<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Jualan Aglaonema di Teras Rumah yang Bikin Kantong Tebal</title><description>Pada umumnya letak ideal teras ada di lantai dasar hunian atau bangunan lainnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/01/455/2302140/6-fakta-jualan-aglaonema-di-teras-rumah-yang-bikin-kantong-tebal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/01/455/2302140/6-fakta-jualan-aglaonema-di-teras-rumah-yang-bikin-kantong-tebal"/><item><title>6 Fakta Jualan Aglaonema di Teras Rumah yang Bikin Kantong Tebal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/01/455/2302140/6-fakta-jualan-aglaonema-di-teras-rumah-yang-bikin-kantong-tebal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/01/455/2302140/6-fakta-jualan-aglaonema-di-teras-rumah-yang-bikin-kantong-tebal</guid><pubDate>Minggu 01 November 2020 06:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/31/455/2302140/6-fakta-jualan-aglaonema-di-teras-rumah-yang-bikin-kantong-tebal-VJ1s709m96.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tanaman Hias (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/31/455/2302140/6-fakta-jualan-aglaonema-di-teras-rumah-yang-bikin-kantong-tebal-VJ1s709m96.jpg</image><title>Tanaman Hias (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pada umumnya letak ideal teras ada di lantai dasar hunian atau bangunan lainnya. Namun yang mampu membedakan antara teras satu dengan lainnya ialah tata letak atau desain serta posisi setiap teras.
Kebanyakan teras berada di bagian depan atau belakang rumah. Fungsi teras pun bisa lebih maksimal sekaligus mampu mewakili karakter rumah.
Selain itu, teras rumah pun bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk membudidayakan tanaman hias hingga bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Hal itu seperti dilakukan oleh Seorang wanita asal Banjarnegara, Jawa Tengah bernama I Made Andrayani yang menjual tanaman Aglaonema
Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta ihwal proses budidaya tersebut, Minggu (1/11/2020).
 
1. Yani Melakukan Budidaya Aglaonema Berawal dari Sekadar Hobi
Dari sekadar hobi, ternyata hal tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi pemasukan bagi yang serius membudidayakannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yOC80LzEyMzgyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
2. Jenis Aglaonema yang Dijual Yani
 
Terdapat banyak jenis-jenis Aglonema dijual, mulai dari jenis Lady Valentine, Snow White, Dona Carmen dan masih banyak yang lainnya.
3. Memanfaatkan Teras Rumah Seluas 3x6 Meter
 
Yani memanfaatkan teras belakang rumah seluas 3x6 meter untuk menata tanaman Aglonema dari berbagai jenis tersebut.4. Memasarkan Melalui Medsos
 
Yani menjual tanaman-tanamanya dengan sistem pemasaran melalui media sosial.
5. Kisaran Harga Jual Aglaonema
 
Tanaman yang dijual mulai dari harga seratus Rp50 ribu hingga Rp1 juta.
6. Peminat Aglaonema
 
Seluruh tanaman dijual terawat dengan baik dan menarik peminat dari mulai orang tua hingga kaum remaja.</description><content:encoded>JAKARTA - Pada umumnya letak ideal teras ada di lantai dasar hunian atau bangunan lainnya. Namun yang mampu membedakan antara teras satu dengan lainnya ialah tata letak atau desain serta posisi setiap teras.
Kebanyakan teras berada di bagian depan atau belakang rumah. Fungsi teras pun bisa lebih maksimal sekaligus mampu mewakili karakter rumah.
Selain itu, teras rumah pun bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk membudidayakan tanaman hias hingga bisa menghasilkan pundi-pundi uang. Hal itu seperti dilakukan oleh Seorang wanita asal Banjarnegara, Jawa Tengah bernama I Made Andrayani yang menjual tanaman Aglaonema
Terkait hal itu, Okezone sudah merangkum beberapa fakta ihwal proses budidaya tersebut, Minggu (1/11/2020).
 
1. Yani Melakukan Budidaya Aglaonema Berawal dari Sekadar Hobi
Dari sekadar hobi, ternyata hal tersebut dapat menghasilkan pundi-pundi pemasukan bagi yang serius membudidayakannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yOC80LzEyMzgyOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
2. Jenis Aglaonema yang Dijual Yani
 
Terdapat banyak jenis-jenis Aglonema dijual, mulai dari jenis Lady Valentine, Snow White, Dona Carmen dan masih banyak yang lainnya.
3. Memanfaatkan Teras Rumah Seluas 3x6 Meter
 
Yani memanfaatkan teras belakang rumah seluas 3x6 meter untuk menata tanaman Aglonema dari berbagai jenis tersebut.4. Memasarkan Melalui Medsos
 
Yani menjual tanaman-tanamanya dengan sistem pemasaran melalui media sosial.
5. Kisaran Harga Jual Aglaonema
 
Tanaman yang dijual mulai dari harga seratus Rp50 ribu hingga Rp1 juta.
6. Peminat Aglaonema
 
Seluruh tanaman dijual terawat dengan baik dan menarik peminat dari mulai orang tua hingga kaum remaja.</content:encoded></item></channel></rss>
