<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Menguat Tajam, Nyaris Naik 1%</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat jelang pengumuman pertumbuhan ekonomi pada pagi hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304477/rupiah-menguat-tajam-nyaris-naik-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304477/rupiah-menguat-tajam-nyaris-naik-1"/><item><title>Rupiah Menguat Tajam, Nyaris Naik 1%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304477/rupiah-menguat-tajam-nyaris-naik-1</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304477/rupiah-menguat-tajam-nyaris-naik-1</guid><pubDate>Kamis 05 November 2020 10:10 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304477/rupiah-menguat-tajam-nyaris-naik-1-B21EVZT19G.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304477/rupiah-menguat-tajam-nyaris-naik-1-B21EVZT19G.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat jelang pengumuman pertumbuhan ekonomi pada pagi hari ini. Rupiah pagi ini di level Rp14.400-an per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (5/11/2020) pada pukul 10.05 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 137,5 poin atau 0,94% ke level Rp14.427 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.375 hingga Rp14.427 per USD.
Baca Juga:&amp;nbsp;RI Resesi di Kuartal III, Gimana di Kuartal IV?
Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah berada di level Rp14.554 per USD. Rupiah berada di kisaran Rp14.539-Rp14.605 per USD.
Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan rilis pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020. Sejumlah kalangan memproyeksikan perekonomian kembali minus.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 diperkirakan terkontraksi di kisaran minus 3,13% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat minus 5,32% yoy.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, lanjut dia, pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan terkontraksi ke kisaran minus 3,54%yoy dari kuartal sebelumnya minus 5,51%yoy. Meskipun konsumsi masih terkontraksi pada kuartal III-2020, namun tidak sedalam kontraksi pada kuartal II-2020.
&quot;Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan PSBB transisi di berbagai daerah di Indonesia yang mendorong peningkatan pada pergerakan masyarakat, meskipun situasinya belum kembali ke level normal,&quot; ujar dia kepada Okezone.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat jelang pengumuman pertumbuhan ekonomi pada pagi hari ini. Rupiah pagi ini di level Rp14.400-an per USD.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (5/11/2020) pada pukul 10.05 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 137,5 poin atau 0,94% ke level Rp14.427 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.375 hingga Rp14.427 per USD.
Baca Juga:&amp;nbsp;RI Resesi di Kuartal III, Gimana di Kuartal IV?
Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah berada di level Rp14.554 per USD. Rupiah berada di kisaran Rp14.539-Rp14.605 per USD.
Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan rilis pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020. Sejumlah kalangan memproyeksikan perekonomian kembali minus.
Ekonom Bank Permata Josua Pardede memprediksi, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 diperkirakan terkontraksi di kisaran minus 3,13% (year on year/yoy) dari kuartal sebelumnya tercatat minus 5,32% yoy.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kemudian, lanjut dia, pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan terkontraksi ke kisaran minus 3,54%yoy dari kuartal sebelumnya minus 5,51%yoy. Meskipun konsumsi masih terkontraksi pada kuartal III-2020, namun tidak sedalam kontraksi pada kuartal II-2020.
&quot;Hal ini dipengaruhi oleh kebijakan PSBB transisi di berbagai daerah di Indonesia yang mendorong peningkatan pada pergerakan masyarakat, meskipun situasinya belum kembali ke level normal,&quot; ujar dia kepada Okezone.</content:encoded></item></channel></rss>
