<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS: Hotel Masih Banyak yang Kosong</title><description>Badan Pusat Statistik mencatat Tingkat Penghunian Kamar&amp;nbsp; hotel  klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2020 mengalami  penurunan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/470/2302755/bps-hotel-masih-banyak-yang-kosong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/470/2302755/bps-hotel-masih-banyak-yang-kosong"/><item><title>BPS: Hotel Masih Banyak yang Kosong</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/470/2302755/bps-hotel-masih-banyak-yang-kosong</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/470/2302755/bps-hotel-masih-banyak-yang-kosong</guid><pubDate>Senin 02 November 2020 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/02/470/2302755/bps-hotel-masih-banyak-yang-kosong-yFL0OpUuVK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hotel (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/02/470/2302755/bps-hotel-masih-banyak-yang-kosong-yFL0OpUuVK.jpg</image><title>Hotel (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2020 mengalami penurunan.
Kepala BPS Suhariyanto merinci okupansi hotel mencapai rata-rata 32,12% atau turun 21,40 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar 53,52%.
Baca juga: Libur Panjang Bawa Berkah untuk Pengusaha Hotel
&quot;Jika dibandingkan dengan TPK Agustus 2020, TPK bulan ini juga mengalami penurunan sebesar 0,81 poin,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (2/11/2020).
Sambungnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama September 2020 tercatat sebesar 1,73 hari.
&quot;Ini terjadi penurunan sebesar 0,11 poin jika dibandingkan dengan keadaan September 2019,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8zMC8xLzEyMzAwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di sisi lain, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing ke Indonesia selama September 2020 hanya 153,5 ribu kunjungan.
Jumlah tersebut anjlok 88,95% dibandingkan dengan jumlah kunjungan September 2019. Kondisi sama juga terjadi jika dibandingkan Agustus 2020 yang turun 5,94%.
Adapun secara kumulatif (Januari-September 2020), BPS mencatat jumlah kunjungan turis ke Indonesia mencapai 3,56 juta kunjungan atau turun 70,57% jika dibandingkan kunjungan wisman pada periode yang sama di 2019 yang berjumlah 12,10 juta kunjungan.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2020 mengalami penurunan.
Kepala BPS Suhariyanto merinci okupansi hotel mencapai rata-rata 32,12% atau turun 21,40 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar 53,52%.
Baca juga: Libur Panjang Bawa Berkah untuk Pengusaha Hotel
&quot;Jika dibandingkan dengan TPK Agustus 2020, TPK bulan ini juga mengalami penurunan sebesar 0,81 poin,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Senin (2/11/2020).
Sambungnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama September 2020 tercatat sebesar 1,73 hari.
&quot;Ini terjadi penurunan sebesar 0,11 poin jika dibandingkan dengan keadaan September 2019,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8zMC8xLzEyMzAwMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Di sisi lain, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) atau turis asing ke Indonesia selama September 2020 hanya 153,5 ribu kunjungan.
Jumlah tersebut anjlok 88,95% dibandingkan dengan jumlah kunjungan September 2019. Kondisi sama juga terjadi jika dibandingkan Agustus 2020 yang turun 5,94%.
Adapun secara kumulatif (Januari-September 2020), BPS mencatat jumlah kunjungan turis ke Indonesia mencapai 3,56 juta kunjungan atau turun 70,57% jika dibandingkan kunjungan wisman pada periode yang sama di 2019 yang berjumlah 12,10 juta kunjungan.</content:encoded></item></channel></rss>
