<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Masuk Jurang Resesi, Orang Miskin Makin Banyak</title><description>Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai efek resesi yang dialami Indonesia akan membuat ekonomi Indonesia tertekan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304644/indonesia-masuk-jurang-resesi-orang-miskin-makin-banyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304644/indonesia-masuk-jurang-resesi-orang-miskin-makin-banyak"/><item><title>Indonesia Masuk Jurang Resesi, Orang Miskin Makin Banyak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304644/indonesia-masuk-jurang-resesi-orang-miskin-makin-banyak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304644/indonesia-masuk-jurang-resesi-orang-miskin-makin-banyak</guid><pubDate>Kamis 05 November 2020 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304644/indonesia-masuk-jurang-resesi-orang-miskin-makin-banyak-4l98dNB71D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemiskinan (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304644/indonesia-masuk-jurang-resesi-orang-miskin-makin-banyak-4l98dNB71D.jpg</image><title>Kemiskinan (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai efek resesi yang dialami Indonesia akan membuat ekonomi Indonesia tertekan. BPS melaporkan ekonomi Indonesia tertekan minus 3,49%.
&quot;Turunnya pendapatan di kelompok masyarakat menengah dan bawah secara signifikan. Akan ada orang miskin baru,&quot; kata Bhima di Jakarta, Kamis (5/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dear Orang Kaya, Enggak Mau Bantu Selamatkan Ekonomi RI?
Kata dia, desa akan jadi tempat migrasi pengangguran dari kawasan industri ke daerah-daerah karena gelombang PHK massal. Angkatan kerja baru makin sulit bersaing karena lowongan kerja menurun, sementara perusahaan kalaupun lakukan rekruitment akan prioritaskan karyawan lama yang sudah berpengalaman.
&quot;Masyarakat cenderung berhemat untuk membeli barang sekunder dan tersier. Fokus hanya pada barang kebutuhan pokok dan kesehatan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNS82Ny8xMjQxMzIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Konflik sosial di masyarakat bisa meningkat karena ketimpangan semakin lebar. Orang kaya bisa tetap survive selain karena aset masih cukup juga karena digitalisasi.
&quot;Sementara kelas menengah rentan miskin tidak semua dapat melakukan WFH, di saat yang bersamaan pendapatan menurun,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira menilai efek resesi yang dialami Indonesia akan membuat ekonomi Indonesia tertekan. BPS melaporkan ekonomi Indonesia tertekan minus 3,49%.
&quot;Turunnya pendapatan di kelompok masyarakat menengah dan bawah secara signifikan. Akan ada orang miskin baru,&quot; kata Bhima di Jakarta, Kamis (5/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dear Orang Kaya, Enggak Mau Bantu Selamatkan Ekonomi RI?
Kata dia, desa akan jadi tempat migrasi pengangguran dari kawasan industri ke daerah-daerah karena gelombang PHK massal. Angkatan kerja baru makin sulit bersaing karena lowongan kerja menurun, sementara perusahaan kalaupun lakukan rekruitment akan prioritaskan karyawan lama yang sudah berpengalaman.
&quot;Masyarakat cenderung berhemat untuk membeli barang sekunder dan tersier. Fokus hanya pada barang kebutuhan pokok dan kesehatan,&quot; katanya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNS82Ny8xMjQxMzIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Konflik sosial di masyarakat bisa meningkat karena ketimpangan semakin lebar. Orang kaya bisa tetap survive selain karena aset masih cukup juga karena digitalisasi.
&quot;Sementara kelas menengah rentan miskin tidak semua dapat melakukan WFH, di saat yang bersamaan pendapatan menurun,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
