<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub: Pelabuhan Patimban Mulai Beroperasi November</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan pembukaan tahap awal Pelabuhan Patimban di Subang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/320/2301972/menhub-pelabuhan-patimban-mulai-beroperasi-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/320/2301972/menhub-pelabuhan-patimban-mulai-beroperasi-november"/><item><title>Menhub: Pelabuhan Patimban Mulai Beroperasi November</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/320/2301972/menhub-pelabuhan-patimban-mulai-beroperasi-november</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/320/2301972/menhub-pelabuhan-patimban-mulai-beroperasi-november</guid><pubDate>Sabtu 31 Oktober 2020 13:19 WIB</pubDate><dc:creator>Ichsan Amin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/31/320/2301972/menhub-pelabuhan-patimban-mulai-beroperasi-november-8PqB97jLE8.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/31/320/2301972/menhub-pelabuhan-patimban-mulai-beroperasi-november-8PqB97jLE8.jpeg</image><title>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan pembukaan tahap awal Pelabuhan Patimban di Subang. Rencananya, pembangunan tahap pertama pelabuhan yang secara fisik akan memiliki bangunan dan kapasitas sebesar Pelabuhan Tanjung Priok ini, ditargetkan selesai pada minggu ketiga November 2020.
&amp;ldquo;Ini tinjauan terakhir sebelum nanti kami soft opening, minggu ketiga November tahap pertama harusnya sudah selesai pembangunan pertama dan operasional terbatas,&amp;rdquo; kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang sempat meninjau lokasi pembangunan menggunakan kapal milik nelayan Patimban, Sabtu (31/10/2020).
Baca Juga: Terdampak Pembangunan Pelabuhan Patimban, KKP Siap Ganti Rugi ke Nelayan
 
Pelabuhan ini juga akan menjadi salah satu pelabuhan yang mengedepankan penggunaan teknologi dan sistem digital dalam pengoperasiannya. Semua sistem nantinya akan terintegrasi secara digital dan dapat diakses secara real time sehingga proses logistik bisa lebih efisien dan tidak terjadi penumpukan.
Untuk tahap pertama, obyek fisik yang direncanakan siap beroperasi adalah terminal peti kemas sepanjang 150 m, lapangan peti kemas seluas 35 Hektare (Ha) dengan kapasitas 250.000 TEUs (Twenty-foot Equivalent Unit), dan terminal kendaraan 300 m dengan kapasitas 218.000 CBU.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMy8xNi8xLzExODkzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Nanti akan menangani terminal kendaraan serta otomotif dan bongkar muat peti kemas,&amp;rdquo; kata Budi Karya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo mengatakan dermaga tahap 1 sudah melakukan uji sandar kapal sejak awal minggu ini dan hasilnya sudah cukup memuaskan. &amp;ldquo;Sekarang kami sedang melakukan persiapan untuk jalan akses, sehingga nanti di minggu ketiga November, Pelabuhan Patimban tahap 1 sudah siap untuk beroperasi,&amp;rdquo; kata Agus.Pengembangan kawasan Patimban juga diharapkan bisa mendorong roda  perekonomian baru di daerah Rebana (Cirebon, Subang, Majalengka) yang  saat ini sudah ditopang infrastruktur pendukung seperti Bandara  Kertajati dan akses jalan tol. Selain itu, pelabuhan ini juga akan  mengintegrasikan kawasan ekonomi eksisting seperti Bekasi Timur,  Karawang, dan Purwakarta.
Patimban yang jadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berada  di area seluas 369 Ha dan backup area mencapai 356 Ha, dengan biaya  investasi total hingga mencapai Rp43,2 triliun.
Untuk tahap satu sudah dilakukan sebesar Rp14 triliun yang dananya  berasal dari APBN dan pinjaman dari Japan International Cooperation  Agency (JICA). Tahap lanjutan dari pengembangan pelabuhan ini akan  dilakukan pada tahun 2023 dengan nilai investasi sebanyak Rp9,5 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan pembukaan tahap awal Pelabuhan Patimban di Subang. Rencananya, pembangunan tahap pertama pelabuhan yang secara fisik akan memiliki bangunan dan kapasitas sebesar Pelabuhan Tanjung Priok ini, ditargetkan selesai pada minggu ketiga November 2020.
&amp;ldquo;Ini tinjauan terakhir sebelum nanti kami soft opening, minggu ketiga November tahap pertama harusnya sudah selesai pembangunan pertama dan operasional terbatas,&amp;rdquo; kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang sempat meninjau lokasi pembangunan menggunakan kapal milik nelayan Patimban, Sabtu (31/10/2020).
Baca Juga: Terdampak Pembangunan Pelabuhan Patimban, KKP Siap Ganti Rugi ke Nelayan
 
Pelabuhan ini juga akan menjadi salah satu pelabuhan yang mengedepankan penggunaan teknologi dan sistem digital dalam pengoperasiannya. Semua sistem nantinya akan terintegrasi secara digital dan dapat diakses secara real time sehingga proses logistik bisa lebih efisien dan tidak terjadi penumpukan.
Untuk tahap pertama, obyek fisik yang direncanakan siap beroperasi adalah terminal peti kemas sepanjang 150 m, lapangan peti kemas seluas 35 Hektare (Ha) dengan kapasitas 250.000 TEUs (Twenty-foot Equivalent Unit), dan terminal kendaraan 300 m dengan kapasitas 218.000 CBU.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wMy8xNi8xLzExODkzMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Nanti akan menangani terminal kendaraan serta otomotif dan bongkar muat peti kemas,&amp;rdquo; kata Budi Karya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo mengatakan dermaga tahap 1 sudah melakukan uji sandar kapal sejak awal minggu ini dan hasilnya sudah cukup memuaskan. &amp;ldquo;Sekarang kami sedang melakukan persiapan untuk jalan akses, sehingga nanti di minggu ketiga November, Pelabuhan Patimban tahap 1 sudah siap untuk beroperasi,&amp;rdquo; kata Agus.Pengembangan kawasan Patimban juga diharapkan bisa mendorong roda  perekonomian baru di daerah Rebana (Cirebon, Subang, Majalengka) yang  saat ini sudah ditopang infrastruktur pendukung seperti Bandara  Kertajati dan akses jalan tol. Selain itu, pelabuhan ini juga akan  mengintegrasikan kawasan ekonomi eksisting seperti Bekasi Timur,  Karawang, dan Purwakarta.
Patimban yang jadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) berada  di area seluas 369 Ha dan backup area mencapai 356 Ha, dengan biaya  investasi total hingga mencapai Rp43,2 triliun.
Untuk tahap satu sudah dilakukan sebesar Rp14 triliun yang dananya  berasal dari APBN dan pinjaman dari Japan International Cooperation  Agency (JICA). Tahap lanjutan dari pengembangan pelabuhan ini akan  dilakukan pada tahun 2023 dengan nilai investasi sebanyak Rp9,5 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
