bisa mencari solusi dalam menangani perbankan yang alami kegagalan.

&quot;LPS sudah bisa ikut mengawasi dan mencarikan solusi atas bank tersebut. Jadi harus benar dulu definisi bank gagalnya,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonom Indef Nailul Huda mengatakan 7 bank gagal yang disebutkan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) belum berdampak sistemik. Terutama kepada perbankan nasional.

&quot; Karena yang bermasalah merupakan bank yang relatif lebih kecil dibandingkan bank lainnya, maka pengaruh kepada perbankan nasional juga minim dan cenderung tidak berdampak sistemik,&quot; kata Nailul Huda saat dihubungi MNC News Portal, Jakarta, Rabu (28/10/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sebelum Corona Datang, 7 Bank Gagal Sudah Terseok-seok
Kata dia, bank yang gagal ini disebabkan kesulitan likuiditpas dan penyaluran pinjaman yang bermasalah.

&quot;Mereka saat ini kesulitan dalam hal likuiditas, penyaluran pinjaman, maupun kredit bermasalah. Tiga masalah ini biasanya muncul waktu-waktu krisis seperti sekarang,&quot; bebernya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: BI-OJK Sepakat Beri Pinjaman Likuiditas Perbankan
Dalam kesempatan yang sama,Ekonom Core Piter Abdullah menilai agar LPS bisa mencari solusi dalam menangani perbankan yang alami kegagalan.

&quot;LPS sudah bisa ikut mengawasi dan mencarikan solusi atas bank tersebut. Jadi harus benar dulu definisi bank gagalnya,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
