<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Angka Pengangguran Tembus 9,7 Juta Orang, Bu Menaker Bagaimana Nih?</title><description>Angka pengangguran di Indonesia melonjak 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang pada kuartal III-2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/320/2305395/angka-pengangguran-tembus-9-7-juta-orang-bu-menaker-bagaimana-nih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/320/2305395/angka-pengangguran-tembus-9-7-juta-orang-bu-menaker-bagaimana-nih"/><item><title>   Angka Pengangguran Tembus 9,7 Juta Orang, Bu Menaker Bagaimana Nih?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/320/2305395/angka-pengangguran-tembus-9-7-juta-orang-bu-menaker-bagaimana-nih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/320/2305395/angka-pengangguran-tembus-9-7-juta-orang-bu-menaker-bagaimana-nih</guid><pubDate>Jum'at 06 November 2020 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/06/320/2305395/angka-pengangguran-tembus-9-7-juta-orang-bu-menaker-bagaimana-nih-rln1E3lqL2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menaker soal Pengangguran (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/06/320/2305395/angka-pengangguran-tembus-9-7-juta-orang-bu-menaker-bagaimana-nih-rln1E3lqL2.jpg</image><title>Menaker soal Pengangguran (Foto: Okezone)</title></images><description>SIDOARJO - Angka pengangguran di Indonesia melonjak 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang pada kuartal III-2020. Apa tanggapan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah?

&quot;Bulan Februari 2020 pengangguran kita turun menjadi 6,9 juta orang. Karena pandemi Covid-19, ini data yang ada di Kemnaker yang terdata ada 2,1 juta orang,&quot; ujar Ida di sela kunjungan kerjanya di Sidoarjo, Jumat (6/11/2020).

Ida mengakui, angka pengangguran ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi karena pandemi Covid-19 ini berdampak sangat besar terhadap sektor ketenagakerjaan.

&quot;Kita banyak melakukan mitigasi untuk mengatasi dampak dari Covid-19 ini, program-program yang dilakukan oleh pemerintah tidak hanya ada di Kemnaker, tapi juga diluar Kemnaker,&quot; terangnya.

Program-program tersebut antara lain program padat karya yang diperluas, seperti program padat karya yang ada Kementerian PUPR dan Kementerian Desa.

&quot;Di Kemnaker sendiri, di samping kita terus melakukan program peningkatan kompetensi melalui  pelatihan-pelatihan, kami juga memperluas kegiatan perluasan kesempatan kerja, memperbanyak pelatihan-pelatihan kewirausahaan untuk mengisi kekosongan banyaknya kesempatan kerja yang berkurang, pasar kerja yang belum begitu optimis, maka pilihan yang kita dorong memperbanyak pelatihan-pelatihan kewirausahaan,&quot; papar Ida.

Untuk menangani Covid-19 ini, Kemnaker juga memberikan program jaring pengaman sosial, program padat karya produktif, padat karya infrastruktur, dan pelatihan kewirausahaan baik yang dilakukan di BLK maupun yang dilakukan secara langsung kelompok masyarakat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNS82Ny8xMjQxMzIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran semakin bertambah karena Covid-19. Pengangguran naik 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang pada kuartal III-2020.Rinciannya terdapat 29,12 juta orang (14,28% penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19, terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (2,56 juta orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (0,76 juta orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,77 juta orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (24,03 juta orang).Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 7,07% , meningkat 1,84% poin dibandingkan dengan Agustus 2019.&quot;Ini meningkat 1,84% poin dibandingkan dengan Agustus 2019,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (5/11/2020).</description><content:encoded>SIDOARJO - Angka pengangguran di Indonesia melonjak 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang pada kuartal III-2020. Apa tanggapan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah?

&quot;Bulan Februari 2020 pengangguran kita turun menjadi 6,9 juta orang. Karena pandemi Covid-19, ini data yang ada di Kemnaker yang terdata ada 2,1 juta orang,&quot; ujar Ida di sela kunjungan kerjanya di Sidoarjo, Jumat (6/11/2020).

Ida mengakui, angka pengangguran ini mengalami kenaikan yang cukup tinggi karena pandemi Covid-19 ini berdampak sangat besar terhadap sektor ketenagakerjaan.

&quot;Kita banyak melakukan mitigasi untuk mengatasi dampak dari Covid-19 ini, program-program yang dilakukan oleh pemerintah tidak hanya ada di Kemnaker, tapi juga diluar Kemnaker,&quot; terangnya.

Program-program tersebut antara lain program padat karya yang diperluas, seperti program padat karya yang ada Kementerian PUPR dan Kementerian Desa.

&quot;Di Kemnaker sendiri, di samping kita terus melakukan program peningkatan kompetensi melalui  pelatihan-pelatihan, kami juga memperluas kegiatan perluasan kesempatan kerja, memperbanyak pelatihan-pelatihan kewirausahaan untuk mengisi kekosongan banyaknya kesempatan kerja yang berkurang, pasar kerja yang belum begitu optimis, maka pilihan yang kita dorong memperbanyak pelatihan-pelatihan kewirausahaan,&quot; papar Ida.

Untuk menangani Covid-19 ini, Kemnaker juga memberikan program jaring pengaman sosial, program padat karya produktif, padat karya infrastruktur, dan pelatihan kewirausahaan baik yang dilakukan di BLK maupun yang dilakukan secara langsung kelompok masyarakat.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNS82Ny8xMjQxMzIvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran semakin bertambah karena Covid-19. Pengangguran naik 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang pada kuartal III-2020.Rinciannya terdapat 29,12 juta orang (14,28% penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19, terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (2,56 juta orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (0,76 juta orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,77 juta orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (24,03 juta orang).Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Agustus 2020 sebesar 7,07% , meningkat 1,84% poin dibandingkan dengan Agustus 2019.&quot;Ini meningkat 1,84% poin dibandingkan dengan Agustus 2019,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (5/11/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
