<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanaman Lidah Mertua Dijual Rp350 Juta, Siapa yang Beli?</title><description>Selama pandemic covid-19, hobi tanaman hias digandrungi oleh masyarakat. Sebut saja tanaman janda bolong hingga lidah mertua.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305380/tanaman-lidah-mertua-dijual-rp350-juta-siapa-yang-beli</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305380/tanaman-lidah-mertua-dijual-rp350-juta-siapa-yang-beli"/><item><title>Tanaman Lidah Mertua Dijual Rp350 Juta, Siapa yang Beli?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305380/tanaman-lidah-mertua-dijual-rp350-juta-siapa-yang-beli</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/06/455/2305380/tanaman-lidah-mertua-dijual-rp350-juta-siapa-yang-beli</guid><pubDate>Jum'at 06 November 2020 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Hari Tambayong</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/06/455/2305380/tanaman-lidah-mertua-dijual-rp350-juta-siapa-yang-beli-IXKxyHm85d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lidah Mertua (Foto: Hari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/06/455/2305380/tanaman-lidah-mertua-dijual-rp350-juta-siapa-yang-beli-IXKxyHm85d.jpg</image><title>Lidah Mertua (Foto: Hari/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Booming tanaman hias membuat harga beberapa jenis meroket. Selama pandemic covid-19, hobi tanaman hias digandrungi oleh masyarakat. Sebut saja tanaman janda bolong, lidah mertua hingga kuping gajah.
Baca Juga: Mulai Bisnis Takut Gagal? Sering-Sering Nongkrong Bareng Pengusaha
Tingginya minat membuat kontes tanaman hias di Surabaya diikuti ratusan peserta. Mereka mengikuti kontes tanaman hias jenis Sansevieria atau yang lebih dikenal di kalangan masyarakat dengan nama Lidah Mertua.
Tanaman Lidah Mertua kini banyak dikoleksi oleh masyarakat di tengah pandemi Covid-19 sebagai tanaman hias di rumah. Selain bentuknya yang indah, unik dan lucu, tanaman Sansevieria ini juga memiliki banyak manfaat, yakni menyerap polutan di sekitarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMC80LzEyMzU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dalam kontes itu terdapat satu Lidah Mertua yang berhasil menyedot perhatian para kontestan. Pasalnya, ada satu di antara tanaman yang dipajang terdapat harga jual yang fantastis, yaitu mencapai Rp350 juta.
Ketua Panitia Kontes Lidah Mertua Lutfi menjelaskan, tanaman Sansevieria yang dijual dengan harga Rp350 juta itu milik Seorang kolektor asal Surabaya bernama Sentot Didik Purnomo. Tanaman itu dijual hingga ratusan juta rupiah karena memiliki corak warna yang tak dimiliki Lidah Mertua lainnya atau terbilang langka.&amp;ldquo;Kalau di kelas varigata penilaian dari warna corak kesehatan taman  perform keserasian dengan pot semua dinilai. Karena pembentukan tidak  mudah kesehatan tanaman bisa membuktikan perawatan seseorang. Saat ini  masih sangat luar biasa dan bermunculan pemula sudah mulai merambah  Sansevieria tanaman boleh dibilang kelas atau bawah kita sering  kehabisan stok kesulitan cari barang,&amp;rdquo; kata Lutfi di Surabaya.
Sementara itu, Nita seorang pencinta tanaman Lidah Mertua menyebut,  dalam kontes ini ada beberapa penilaian dari dewan juri, yakni warna,  corak, kesehatan tanaman, performa, atau keserasian tanaman dengan pot.  Sejumlah pecinta tanaman ini mengaku tertarik, karena perawatannya  gampang, juga harga jualnya bisa mencapai ratusan juta rupiah.
&amp;ldquo;Ya, sekarang kan tanaman banyak diminati wanita-wanita. Kalau untuk  ini lebih ke varian warna gitu, enggak terlalu sih, kurang lebih 3  bulan, mungkin,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Booming tanaman hias membuat harga beberapa jenis meroket. Selama pandemic covid-19, hobi tanaman hias digandrungi oleh masyarakat. Sebut saja tanaman janda bolong, lidah mertua hingga kuping gajah.
Baca Juga: Mulai Bisnis Takut Gagal? Sering-Sering Nongkrong Bareng Pengusaha
Tingginya minat membuat kontes tanaman hias di Surabaya diikuti ratusan peserta. Mereka mengikuti kontes tanaman hias jenis Sansevieria atau yang lebih dikenal di kalangan masyarakat dengan nama Lidah Mertua.
Tanaman Lidah Mertua kini banyak dikoleksi oleh masyarakat di tengah pandemi Covid-19 sebagai tanaman hias di rumah. Selain bentuknya yang indah, unik dan lucu, tanaman Sansevieria ini juga memiliki banyak manfaat, yakni menyerap polutan di sekitarnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yMC80LzEyMzU0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dalam kontes itu terdapat satu Lidah Mertua yang berhasil menyedot perhatian para kontestan. Pasalnya, ada satu di antara tanaman yang dipajang terdapat harga jual yang fantastis, yaitu mencapai Rp350 juta.
Ketua Panitia Kontes Lidah Mertua Lutfi menjelaskan, tanaman Sansevieria yang dijual dengan harga Rp350 juta itu milik Seorang kolektor asal Surabaya bernama Sentot Didik Purnomo. Tanaman itu dijual hingga ratusan juta rupiah karena memiliki corak warna yang tak dimiliki Lidah Mertua lainnya atau terbilang langka.&amp;ldquo;Kalau di kelas varigata penilaian dari warna corak kesehatan taman  perform keserasian dengan pot semua dinilai. Karena pembentukan tidak  mudah kesehatan tanaman bisa membuktikan perawatan seseorang. Saat ini  masih sangat luar biasa dan bermunculan pemula sudah mulai merambah  Sansevieria tanaman boleh dibilang kelas atau bawah kita sering  kehabisan stok kesulitan cari barang,&amp;rdquo; kata Lutfi di Surabaya.
Sementara itu, Nita seorang pencinta tanaman Lidah Mertua menyebut,  dalam kontes ini ada beberapa penilaian dari dewan juri, yakni warna,  corak, kesehatan tanaman, performa, atau keserasian tanaman dengan pot.  Sejumlah pecinta tanaman ini mengaku tertarik, karena perawatannya  gampang, juga harga jualnya bisa mencapai ratusan juta rupiah.
&amp;ldquo;Ya, sekarang kan tanaman banyak diminati wanita-wanita. Kalau untuk  ini lebih ke varian warna gitu, enggak terlalu sih, kurang lebih 3  bulan, mungkin,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
