<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Menguat Menyambut Bulan Pemilihan Presiden AS</title><description>Wall Street berakhir menguat pada perdagangan di awal November 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/278/2303123/wall-street-menguat-menyambut-bulan-pemilihan-presiden-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/278/2303123/wall-street-menguat-menyambut-bulan-pemilihan-presiden-as"/><item><title>Wall Street Menguat Menyambut Bulan Pemilihan Presiden AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/278/2303123/wall-street-menguat-menyambut-bulan-pemilihan-presiden-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/278/2303123/wall-street-menguat-menyambut-bulan-pemilihan-presiden-as</guid><pubDate>Selasa 03 November 2020 07:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/03/278/2303123/wall-street-menguat-menyambut-bulan-pemilihan-presiden-as-Mz4RZ2ion1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/03/278/2303123/wall-street-menguat-menyambut-bulan-pemilihan-presiden-as-Mz4RZ2ion1.jpg</image><title>Wall Street (Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Wall Street berakhir menguat pada perdagangan di awal November 2020. Bursa saham AS rebound dan bersiap untuk memasuki bulan pemilihan presiden AS.
Melansir CNBC, Jakarta, Selasa (3/11/2020), Dow Jones Industrial Average ditutup 423,45 poin atau 0,6% pada 26.925,05. S&amp;amp;P 500 naik 1,2% untuk mengakhiri hari di 3,310,24. Nasdaq Composite naik 0,4% menjadi 10.957,61.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat Berkat Saham Amazon hingga Facebook
Menjelang pemilihan hari Selasa, Joe Biden memegang kepemimpinan nasional yang substansial atas Presiden Donald Trump. Mantan wakil presiden itu mengumpulkan 52% dukungan dari pemilih terdaftar versus 42% untuk presiden, menurut jajak pendapat NBC News / Wall Street Journal dari hari Minggu.
Pemilihan Senat juga bisa menjadi penting untuk pasar karena banyak perubahan kebijakan utama termasuk stimulus fiskal bergantung pada siapa yang memegang kendali mayoritas.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat, Investor Abaikan Resesi Imbas Covid-19
&amp;ldquo;Dunia sebagian besar masih dalam pola bertahan karena investor menunggu kejelasan tentang pemilihan AS,&amp;rdquo; Adam Crisafulli, pendiri Vital Knowledge, mengatakan dalam sebuah catatan.&quot;Dunia kemungkinan akan menjadi jauh lebih jelas hanya dalam beberapa  hari berkat pemilihan yang berakhir, pembicaraan stimulus dilanjutkan  di Washington, [dan] dukungan bank sentral lebih lanjut,&quot; ujarnya.
Honeywell dan Walgreens Boots Alliance adalah saham Dow berkinerja  terbaik pada hari Senin, masing-masing naik lebih dari 5%. S&amp;amp;P 500  dipimpin lebih tinggi oleh keuntungan di sektor energi, material dan  industri.
Sektor energi dan material masing-masing naik setidaknya 3,4% dan  sektor industri melonjak 2,7%. Saham-saham Big Tech sedang berjuang  karena Facebook dan Amazon masing-masing turun 0,7% dan 1%.
Investor bertaruh pada potensi kemenangan Biden meningkatkan posisi  di saham tenaga surya. The Invesco Solar ETF (TAN) naik 3,2%.</description><content:encoded>NEW YORK - Wall Street berakhir menguat pada perdagangan di awal November 2020. Bursa saham AS rebound dan bersiap untuk memasuki bulan pemilihan presiden AS.
Melansir CNBC, Jakarta, Selasa (3/11/2020), Dow Jones Industrial Average ditutup 423,45 poin atau 0,6% pada 26.925,05. S&amp;amp;P 500 naik 1,2% untuk mengakhiri hari di 3,310,24. Nasdaq Composite naik 0,4% menjadi 10.957,61.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat Berkat Saham Amazon hingga Facebook
Menjelang pemilihan hari Selasa, Joe Biden memegang kepemimpinan nasional yang substansial atas Presiden Donald Trump. Mantan wakil presiden itu mengumpulkan 52% dukungan dari pemilih terdaftar versus 42% untuk presiden, menurut jajak pendapat NBC News / Wall Street Journal dari hari Minggu.
Pemilihan Senat juga bisa menjadi penting untuk pasar karena banyak perubahan kebijakan utama termasuk stimulus fiskal bergantung pada siapa yang memegang kendali mayoritas.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat, Investor Abaikan Resesi Imbas Covid-19
&amp;ldquo;Dunia sebagian besar masih dalam pola bertahan karena investor menunggu kejelasan tentang pemilihan AS,&amp;rdquo; Adam Crisafulli, pendiri Vital Knowledge, mengatakan dalam sebuah catatan.&quot;Dunia kemungkinan akan menjadi jauh lebih jelas hanya dalam beberapa  hari berkat pemilihan yang berakhir, pembicaraan stimulus dilanjutkan  di Washington, [dan] dukungan bank sentral lebih lanjut,&quot; ujarnya.
Honeywell dan Walgreens Boots Alliance adalah saham Dow berkinerja  terbaik pada hari Senin, masing-masing naik lebih dari 5%. S&amp;amp;P 500  dipimpin lebih tinggi oleh keuntungan di sektor energi, material dan  industri.
Sektor energi dan material masing-masing naik setidaknya 3,4% dan  sektor industri melonjak 2,7%. Saham-saham Big Tech sedang berjuang  karena Facebook dan Amazon masing-masing turun 0,7% dan 1%.
Investor bertaruh pada potensi kemenangan Biden meningkatkan posisi  di saham tenaga surya. The Invesco Solar ETF (TAN) naik 3,2%.</content:encoded></item></channel></rss>
