<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jack Ma, Orang Terkaya China yang Makin Tajir Melintir</title><description>Pendiri Alibaba Group, Jack Ma tercatat menjadi orang terkaya di China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305119/jack-ma-orang-terkaya-china-yang-makin-tajir-melintir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305119/jack-ma-orang-terkaya-china-yang-makin-tajir-melintir"/><item><title>Jack Ma, Orang Terkaya China yang Makin Tajir Melintir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305119/jack-ma-orang-terkaya-china-yang-makin-tajir-melintir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305119/jack-ma-orang-terkaya-china-yang-makin-tajir-melintir</guid><pubDate>Jum'at 06 November 2020 09:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/06/455/2305119/jack-ma-orang-terkaya-china-yang-makin-tajir-melintir-kAfpUCk8Xm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jack Ma (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/06/455/2305119/jack-ma-orang-terkaya-china-yang-makin-tajir-melintir-kAfpUCk8Xm.jpg</image><title>Jack Ma (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Pendiri Alibaba Group, Jack Ma tercatat menjadi orang terkaya di China. Kini, kekayaannya tercatat mencapai USD64,5 miliar atau setara Rp 920 triliun (kurs Rp14.274 per USD).
IPO Alibaba tahun 2014 di New York mencatat rekor sebagai penawaran saham publik terbesar di dunia, yakni mengumpulkan USD25 miliar.
Pada September 2019, mantan guru bahasa Inggris mengundurkan diri sebagai executive chairman Alibaba dan digantikan oleh CEO Yong Zhang yang juga dikenal sebagai Daniel Zhang.
Baca juga: Orang Tajir di Inggris Pasang Taruhan Rp18,7 Miliar untuk Hasil Pilpres AS
Dia juga pemegang saham individu terbesar dari raksasa fintech Ant Group. Namun sayangnya, rencana IPO di Bursa Shanghai dan Hongkong terpaksa ditunda pada 3 November 2020.
Investasi Ma di luar Alibaba termasuk saham di perusahaan media dan hiburan China, Huayi Brothers.
Sebagai seorang pengusaha, Jack Ma ternyata tidak mudah mencapai kesuksesan. Dia harus menggembleng dirinya sendiri dengan keras agar bisa seperti sekarang ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Berikut ini adalah kepribadian miliarder ini yang diterapkan dalam menjalani hidup hingga akhirnya bisa mencapai kesuksesan, seperti dia ungkapkan dalam sebuah video yang beredar.
1. Belajar Bahasa Inggris secara otodidak
&amp;ldquo;Saya belajar Bahasa Inggris secara otodidak. Dan saya juga berusaha untuk belajar sendiri bagaimana caranya menjadi seorang programer komputer, sampai sekarang saya tidak tahu bagaimana caranya&amp;rdquo;.
2. Khawatir tentang masa depannya
&amp;ldquo;Sama seperti anda semua di sini, kita semua khawatir tentang masa depan. Saya tidak mempunyai ayah yang katya. Juga saya bukan dari keluarga bependidikan tinggi&amp;rdquo;.3. Hadapi kegagalan dengan biasa
&amp;ldquo;Saya tiga kali mencoba masuk ke universitas dan semuanya gagal.  Akhirnya saya masuk ke sekolah keguruan, yang menempati peringkat tiga  dari empat dari kampus yang ada. Tapi saya menganggap itu adalah  universitas terbaik , lebih baik dari Harvard. Saya ikut ujian masuk di  Harvard sepuluh kali. Semuanya gagal, mereka tidak mau melihat muka  saya. Menurut saya itu adalah normal&amp;rdquo;.
4. Frustasi
&amp;ldquo;Saya percaya walau sangat sulit sekali kondisinya saat itu, saya  sangat frustasi karena saya mengajar di universitas, dan saya dibayar  hanya USD10 per bulan. Itu sangat tidak mudah&amp;rdquo;.
5. Tidak menganggap diri sendiri pintar
&amp;ldquo;Jadi itu adalah pengalaman yang pahit. dan saya tidak pernah  berpikir bahwa saya pintar. Tidak ada yang percaya saya bisa menjadi  orang sukses, karena semua orang berkata 'orang ini berpikir berbeda'&amp;rdquo;.
6. Percaya diri
&amp;ldquo;Saya percaya ada sesuatu menunggu saya, saya harus bekerja keras  untuk membuktikan kepada diri sendiri. Pada 1994, saya berdiskusi, saya  akan melakukan sesuatu yang disebut dengan internet, dan 23 orang dalam  diskusi itu menentang saya. Mereka bilang itu adalah ide bodoh, kita  tidak pernah mendengar apa itu internet. anda tidak tahu apa-apa tentang  komputer. Apa yang akan anda lakukan dengan komputer. jadi semuanya  tidak sepakat. Seperti yang saya katakan saya mempercayainya. Karena  saya melihat internet pada 1994, ketika saya pergi ke AS. saya berpikir  internet akan menjadi besar. Tapi sata tidak menyangka akan sebesar ini.  orang bilang saya memiliki visi&amp;rdquo;.
