<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Anjlok Diserang Aksi Ambil Untung</title><description>Bursa saham AS ditutup lebih rendah karena penurunan tajam di sektor teknologi membebani pasar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/278/2301853/wall-street-anjlok-diserang-aksi-ambil-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/278/2301853/wall-street-anjlok-diserang-aksi-ambil-untung"/><item><title>Wall Street Anjlok Diserang Aksi Ambil Untung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/278/2301853/wall-street-anjlok-diserang-aksi-ambil-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/278/2301853/wall-street-anjlok-diserang-aksi-ambil-untung</guid><pubDate>Sabtu 31 Oktober 2020 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/31/278/2301853/wall-street-anjlok-diserang-aksi-ambil-untung-LzEe1H1RKS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/31/278/2301853/wall-street-anjlok-diserang-aksi-ambil-untung-LzEe1H1RKS.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS ditutup lebih rendah karena penurunan tajam di sektor teknologi membebani pasar.
Melansir Xinhua, Sabtu (31/10/2020), Dow Jones Industrial Average turun 157,51 poin atau 0,59% menjadi 26.501,60. S&amp;amp;P 500 turun 40,15 poin atau 1,21% menjadi 3.269,96. Indeks Komposit Nasdaq merosot 274,00 poin atau 2,45% menjadi 10.911,59.
Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit
Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 bergerak lebih rendah, dengan kebijaksanaan konsumen dan teknologi turun masing-masing 3% dan 2,44%, memimpin pelemahan.
Saham Apple turun 5,6% setelah perusahaan melaporkan penurunan penjualan iPhone selama kuartal September dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Saham Amazon turun 5,45% meskipun perusahaan memperoleh hasil kuartal ketiga yang kuat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Saham raksasa teknologi lain seperti Facebook dan Netflix juga kesulitan. Pasar lebih fokus pada panduan pendapatan perusahaan teknologi besar yang relatif berhati-hati, dengan kebanyakan dari mereka mengutip risiko pandemi atau mencatat lingkungan operasi yang tidak pasti, analis di UBS mengatakan dalam sebuah catatan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Wall Street ditutup melemah pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS ditutup lebih rendah karena penurunan tajam di sektor teknologi membebani pasar.
Melansir Xinhua, Sabtu (31/10/2020), Dow Jones Industrial Average turun 157,51 poin atau 0,59% menjadi 26.501,60. S&amp;amp;P 500 turun 40,15 poin atau 1,21% menjadi 3.269,96. Indeks Komposit Nasdaq merosot 274,00 poin atau 2,45% menjadi 10.911,59.
Baca juga: Wall Street Berakhir Menguat Ditopang Saham-Saham Teknologi yang Mulai Bangkit
Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 bergerak lebih rendah, dengan kebijaksanaan konsumen dan teknologi turun masing-masing 3% dan 2,44%, memimpin pelemahan.
Saham Apple turun 5,6% setelah perusahaan melaporkan penurunan penjualan iPhone selama kuartal September dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Saham Amazon turun 5,45% meskipun perusahaan memperoleh hasil kuartal ketiga yang kuat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yOS80LzEyMjk2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Saham raksasa teknologi lain seperti Facebook dan Netflix juga kesulitan. Pasar lebih fokus pada panduan pendapatan perusahaan teknologi besar yang relatif berhati-hati, dengan kebanyakan dari mereka mengutip risiko pandemi atau mencatat lingkungan operasi yang tidak pasti, analis di UBS mengatakan dalam sebuah catatan.</content:encoded></item></channel></rss>
