<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>UMP Tak Naik, Begini Cara Kelola Keuangan yang Baik di 2021</title><description>Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2020 sedang mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/622/2302618/ump-tak-naik-begini-cara-kelola-keuangan-yang-baik-di-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/622/2302618/ump-tak-naik-begini-cara-kelola-keuangan-yang-baik-di-2021"/><item><title>UMP Tak Naik, Begini Cara Kelola Keuangan yang Baik di 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/622/2302618/ump-tak-naik-begini-cara-kelola-keuangan-yang-baik-di-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/02/622/2302618/ump-tak-naik-begini-cara-kelola-keuangan-yang-baik-di-2021</guid><pubDate>Senin 02 November 2020 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/02/622/2302618/ump-tak-naik-begini-cara-kelola-keuangan-yang-baik-di-2021-8uqcEnscLw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/02/622/2302618/ump-tak-naik-begini-cara-kelola-keuangan-yang-baik-di-2021-8uqcEnscLw.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2020 sedang  mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19. Alhasil, itu pun berdampak  kepada aktivitas dunia usaha yang alami pemerosotan pemasukan.

Keadaan pendapatan pengusaha yang menurun mengakibatkan banyak  karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Apabila beruntung tak  terkena PHK, mereka pun terpaksa tak naik gaji karena beberapa  pemerintah daerah memutuskan untuk tidak menaikan Upah Minimum Provinsi  (UMP).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Keuntungan Pelaku Usaha Manfaatkan Teknologi di Tengah Corona
Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho  memberikan tips-tips cara kelola keuangan yang baik untuk pekerja yang  UMP-nya tak naik. Misalnya, dengan membuat budgeting pengeluaran agar  mengetahui mana yang prioritas dan yang tidak.

&quot;Melakukan penghematan, lebih baik bila bisa dilakukan dari sekarang,&quot; kata Andy kepada Okezone, Senin (2/11/2020). 
 
&amp;nbsp;Baca juga: Liburan Long Weekend Paket Hemat dengan Staycation
Dia menjelaskan, pengeluaran yang prioritas itu seperti membayar kebutuhan rumah tangga, cicilan kredit kendaraan dan lainnya.

&quot;Kewajiban seperti bayar listrik, air, uang sekolah anak, berbagai  macam cicilan kredit dan utang; serta kebutuhan-kebutuhan yang bersifat  penting dan mendesak seperti makan sehari-hari, dan uang transport ke  tempat kerja,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Bijak Gunakan BLT Gaji Rp1,2 Juta yang Cair Awal November
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri  Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mencatat 80% sektor  bisnis di Jakarta tidak dapat menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Hal  ini karena mayoritas pelaku bisnis di Ibu Kota masih belum mengalami  recovery kinerja bisnisnya.

&quot;Secara umum seperti di DKI, hampir 80% pengusaha di Jakarta tidak  mungkin mampu menaikan UMP, karena Jakarta kota jasa, sebagai kota jasa  tentu kita lihat berbagai aktivitas di Jakarta didominasi oleh jasa dan  perdagangan. Dan mereka sangat terpukul (Covid-19),&quot; ujar Sarman saat  dihubungi MNC News Portal.</description><content:encoded>JAKARTA - Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2020 sedang  mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19. Alhasil, itu pun berdampak  kepada aktivitas dunia usaha yang alami pemerosotan pemasukan.

Keadaan pendapatan pengusaha yang menurun mengakibatkan banyak  karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Apabila beruntung tak  terkena PHK, mereka pun terpaksa tak naik gaji karena beberapa  pemerintah daerah memutuskan untuk tidak menaikan Upah Minimum Provinsi  (UMP).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Keuntungan Pelaku Usaha Manfaatkan Teknologi di Tengah Corona
Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho  memberikan tips-tips cara kelola keuangan yang baik untuk pekerja yang  UMP-nya tak naik. Misalnya, dengan membuat budgeting pengeluaran agar  mengetahui mana yang prioritas dan yang tidak.

&quot;Melakukan penghematan, lebih baik bila bisa dilakukan dari sekarang,&quot; kata Andy kepada Okezone, Senin (2/11/2020). 
 
&amp;nbsp;Baca juga: Liburan Long Weekend Paket Hemat dengan Staycation
Dia menjelaskan, pengeluaran yang prioritas itu seperti membayar kebutuhan rumah tangga, cicilan kredit kendaraan dan lainnya.

&quot;Kewajiban seperti bayar listrik, air, uang sekolah anak, berbagai  macam cicilan kredit dan utang; serta kebutuhan-kebutuhan yang bersifat  penting dan mendesak seperti makan sehari-hari, dan uang transport ke  tempat kerja,&quot; ujarnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Bijak Gunakan BLT Gaji Rp1,2 Juta yang Cair Awal November
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri  Indonesia (Kadin) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mencatat 80% sektor  bisnis di Jakarta tidak dapat menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Hal  ini karena mayoritas pelaku bisnis di Ibu Kota masih belum mengalami  recovery kinerja bisnisnya.

&quot;Secara umum seperti di DKI, hampir 80% pengusaha di Jakarta tidak  mungkin mampu menaikan UMP, karena Jakarta kota jasa, sebagai kota jasa  tentu kita lihat berbagai aktivitas di Jakarta didominasi oleh jasa dan  perdagangan. Dan mereka sangat terpukul (Covid-19),&quot; ujar Sarman saat  dihubungi MNC News Portal.</content:encoded></item></channel></rss>
