<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dear Orang Kaya, Enggak Mau Bantu Selamatkan Ekonomi RI?</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) akan segera mengumumkan pertumbuhan ekonomi  nasional di kuartal III 2020 pada Kamis, 5 November 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304481/dear-orang-kaya-enggak-mau-bantu-selamatkan-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304481/dear-orang-kaya-enggak-mau-bantu-selamatkan-ekonomi-ri"/><item><title>Dear Orang Kaya, Enggak Mau Bantu Selamatkan Ekonomi RI?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304481/dear-orang-kaya-enggak-mau-bantu-selamatkan-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304481/dear-orang-kaya-enggak-mau-bantu-selamatkan-ekonomi-ri</guid><pubDate>Kamis 05 November 2020 10:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304481/dear-orang-kaya-enggak-mau-bantu-selamatkan-ekonomi-ri-JPgLrgL1Gb.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304481/dear-orang-kaya-enggak-mau-bantu-selamatkan-ekonomi-ri-JPgLrgL1Gb.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan segera mengumumkan pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal III 2020 pada Kamis, 5 November 2020. Meski begitu, sejumlah pihak termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali terkontraksi di triwulan ketiga ini, alias resesi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Trump atau Biden yang Lebih Menguntungkan Ekonomi Indonesia?
Nah untuk itu, peran orang kaya penting dalam memulihkan ekonomi Indonesia.
&quot;Peran orang kaya sangat penting dalam pemulihan ekonomi. Data LPS per Juni 2020 menyebutkan bahwa nominal simpanan di atas Rp5 miliar mengalami kenaikan sebesar 7,3% sejak awal tahun 2020. Ini adalah kelompok nominal simpanan yang nilainya Rp3.012 triliun,&quot; kata Bhima saat dihubungi MNC Portal News di Jakarta, Kamis (5/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Jika orang kaya mulai berbelanja maka perputaran ekonomi juga semakin cepat. Sebaliknya jika orang kaya menunda belanja maka efek ke pemulihan ekonomi lebih lambat.
&quot;Dari data BPS tercatat 20% kelompok pengeluaran paling atas berkontribusi 45,4% terhadap total konsumsi secara nasional,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan segera mengumumkan pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal III 2020 pada Kamis, 5 November 2020. Meski begitu, sejumlah pihak termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali terkontraksi di triwulan ketiga ini, alias resesi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Trump atau Biden yang Lebih Menguntungkan Ekonomi Indonesia?
Nah untuk itu, peran orang kaya penting dalam memulihkan ekonomi Indonesia.
&quot;Peran orang kaya sangat penting dalam pemulihan ekonomi. Data LPS per Juni 2020 menyebutkan bahwa nominal simpanan di atas Rp5 miliar mengalami kenaikan sebesar 7,3% sejak awal tahun 2020. Ini adalah kelompok nominal simpanan yang nilainya Rp3.012 triliun,&quot; kata Bhima saat dihubungi MNC Portal News di Jakarta, Kamis (5/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Jika orang kaya mulai berbelanja maka perputaran ekonomi juga semakin cepat. Sebaliknya jika orang kaya menunda belanja maka efek ke pemulihan ekonomi lebih lambat.
&quot;Dari data BPS tercatat 20% kelompok pengeluaran paling atas berkontribusi 45,4% terhadap total konsumsi secara nasional,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
