<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendapat Naik 41%, CEO Tupperware Ungkap Kesadaran Ramah Lingkungan Meningkat</title><description>Tupperware Brands mencatat laporan keuangnnya di kuartal III meroket hingga 41%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/30/278/2301254/pendapat-naik-41-ceo-tupperware-ungkap-kesadaran-ramah-lingkungan-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/30/278/2301254/pendapat-naik-41-ceo-tupperware-ungkap-kesadaran-ramah-lingkungan-meningkat"/><item><title>Pendapat Naik 41%, CEO Tupperware Ungkap Kesadaran Ramah Lingkungan Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/30/278/2301254/pendapat-naik-41-ceo-tupperware-ungkap-kesadaran-ramah-lingkungan-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/30/278/2301254/pendapat-naik-41-ceo-tupperware-ungkap-kesadaran-ramah-lingkungan-meningkat</guid><pubDate>Jum'at 30 Oktober 2020 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/29/278/2301254/pendapat-naik-41-ceo-tupperware-ungkap-kesadaran-ramah-lingkungan-meningkat-jg0RF72K3M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendapatan Tupperware Meningkat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/29/278/2301254/pendapat-naik-41-ceo-tupperware-ungkap-kesadaran-ramah-lingkungan-meningkat-jg0RF72K3M.jpg</image><title>Pendapatan Tupperware Meningkat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Tupperware Brands mencatat laporan keuangnnya di kuartal III meroket hingga 41%. Capaian tersebut di luar perkiraan para analis.
Pendapatan Tupperware mencapai USD477,2 juta atau setara Rp6,9 triliun (kurs Rp14.665 per USD) atau lebih tinggi dari perkiraan USD364,5 juta. Untuk penjualan naik 42% di Amerika Utara dan naik 23% di Eropa.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selama Trump Menjabat, 5 Perusahaan Teknologi Ini Sahamnya Melejit
Pendapatan bersih melonjak lebih dari 300% menjadi USD34,4 juta di kuartal tersebut. Tupperware telah melakukan pemulihan besar-besaran dalam bisnisnya, yang tercermin dari kinerja sahamnya selama beberapa bulan terakhir.
Setelah mengalami penurunan 86% dari awal tahun 2020 ke level terendah pertengahan Maret di USD1,15, saham telah rebound lebih dari 2.500%, naik ke level tertinggi USD29,99 dalam perdagangan Rabu, mewakili level tertinggi sejak Maret 2019.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kebiasaan Online Shopping? Asalkan Produktif, Bagus!
Perusahaan mengatakan tenaga penjualannya mendapat manfaat dari adopsi cepat alat-alat digital, yang membantunya menjual lebih banyak produk Tupperware meskipun ada pembatasan sosial seputar Covid-19.
CEO Tupperware Miguel Fernandez mengatakan pertumbuhan bisnisnya mencerminkan adopsi cepat alat-alat digital oleh tenaga penjualan kami untuk memerangi pembatasan sosial seputar Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNy82Ny8xMjM3OTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dan meningkatnya permintaan konsumen akan produk inovatif dan ramah lingkungan kami, karena semakin banyak konsumen yang memasak di rumah dan peduli dengan keamanan dan penyimpanan makanan,&quot; kata dia, dikutip Business Insider, Jumat (30/10/2020)
Perusahaan mencatat bahwa neracanya tetap sesuai dengan perjanjian khusus yang terkait dengan utangnya, dan menargetkan perputaran yang berkelanjutan hingga 2021 untuk membantu membiayai kembali kewajiban utangnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tupperware Brands mencatat laporan keuangnnya di kuartal III meroket hingga 41%. Capaian tersebut di luar perkiraan para analis.
Pendapatan Tupperware mencapai USD477,2 juta atau setara Rp6,9 triliun (kurs Rp14.665 per USD) atau lebih tinggi dari perkiraan USD364,5 juta. Untuk penjualan naik 42% di Amerika Utara dan naik 23% di Eropa.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selama Trump Menjabat, 5 Perusahaan Teknologi Ini Sahamnya Melejit
Pendapatan bersih melonjak lebih dari 300% menjadi USD34,4 juta di kuartal tersebut. Tupperware telah melakukan pemulihan besar-besaran dalam bisnisnya, yang tercermin dari kinerja sahamnya selama beberapa bulan terakhir.
Setelah mengalami penurunan 86% dari awal tahun 2020 ke level terendah pertengahan Maret di USD1,15, saham telah rebound lebih dari 2.500%, naik ke level tertinggi USD29,99 dalam perdagangan Rabu, mewakili level tertinggi sejak Maret 2019.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kebiasaan Online Shopping? Asalkan Produktif, Bagus!
Perusahaan mengatakan tenaga penjualannya mendapat manfaat dari adopsi cepat alat-alat digital, yang membantunya menjual lebih banyak produk Tupperware meskipun ada pembatasan sosial seputar Covid-19.
CEO Tupperware Miguel Fernandez mengatakan pertumbuhan bisnisnya mencerminkan adopsi cepat alat-alat digital oleh tenaga penjualan kami untuk memerangi pembatasan sosial seputar Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNy82Ny8xMjM3OTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Dan meningkatnya permintaan konsumen akan produk inovatif dan ramah lingkungan kami, karena semakin banyak konsumen yang memasak di rumah dan peduli dengan keamanan dan penyimpanan makanan,&quot; kata dia, dikutip Business Insider, Jumat (30/10/2020)
Perusahaan mencatat bahwa neracanya tetap sesuai dengan perjanjian khusus yang terkait dengan utangnya, dan menargetkan perputaran yang berkelanjutan hingga 2021 untuk membantu membiayai kembali kewajiban utangnya.</content:encoded></item></channel></rss>
