<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Rendah, Bank Lebih Hati-Hati Salurkan Kredit</title><description>Laju pertumbuhan kredit diperkirakan masih akan rendah pada kuartal terakhir 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/320/2303349/pertumbuhan-rendah-bank-lebih-hati-hati-salurkan-kredit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/320/2303349/pertumbuhan-rendah-bank-lebih-hati-hati-salurkan-kredit"/><item><title>Pertumbuhan Rendah, Bank Lebih Hati-Hati Salurkan Kredit</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/320/2303349/pertumbuhan-rendah-bank-lebih-hati-hati-salurkan-kredit</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/320/2303349/pertumbuhan-rendah-bank-lebih-hati-hati-salurkan-kredit</guid><pubDate>Selasa 03 November 2020 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Kunthi Fahmar Shandy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/03/320/2303349/pertumbuhan-rendah-bank-lebih-hati-hati-salurkan-kredit-dskBt5NwBc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perbankan (Foto: Shutterstcok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/03/320/2303349/pertumbuhan-rendah-bank-lebih-hati-hati-salurkan-kredit-dskBt5NwBc.jpg</image><title>Perbankan (Foto: Shutterstcok)</title></images><description>JAKARTA - Laju pertumbuhan kredit diperkirakan masih akan rendah pada kuartal terakhir 2020. Hal ini seiring dengan upaya bank untuk menjaga kualitas aset dan permintaan industri yang masih rendah.
Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Bank Swasta Minus 0,27%
Sekretaris LPS Muhamad Yusron mengatakan hingga akhir tahun 2020 pertumbuhan kredit dan DPK diperkirakan dalam best skenario akan mencapai masing-masing sebesar 1,23% year on year dan 10,32% y/y.
&quot;Rasio LDR hingga akhir tahun diperkirakan akan terus rendah hingga diperkirakan berada di kisaran 85%,&quot; katanya di Jakarta, Selasa (3/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun kredit perbankan pada periode Agustus 2020 tumbuh sebesar 1,04,% year on year sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh lebih tinggi di level 11,64%. Menurut dia perbankan masih berhati-hati dalam menyalurkan kredit di tengah meningkatnya risiko kredit pada masa pandemi Covid-19.
Sementara itu pertumbuhan DPK yang cenderung lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kedit mendorong LDR (loan to deposit) rasio perbankan turun ke level 85,11%.</description><content:encoded>JAKARTA - Laju pertumbuhan kredit diperkirakan masih akan rendah pada kuartal terakhir 2020. Hal ini seiring dengan upaya bank untuk menjaga kualitas aset dan permintaan industri yang masih rendah.
Baca Juga: Pertumbuhan Kredit Bank Swasta Minus 0,27%
Sekretaris LPS Muhamad Yusron mengatakan hingga akhir tahun 2020 pertumbuhan kredit dan DPK diperkirakan dalam best skenario akan mencapai masing-masing sebesar 1,23% year on year dan 10,32% y/y.
&quot;Rasio LDR hingga akhir tahun diperkirakan akan terus rendah hingga diperkirakan berada di kisaran 85%,&quot; katanya di Jakarta, Selasa (3/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8yNC80LzEyMjg2OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Adapun kredit perbankan pada periode Agustus 2020 tumbuh sebesar 1,04,% year on year sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh lebih tinggi di level 11,64%. Menurut dia perbankan masih berhati-hati dalam menyalurkan kredit di tengah meningkatnya risiko kredit pada masa pandemi Covid-19.
Sementara itu pertumbuhan DPK yang cenderung lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kedit mendorong LDR (loan to deposit) rasio perbankan turun ke level 85,11%.</content:encoded></item></channel></rss>
