<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Habib Rizieq Pulang, Bagaimana Nasib Rupiah?</title><description>Sentimen rupiah masih akan didominasi oleh faktor eksternal. Salah satunya mata uang garuda akan menguat pada dolar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307121/habib-rizieq-pulang-bagaimana-nasib-rupiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307121/habib-rizieq-pulang-bagaimana-nasib-rupiah"/><item><title>Habib Rizieq Pulang, Bagaimana Nasib Rupiah?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307121/habib-rizieq-pulang-bagaimana-nasib-rupiah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307121/habib-rizieq-pulang-bagaimana-nasib-rupiah</guid><pubDate>Selasa 10 November 2020 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307121/habib-rizieq-pulang-bagaimana-nasib-rupiah-aytXsHqNFR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307121/habib-rizieq-pulang-bagaimana-nasib-rupiah-aytXsHqNFR.jpg</image><title>Rupiah (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sentimen rupiah masih akan didominasi oleh faktor eksternal. Salah satunya mata uang garuda akan menguat pada dolar.

Namun jika ada gejolak pasar pada sentimen lokal akan membuat rupiah akan goyang. Seperti, Habib Rizieq yang pulang ke tanah air pada hari ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenangan Joe Biden Bakal Kuatkan Rupiah
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan agar sentimen pasar dalam bisa menjaga agar tidak membuat rupiah bergejolak.

&quot;Selama masih tidak ada gejolak dan masih terkendali,&quot; kata Ariston saat dihubungi MNC News Portal, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, rupiah masih berpotensi menguat hari ini mengikuti sentimen positif yang terjadi di indeks saham AS semalam dan Asia pagi ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Indonesia Resesi, Rupiah Justru Menguat Tajam
&quot;Sentimen positif, selain dari efek Biden, juga datang dari laporan pengujian vaksin dari Pfizer yang menunjukan efektifitas 90% dalam mencegah infeksi virus covid-19,&quot; bebernya.Lalu, tersedianya vaksin akan menghentikan pandemi covid-19 dengan  cepat yang menjadi sumber pelambatan ekonomi dunia.Indonesia menjadi  sasaran aliran masuk modal asing karena tingkat imbal hasil nya masih  lebih tinggi dibanding lainnya dan kondisi sospol yang stabil.

&quot;Rupiah masih ada ruang untuk menguat ke kisaran Rp14.000 dengan resisten di kisaran Rp14.150,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sentimen rupiah masih akan didominasi oleh faktor eksternal. Salah satunya mata uang garuda akan menguat pada dolar.

Namun jika ada gejolak pasar pada sentimen lokal akan membuat rupiah akan goyang. Seperti, Habib Rizieq yang pulang ke tanah air pada hari ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kemenangan Joe Biden Bakal Kuatkan Rupiah
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan agar sentimen pasar dalam bisa menjaga agar tidak membuat rupiah bergejolak.

&quot;Selama masih tidak ada gejolak dan masih terkendali,&quot; kata Ariston saat dihubungi MNC News Portal, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Menurutnya, rupiah masih berpotensi menguat hari ini mengikuti sentimen positif yang terjadi di indeks saham AS semalam dan Asia pagi ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Indonesia Resesi, Rupiah Justru Menguat Tajam
&quot;Sentimen positif, selain dari efek Biden, juga datang dari laporan pengujian vaksin dari Pfizer yang menunjukan efektifitas 90% dalam mencegah infeksi virus covid-19,&quot; bebernya.Lalu, tersedianya vaksin akan menghentikan pandemi covid-19 dengan  cepat yang menjadi sumber pelambatan ekonomi dunia.Indonesia menjadi  sasaran aliran masuk modal asing karena tingkat imbal hasil nya masih  lebih tinggi dibanding lainnya dan kondisi sospol yang stabil.

&quot;Rupiah masih ada ruang untuk menguat ke kisaran Rp14.000 dengan resisten di kisaran Rp14.150,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
