<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Krakatau Steel Ekspor Pipa Baja ke Australia</title><description>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya telah berhasil melakukan ekspor produk pipa baja ke Australia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/278/2307352/krakatau-steel-ekspor-pipa-baja-ke-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/278/2307352/krakatau-steel-ekspor-pipa-baja-ke-australia"/><item><title>Krakatau Steel Ekspor Pipa Baja ke Australia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/278/2307352/krakatau-steel-ekspor-pipa-baja-ke-australia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/278/2307352/krakatau-steel-ekspor-pipa-baja-ke-australia</guid><pubDate>Selasa 10 November 2020 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/10/278/2307352/krakatau-steel-ekspor-pipa-baja-ke-australia-u5uJIU6R3P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Baja Pipa (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/10/278/2307352/krakatau-steel-ekspor-pipa-baja-ke-australia-u5uJIU6R3P.jpg</image><title>Baja Pipa (Shutterstock)</title></images><description>CILEGON - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya yang bergerak di bidang Manufakturing Pipa Baja dan Jasa Aplikasi Pelapisan Anti Korosi, PT KHI Pipe Industries (PT KHI) telah berhasil melakukan ekspor produk pipa baja ke Australia.

Pengiriman perdana telah dilakukan belum lama ini dari fasilitas produk PT KHI. Untuk tahap pertama dikirim sebanyak 1.880 ton ini dari total pengiriman sebanyak 4.370 ton.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Baja Global Mulai Naik, Bagaimana Indonesia?
Direktur Utama PT KHI Utomo Nugroho mengatakan, pihaknya menyuplai pipa baja dengan ukuran diameter 1.500 mm tebal 25 mm dan panjang 50 m yang akan digunakan untuk konstruksi dermaga di HMAS Coonawarra yang merupakan sebuah pangkalan Angkatan Laut Australia di kota Darwin, Northern Territory. Seluruh bahan baku utama produk pipa baja dengan spesifikasi BS EN 10219 S355JO ini menggunakan hot rolled coil (HRC) milik PT KS.

&amp;ldquo;Di tengah banyaknya industri yang kesulitan untuk bertahan akibat terkena imbas pandemi Covid-19, KHI dapat menunjukkan performansi yang baik, salah satunya dengan berhasil melakukan pengiriman ekspor perdana milik McConnell Dowell Constructors (Aust) Pty Ltd&amp;rdquo;, ungkap Utomo dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (10/11/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ketika Kekuatan Baja Runtuh akibat Covid-19
Ia menambahkan, produksi pipa baja untuk proyek ekspor ini menjadi keberhasilan tersendiri dikarenakan spesifikasi yang disyaratkan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi baik dari segi pengujian, dimensi dan ketebalan yang berada pada batas maksimum kapasitas mesin yang dimiliki oleh PT KHI dan PT KS. Selain itu adanya serangkaian tahapan pengujian yang dilakukan oleh pihak ketiga juga menjadi tantangan tersendiri bagi PT KHI.Utomo Nugroho Direktur Utama KHI dalam sambutannya menyampaikan rasa  syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh karyawan di dalam  penyelesaian produksi Proyek McConnell Dowell ini.

&quot;Proses produksi pipa  dengan spesifikasi yang disyaratkan oleh customer cukup sulit akan  tetapi dengan kerjasama dan komunikasi tim yang baik, serta dukungan  dari Krakatau Steel sebagai Induk Perusahaan maka pengiriman dapat  dilakukan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas produk&amp;rdquo;, tutur  Utomo.</description><content:encoded>CILEGON - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melalui anak usahanya yang bergerak di bidang Manufakturing Pipa Baja dan Jasa Aplikasi Pelapisan Anti Korosi, PT KHI Pipe Industries (PT KHI) telah berhasil melakukan ekspor produk pipa baja ke Australia.

Pengiriman perdana telah dilakukan belum lama ini dari fasilitas produk PT KHI. Untuk tahap pertama dikirim sebanyak 1.880 ton ini dari total pengiriman sebanyak 4.370 ton.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Industri Baja Global Mulai Naik, Bagaimana Indonesia?
Direktur Utama PT KHI Utomo Nugroho mengatakan, pihaknya menyuplai pipa baja dengan ukuran diameter 1.500 mm tebal 25 mm dan panjang 50 m yang akan digunakan untuk konstruksi dermaga di HMAS Coonawarra yang merupakan sebuah pangkalan Angkatan Laut Australia di kota Darwin, Northern Territory. Seluruh bahan baku utama produk pipa baja dengan spesifikasi BS EN 10219 S355JO ini menggunakan hot rolled coil (HRC) milik PT KS.

&amp;ldquo;Di tengah banyaknya industri yang kesulitan untuk bertahan akibat terkena imbas pandemi Covid-19, KHI dapat menunjukkan performansi yang baik, salah satunya dengan berhasil melakukan pengiriman ekspor perdana milik McConnell Dowell Constructors (Aust) Pty Ltd&amp;rdquo;, ungkap Utomo dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (10/11/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ketika Kekuatan Baja Runtuh akibat Covid-19
Ia menambahkan, produksi pipa baja untuk proyek ekspor ini menjadi keberhasilan tersendiri dikarenakan spesifikasi yang disyaratkan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi baik dari segi pengujian, dimensi dan ketebalan yang berada pada batas maksimum kapasitas mesin yang dimiliki oleh PT KHI dan PT KS. Selain itu adanya serangkaian tahapan pengujian yang dilakukan oleh pihak ketiga juga menjadi tantangan tersendiri bagi PT KHI.Utomo Nugroho Direktur Utama KHI dalam sambutannya menyampaikan rasa  syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh karyawan di dalam  penyelesaian produksi Proyek McConnell Dowell ini.

&quot;Proses produksi pipa  dengan spesifikasi yang disyaratkan oleh customer cukup sulit akan  tetapi dengan kerjasama dan komunikasi tim yang baik, serta dukungan  dari Krakatau Steel sebagai Induk Perusahaan maka pengiriman dapat  dilakukan tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas produk&amp;rdquo;, tutur  Utomo.</content:encoded></item></channel></rss>
