<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kekayaan Bos Zoom Naik 100% dalam 3 Bulan</title><description>Layanan aplikasi video Zoom kini sedang naik daun sejak pandemi virus corona (covid-19) terjadi di seluruh dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/455/2302087/kekayaan-bos-zoom-naik-100-dalam-3-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/455/2302087/kekayaan-bos-zoom-naik-100-dalam-3-bulan"/><item><title>Kekayaan Bos Zoom Naik 100% dalam 3 Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/455/2302087/kekayaan-bos-zoom-naik-100-dalam-3-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/10/31/455/2302087/kekayaan-bos-zoom-naik-100-dalam-3-bulan</guid><pubDate>Sabtu 31 Oktober 2020 22:07 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/31/455/2302087/kekayaan-bos-zoom-naik-100-dalam-3-bulan-C6E1zReZxL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Zoom (Foto: The Altanta Voice)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/31/455/2302087/kekayaan-bos-zoom-naik-100-dalam-3-bulan-C6E1zReZxL.jpg</image><title>Zoom (Foto: The Altanta Voice)</title></images><description>JAKARTA - Layanan aplikasi video Zoom kini sedang naik daun sejak pandemi virus corona (covid-19) terjadi di seluruh dunia. Bahkan kini Zoom menggeser Exxon Mobil secara kapitalisasi pasar dan menjadi salah satu perusahaan paling berharga di dunia.
Mengutip dari Forbes, Sabtu (31/10/2020), Kapitalisasi pasar Zoom mencapai USD139 miliar atau Rp2.028 triliun (mengacu kurs Rp14.500 per USD). Sementara kapitalisasi pasar Exxon Mobil hanya mencapai USD138,9 atau setara Rp2.026 triliun.
Baca Juga: Zoom Kini Lebih Berharga dari ExxonMobil
 
Zoom sendiri memulai tahun dengan nilai kapitalisasi pasar USD19 miliar atau setara Rp227 triliun. Sementara itu, Zoom juga berhasil membukukan pendapatan USD1,35 Miliar atau setara Rp19,6 triliun selama 12 bulan terakhir.
Sedangkan Exxon memiliki nasib yang berbeda. Sebagai gambaran, perusahaan minyak terkemuka di dunia itu membukukan pendapatan USD213,8 miliar atau setara Rp3.119 triliun selama periode waktu tertentu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Exxon mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka akan memberhentikan 1.900 karyawan AS. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya terbaru untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi selama pandemi.
Exxon telah melihat operasinya tertekan oleh virus korona seperti perusahaan energi lainnya, banyak di antaranya telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki neraca, mengurangi staf, dan dalam beberapa kasus menangguhkan dividen. West Texas Intermediate, patokan minyak AS, saat ini diperdagangkan pada sekitar USD36 per barel, turun dari lebih dari USD62 pada Januari.Sementara itu, keberhasilan dari Zoom membuat pendirinya yakni Eric  Yuan kejatuhan durian runtuh. Kekayaannya naik hampir dua kali lipat  dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Sejak muncul dalam daftar The Forbes 400 tentang orang terkaya  Amerika, yang menggunakan harga saham dari 24 Juli, kekayaan bersihnya  hampir dua kali lipat, naik dari USD11 miliar atau setara Rp160 triliun  menjadi USD21,3 miliar atau setara Rp310 triliun.
Kekayaan Yuan melonjak seiring dengan bisnis Zoom, yang tumbuh dengan  sangat cepat karena jutaan orang yang bekerja dari rumah terus  bergantung pada konferensi video. Zoom adalah salah satu saham  berkinerja terbaik sejauh ini pada tahun 2020, sebagian besar bertahan  dari aksi jual yang dipicu pandemi pada bulan Maret dan meningkat lebih  dari 600% sepanjang tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - Layanan aplikasi video Zoom kini sedang naik daun sejak pandemi virus corona (covid-19) terjadi di seluruh dunia. Bahkan kini Zoom menggeser Exxon Mobil secara kapitalisasi pasar dan menjadi salah satu perusahaan paling berharga di dunia.
Mengutip dari Forbes, Sabtu (31/10/2020), Kapitalisasi pasar Zoom mencapai USD139 miliar atau Rp2.028 triliun (mengacu kurs Rp14.500 per USD). Sementara kapitalisasi pasar Exxon Mobil hanya mencapai USD138,9 atau setara Rp2.026 triliun.
Baca Juga: Zoom Kini Lebih Berharga dari ExxonMobil
 
Zoom sendiri memulai tahun dengan nilai kapitalisasi pasar USD19 miliar atau setara Rp227 triliun. Sementara itu, Zoom juga berhasil membukukan pendapatan USD1,35 Miliar atau setara Rp19,6 triliun selama 12 bulan terakhir.
Sedangkan Exxon memiliki nasib yang berbeda. Sebagai gambaran, perusahaan minyak terkemuka di dunia itu membukukan pendapatan USD213,8 miliar atau setara Rp3.119 triliun selama periode waktu tertentu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Exxon mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka akan memberhentikan 1.900 karyawan AS. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya terbaru untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi selama pandemi.
Exxon telah melihat operasinya tertekan oleh virus korona seperti perusahaan energi lainnya, banyak di antaranya telah mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki neraca, mengurangi staf, dan dalam beberapa kasus menangguhkan dividen. West Texas Intermediate, patokan minyak AS, saat ini diperdagangkan pada sekitar USD36 per barel, turun dari lebih dari USD62 pada Januari.Sementara itu, keberhasilan dari Zoom membuat pendirinya yakni Eric  Yuan kejatuhan durian runtuh. Kekayaannya naik hampir dua kali lipat  dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.
Sejak muncul dalam daftar The Forbes 400 tentang orang terkaya  Amerika, yang menggunakan harga saham dari 24 Juli, kekayaan bersihnya  hampir dua kali lipat, naik dari USD11 miliar atau setara Rp160 triliun  menjadi USD21,3 miliar atau setara Rp310 triliun.
Kekayaan Yuan melonjak seiring dengan bisnis Zoom, yang tumbuh dengan  sangat cepat karena jutaan orang yang bekerja dari rumah terus  bergantung pada konferensi video. Zoom adalah salah satu saham  berkinerja terbaik sejauh ini pada tahun 2020, sebagian besar bertahan  dari aksi jual yang dipicu pandemi pada bulan Maret dan meningkat lebih  dari 600% sepanjang tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
