<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arahan Jokowi Terbukti Pulihkan Ekonomi Indonesia</title><description>Perekonomian Indonesia telah mengalami banyak perbaikan dan kemajuan dibandingkan dengan kuartal II-2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304699/arahan-jokowi-terbukti-pulihkan-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304699/arahan-jokowi-terbukti-pulihkan-ekonomi-indonesia"/><item><title>Arahan Jokowi Terbukti Pulihkan Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304699/arahan-jokowi-terbukti-pulihkan-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/05/320/2304699/arahan-jokowi-terbukti-pulihkan-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Kamis 05 November 2020 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304699/arahan-jokowi-terbukti-pulihkan-ekonomi-indonesia-Xd7xCVUSrN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/05/320/2304699/arahan-jokowi-terbukti-pulihkan-ekonomi-indonesia-Xd7xCVUSrN.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Perekonomian Indonesia telah mengalami banyak perbaikan dan kemajuan dibandingkan dengan kuartal II-2020. Hal ini karena ada faktor belanja pemerintah, menopang pelemahan di sektor konsumsi maupun investasi.

Sebelumnya BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III terkontraksi minus 3,49%. Kontraksi ini mengecil dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal II yakni minus 5,32%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Indonesia Masuk Jurang Resesi, Pengusaha Ngapain?
&amp;ldquo;Arahan Presiden Jokowi yang terus-menerus terhadap para menteri untuk mengefektifkan anggaran terbukti mampu memulihkan perekonomian,&amp;rdquo; kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2020).

Selain itu Arif juga mengatakan bahwa program penanganan covid dan pemulihan ekonomi (PEN) yang digulirkan pemerintah terbukti efektif.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Begini Cara agar Resesi Indonesia Tak Berlanjut
&amp;ldquo;Terbukti dalam membalikan pelemahan ekonomi yang sempat dialami Indonesia sejak awal pandemi, Maret 2020,&amp;rdquo; tuturnya.

Selain itu belanja pemerintah di kuartal III ini juga mengalami pertumbuhan 9,76%. Dimana hal ini memberi kontribusi senilai 9,69% terhadap output perekonomian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI Resesi, Menko Airlangga: Lebih Baik dari Malaysia dan India
&amp;ldquo;Pemerintah sendiri, hingga kuartal III 2020 telah membelanjakan APBN senilai Rp1.840,9 triliun atau 67,2% dari total belanja negara. Angka ini naik 15,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu,&amp;rdquo; tuturnya.

Arif mengatakan pada kuartal IV sisa anggaran akan terus disalurkan untuk menstimulasi perekonomian.

&amp;ldquo;Kita optimis, pemulihan ekonomi akan berada di trek yang tepat dan Indonesia bisa. Apalagi, sektor-sektor tertentu kini telah mulai bergerak. Dan itu dapat  tercermin dari indeks keyakinan konsumen dan indeks manufaktur yang kian membaik,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perekonomian Indonesia telah mengalami banyak perbaikan dan kemajuan dibandingkan dengan kuartal II-2020. Hal ini karena ada faktor belanja pemerintah, menopang pelemahan di sektor konsumsi maupun investasi.

Sebelumnya BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III terkontraksi minus 3,49%. Kontraksi ini mengecil dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal II yakni minus 5,32%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Indonesia Masuk Jurang Resesi, Pengusaha Ngapain?
&amp;ldquo;Arahan Presiden Jokowi yang terus-menerus terhadap para menteri untuk mengefektifkan anggaran terbukti mampu memulihkan perekonomian,&amp;rdquo; kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/11/2020).

Selain itu Arif juga mengatakan bahwa program penanganan covid dan pemulihan ekonomi (PEN) yang digulirkan pemerintah terbukti efektif.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Begini Cara agar Resesi Indonesia Tak Berlanjut
&amp;ldquo;Terbukti dalam membalikan pelemahan ekonomi yang sempat dialami Indonesia sejak awal pandemi, Maret 2020,&amp;rdquo; tuturnya.

Selain itu belanja pemerintah di kuartal III ini juga mengalami pertumbuhan 9,76%. Dimana hal ini memberi kontribusi senilai 9,69% terhadap output perekonomian.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI Resesi, Menko Airlangga: Lebih Baik dari Malaysia dan India
&amp;ldquo;Pemerintah sendiri, hingga kuartal III 2020 telah membelanjakan APBN senilai Rp1.840,9 triliun atau 67,2% dari total belanja negara. Angka ini naik 15,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 lalu,&amp;rdquo; tuturnya.

Arif mengatakan pada kuartal IV sisa anggaran akan terus disalurkan untuk menstimulasi perekonomian.

&amp;ldquo;Kita optimis, pemulihan ekonomi akan berada di trek yang tepat dan Indonesia bisa. Apalagi, sektor-sektor tertentu kini telah mulai bergerak. Dan itu dapat  tercermin dari indeks keyakinan konsumen dan indeks manufaktur yang kian membaik,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
