<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Kredit Bank Swasta Minus 0,27%</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit hanya 0,12% per September 2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/320/2302946/pertumbuhan-kredit-bank-swasta-minus-0-27</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/320/2302946/pertumbuhan-kredit-bank-swasta-minus-0-27"/><item><title>Pertumbuhan Kredit Bank Swasta Minus 0,27%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/320/2302946/pertumbuhan-kredit-bank-swasta-minus-0-27</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/320/2302946/pertumbuhan-kredit-bank-swasta-minus-0-27</guid><pubDate>Senin 02 November 2020 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/02/320/2302946/pertumbuhan-kredit-bank-swasta-minus-0-27-4NvYkCYFXL.png" expression="full" type="image/jpeg">Pertumbuhan Kredit Akibat Virus Corona Mulai Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/02/320/2302946/pertumbuhan-kredit-bank-swasta-minus-0-27-4NvYkCYFXL.png</image><title>Pertumbuhan Kredit Akibat Virus Corona Mulai Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit hanya 0,12% per September 2020. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode Agustus 2020 yang tumbuh 1,04% (YoY).
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan , pelemahan penyaluran kredit karena melemahnya kredit di kelompok bank umum swasta nasional.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sah! OJK Perpanjang Relaksasi Restrukrisasi Kredit Selama Setahun
&amp;ldquo;Meski kredit melambat, kita optimis secara month to month kredit yang naik 0,16% terutama ditopang oleh kredit bank milik pemerintah (Himbara). Sedangkan kredit pada swasta dapat kami sampaikan tadi bahwa masih terjadi kontraksi sebesar minus 0,27%,&amp;rdquo; kata Wimboh dalam video virtual, Senin (2/11/2020).
Dia merinci, berdasarkan kategori BUKU, kredit dalam kategori BUKU II dan BUKU IV memiliki porsi cukup besar pendorong pertumbuhan di 68% dari total kredit. Pertumbuhan kredit secara bulanan juga masih tumbuh positif untuk semua kategori BUKU kecuali bank BUKU III yang terkontraksi -0,34%.
&amp;ldquo;Belum menguatnya kredit ini mencerminkan masih kehati hatian sektor swasta terutama terhadap bagaimana outlook ke depan,&amp;rdquo; bebernya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Restrukturisasi Kredit Diperpanjang tapi dengan Syarat
Dia menambahkan, untuk memitigasi dampak lebih lanjut pandemi Covid-19 terhadap perekonomian dan sektor keuangan, bersama dengan Pemerintah dan Bank Indonesia, OJK telah mengerahkan berbagai kebijakan dan instrumen untuk membantu masyarakat, sektor informal, UMKM dan pelaku usaha.
&quot;Kebijakan yang diterbitkan berupa insentif atau relaksasi yang bersifat pre-emptive dan forward looking untuk menopang pertumbuhan ekonomi sekaligus untuk mencegah potensi pemburukan yang lebih dalam,&quot; bebernya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMy82Ny8xMjM2MzgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit hanya 0,12% per September 2020. Angka ini lebih rendah dibandingkan periode Agustus 2020 yang tumbuh 1,04% (YoY).
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan , pelemahan penyaluran kredit karena melemahnya kredit di kelompok bank umum swasta nasional.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sah! OJK Perpanjang Relaksasi Restrukrisasi Kredit Selama Setahun
&amp;ldquo;Meski kredit melambat, kita optimis secara month to month kredit yang naik 0,16% terutama ditopang oleh kredit bank milik pemerintah (Himbara). Sedangkan kredit pada swasta dapat kami sampaikan tadi bahwa masih terjadi kontraksi sebesar minus 0,27%,&amp;rdquo; kata Wimboh dalam video virtual, Senin (2/11/2020).
Dia merinci, berdasarkan kategori BUKU, kredit dalam kategori BUKU II dan BUKU IV memiliki porsi cukup besar pendorong pertumbuhan di 68% dari total kredit. Pertumbuhan kredit secara bulanan juga masih tumbuh positif untuk semua kategori BUKU kecuali bank BUKU III yang terkontraksi -0,34%.
&amp;ldquo;Belum menguatnya kredit ini mencerminkan masih kehati hatian sektor swasta terutama terhadap bagaimana outlook ke depan,&amp;rdquo; bebernya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Restrukturisasi Kredit Diperpanjang tapi dengan Syarat
Dia menambahkan, untuk memitigasi dampak lebih lanjut pandemi Covid-19 terhadap perekonomian dan sektor keuangan, bersama dengan Pemerintah dan Bank Indonesia, OJK telah mengerahkan berbagai kebijakan dan instrumen untuk membantu masyarakat, sektor informal, UMKM dan pelaku usaha.
&quot;Kebijakan yang diterbitkan berupa insentif atau relaksasi yang bersifat pre-emptive dan forward looking untuk menopang pertumbuhan ekonomi sekaligus untuk mencegah potensi pemburukan yang lebih dalam,&quot; bebernya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMy82Ny8xMjM2MzgvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
