<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekomendasi Bisnis yang Bisa Digeluti Saat Terkena PHK   </title><description>Sejumlah perusahaan terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/455/2303353/rekomendasi-bisnis-yang-bisa-digeluti-saat-terkena-phk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/455/2303353/rekomendasi-bisnis-yang-bisa-digeluti-saat-terkena-phk"/><item><title>Rekomendasi Bisnis yang Bisa Digeluti Saat Terkena PHK   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/455/2303353/rekomendasi-bisnis-yang-bisa-digeluti-saat-terkena-phk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/03/455/2303353/rekomendasi-bisnis-yang-bisa-digeluti-saat-terkena-phk</guid><pubDate>Selasa 03 November 2020 13:29 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/03/455/2303353/rekomendasi-bisnis-yang-bisa-digeluti-saat-terkena-phk-KVdHLXDZZD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Usaha di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/03/455/2303353/rekomendasi-bisnis-yang-bisa-digeluti-saat-terkena-phk-KVdHLXDZZD.jpg</image><title>Tips Usaha di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah perusahaan terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun ini. Keputusan sulit tersebut dilakukan karena kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Bagi pegawai yang terkena PHK, mau tidak mau harus memutar otak agar tetap mendapatkan pemasukan. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah membuka usaha atau bisnis.
Baca Juga:&amp;nbsp;3 Komponen Penting Agar Inovasi Produk Diterima di Masyarakat
Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho menyebut, pebisnis baru harus pintar melihat produk-produk yang kini sedang diminati masyarakat bila memang berniat berjualan.
&quot;Yang paling cocok adalah yang paling sesuai dengan passion kita, dan atau paling dibutuhkan dan diminati oleh orang-orang di sekitar kita,&quot; kata Andy kepada Okezone, Selasa (3/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Fantastis, Tanaman Lidah Mertua Dijual Rp350 Juta
Selain itu, membuka usaha yang berkaitan dengan kebutuhan pokok pasti masih akan diminati para pembeli. Penjualan makanan beku yang memanfaatkan media online sebagai pemasarannya.
&quot;Bila hendak berbisnis, yang berpotensi mendatangkan keuntungan pada masa resesi sekarang seperti jasa pembelian paket sayuran ataupun makanan mentah, penjualan makanan frozen food,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMy80LzEyMzMzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menambahkan, segala sesuatu yang berhubungan dengan hobi seseorang juga dinilai akan memberikan pundi-pundi pemasukan bagi seseorang dan keluarganya. Misalnya, seperti berbisnis tanaman hias atau ikan hias yang kini sedang digandrungi masyarakat.
&quot;Ataupun yang berkaitan dengan hobi selama di rumah saja seperti tanaman hias,  perlengkapannya dan aksesoris sepeda,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah perusahaan terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun ini. Keputusan sulit tersebut dilakukan karena kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Bagi pegawai yang terkena PHK, mau tidak mau harus memutar otak agar tetap mendapatkan pemasukan. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah membuka usaha atau bisnis.
Baca Juga:&amp;nbsp;3 Komponen Penting Agar Inovasi Produk Diterima di Masyarakat
Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho menyebut, pebisnis baru harus pintar melihat produk-produk yang kini sedang diminati masyarakat bila memang berniat berjualan.
&quot;Yang paling cocok adalah yang paling sesuai dengan passion kita, dan atau paling dibutuhkan dan diminati oleh orang-orang di sekitar kita,&quot; kata Andy kepada Okezone, Selasa (3/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Fantastis, Tanaman Lidah Mertua Dijual Rp350 Juta
Selain itu, membuka usaha yang berkaitan dengan kebutuhan pokok pasti masih akan diminati para pembeli. Penjualan makanan beku yang memanfaatkan media online sebagai pemasarannya.
&quot;Bila hendak berbisnis, yang berpotensi mendatangkan keuntungan pada masa resesi sekarang seperti jasa pembelian paket sayuran ataupun makanan mentah, penjualan makanan frozen food,&quot; ujarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8xMy80LzEyMzMzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Dia menambahkan, segala sesuatu yang berhubungan dengan hobi seseorang juga dinilai akan memberikan pundi-pundi pemasukan bagi seseorang dan keluarganya. Misalnya, seperti berbisnis tanaman hias atau ikan hias yang kini sedang digandrungi masyarakat.
&quot;Ataupun yang berkaitan dengan hobi selama di rumah saja seperti tanaman hias,  perlengkapannya dan aksesoris sepeda,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
