<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmi Resesi, Kepala BPS: Ekonomi RI Mulai Membaik</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 masih mengalami kontraksi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304528/resmi-resesi-kepala-bps-ekonomi-ri-mulai-membaik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304528/resmi-resesi-kepala-bps-ekonomi-ri-mulai-membaik"/><item><title>Resmi Resesi, Kepala BPS: Ekonomi RI Mulai Membaik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304528/resmi-resesi-kepala-bps-ekonomi-ri-mulai-membaik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304528/resmi-resesi-kepala-bps-ekonomi-ri-mulai-membaik</guid><pubDate>Kamis 05 November 2020 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304528/resmi-resesi-kepala-bps-ekonomi-ri-mulai-membaik-AgjY2YyCNe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia Alami Resesi. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304528/resmi-resesi-kepala-bps-ekonomi-ri-mulai-membaik-AgjY2YyCNe.jpg</image><title>Indonesia Alami Resesi. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 masih mengalami kontraksi. Ekonomi Indonesia minus 3,49%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meski mengalami kontraksi, tetapi tidak sedalam pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020.
&quot;Grafik mulai mengangkat dari minus 5,3% menjadi minus 3,4. Ada perbaikan. Masih kontraksi tapi tidak dalam, jadi harus terus dijaga dengan semangat,&quot; ujarnya, Jakarta, Kamis (5/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bila dilihat dari struktur PDB pada kuartal III-2020. Di mana 64,13% PDB berasal dari industri, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambangan. Dari 17 lapangan usaha, ada 7 sektor usaha yang tumbuh positif.
&quot;Kecuali sektor infokom, jasa kesehatan dan pengadaan air. Sektor positif pertanian, administrasi pemerintah, real sestate hingga jasa pendidikan,&quot; tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi RI kuartal III-2020 akan lebih baik. Dibandingkan kuartal II-2020 yang notabene posisi terendah.
&quot;Jadi kita berharap di kuartal III-2020 akan lebih baik dibanding kuartal II. Sehingga secara tren kita positif meski pertumbuhan masih negatif,&quot; ujar dia dalam webinar.
Dia menjelaskan, harapan untuk ekonomi menuju tren positif ada. Pasalnya ekonomi Indonesia saat ini mulai mengalami pemulihan, meski sempat menurun kembali saat PSBB jilid II dilakukan.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi triwulan III-2020 masih mengalami kontraksi. Ekonomi Indonesia minus 3,49%.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meski mengalami kontraksi, tetapi tidak sedalam pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020.
&quot;Grafik mulai mengangkat dari minus 5,3% menjadi minus 3,4. Ada perbaikan. Masih kontraksi tapi tidak dalam, jadi harus terus dijaga dengan semangat,&quot; ujarnya, Jakarta, Kamis (5/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MjYvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Bila dilihat dari struktur PDB pada kuartal III-2020. Di mana 64,13% PDB berasal dari industri, pertanian, perdagangan, konstruksi dan pertambangan. Dari 17 lapangan usaha, ada 7 sektor usaha yang tumbuh positif.
&quot;Kecuali sektor infokom, jasa kesehatan dan pengadaan air. Sektor positif pertanian, administrasi pemerintah, real sestate hingga jasa pendidikan,&quot; tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi RI kuartal III-2020 akan lebih baik. Dibandingkan kuartal II-2020 yang notabene posisi terendah.
&quot;Jadi kita berharap di kuartal III-2020 akan lebih baik dibanding kuartal II. Sehingga secara tren kita positif meski pertumbuhan masih negatif,&quot; ujar dia dalam webinar.
Dia menjelaskan, harapan untuk ekonomi menuju tren positif ada. Pasalnya ekonomi Indonesia saat ini mulai mengalami pemulihan, meski sempat menurun kembali saat PSBB jilid II dilakukan.</content:encoded></item></channel></rss>