7. Menciptakan peluang sendiri
&amp;ldquo;Saya hanya ingin mencari pekerjaan, karena saya tidak mempunyai  pekerjaan maka saya membuat usaha sendiri. itu adalah sejarahnya.  Setelah berjalan selama 15 tahun, kami mempunyai web Alibaba Group,  TMall Group, Tabao Group, Alipay. Dan orang-orang bertanya bagaimana  anda membuatnya? Mengapa ini dibuat? Mengapa berhasil mendapatkan  peluang itu? Saya berfikir semua orang sama hari ini. Jack di mana  peluangnya? Saya tidak mempunyai pekerjaan. Saya tidak punya ini, saya  tidak punya itu&amp;rdquo;.</description><content:encoded>JAKARTA - Pendiri Alibaba Group, Jack Ma tercatat menjadi orang terkaya di China. Kini, kekayaannya tercatat mencapai USD64,5 miliar atau setara Rp 920 triliun (kurs Rp14.274 per USD).
IPO Alibaba tahun 2014 di New York mencatat rekor sebagai penawaran saham publik terbesar di dunia, yakni mengumpulkan USD25 miliar.
Pada September 2019, mantan guru bahasa Inggris mengundurkan diri sebagai executive chairman Alibaba dan digantikan oleh CEO Yong Zhang yang juga dikenal sebagai Daniel Zhang.
Baca juga: Orang Tajir di Inggris Pasang Taruhan Rp18,7 Miliar untuk Hasil Pilpres AS
Dia juga pemegang saham individu terbesar dari raksasa fintech Ant Group. Namun sayangnya, rencana IPO di Bursa Shanghai dan Hongkong terpaksa ditunda pada 3 November 2020.
Investasi Ma di luar Alibaba termasuk saham di perusahaan media dan hiburan China, Huayi Brothers.
Sebagai seorang pengusaha, Jack Ma ternyata tidak mudah mencapai kesuksesan. Dia harus menggembleng dirinya sendiri dengan keras agar bisa seperti sekarang ini.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8wNi80LzEyMzE0Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Berikut ini adalah kepribadian miliarder ini yang diterapkan dalam menjalani hidup hingga akhirnya bisa mencapai kesuksesan, seperti dia ungkapkan dalam sebuah video yang beredar.
1. Belajar Bahasa Inggris secara otodidak
&amp;ldquo;Saya belajar Bahasa Inggris secara otodidak. Dan saya juga berusaha untuk belajar sendiri bagaimana caranya menjadi seorang programer komputer, sampai sekarang saya tidak tahu bagaimana caranya&amp;rdquo;.
2. Khawatir tentang masa depannya
&amp;ldquo;Sama seperti anda semua di sini, kita semua khawatir tentang masa depan. Saya tidak mempunyai ayah yang katya. Juga saya bukan dari keluarga bependidikan tinggi&amp;rdquo;.3. Hadapi kegagalan dengan biasa
&amp;ldquo;Saya tiga kali mencoba masuk ke universitas dan semuanya gagal.  Akhirnya saya masuk ke sekolah keguruan, yang menempati peringkat tiga  dari empat dari kampus yang ada. Tapi saya menganggap itu adalah  universitas terbaik , lebih baik dari Harvard. Saya ikut ujian masuk di  Harvard sepuluh kali. Semuanya gagal, mereka tidak mau melihat muka  saya. Menurut saya itu adalah normal&amp;rdquo;.
4. Frustasi
&amp;ldquo;Saya percaya walau sangat sulit sekali kondisinya saat itu, saya  sangat frustasi karena saya mengajar di universitas, dan saya dibayar  hanya USD10 per bulan. Itu sangat tidak mudah&amp;rdquo;.
5. Tidak menganggap diri sendiri pintar
&amp;ldquo;Jadi itu adalah pengalaman yang pahit. dan saya tidak pernah  berpikir bahwa saya pintar. Tidak ada yang percaya saya bisa menjadi  orang sukses, karena semua orang berkata 'orang ini berpikir berbeda'&amp;rdquo;.
6. Percaya diri
&amp;ldquo;Saya percaya ada sesuatu menunggu saya, saya harus bekerja keras  untuk membuktikan kepada diri sendiri. Pada 1994, saya berdiskusi, saya  akan melakukan sesuatu yang disebut dengan internet, dan 23 orang dalam  diskusi itu menentang saya. Mereka bilang itu adalah ide bodoh, kita  tidak pernah mendengar apa itu internet. anda tidak tahu apa-apa tentang  komputer. Apa yang akan anda lakukan dengan komputer. jadi semuanya  tidak sepakat. Seperti yang saya katakan saya mempercayainya. Karena  saya melihat internet pada 1994, ketika saya pergi ke AS. saya berpikir  internet akan menjadi besar. Tapi sata tidak menyangka akan sebesar ini.  orang bilang saya memiliki visi&amp;rdquo;.
7. Menciptakan peluang sendiri
&amp;ldquo;Saya hanya ingin mencari pekerjaan, karena saya tidak mempunyai  pekerjaan maka saya membuat usaha sendiri. itu adalah sejarahnya.  Setelah berjalan selama 15 tahun, kami mempunyai web Alibaba Group,  TMall Group, Tabao Group, Alipay. Dan orang-orang bertanya bagaimana  anda membuatnya? Mengapa ini dibuat? Mengapa berhasil mendapatkan  peluang itu? Saya berfikir semua orang sama hari ini. Jack di mana  peluangnya? Saya tidak mempunyai pekerjaan. Saya tidak punya ini, saya  tidak punya itu&amp;rdquo;.</content:encoded></item></channel></rss>
