<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OJK Prediksi Orang Banyak Ngutang di Akhir Tahun</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis pertumbuhan kredit akan semakin meningkat menjelang akhir tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307396/ojk-prediksi-orang-banyak-ngutang-di-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307396/ojk-prediksi-orang-banyak-ngutang-di-akhir-tahun"/><item><title>OJK Prediksi Orang Banyak Ngutang di Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307396/ojk-prediksi-orang-banyak-ngutang-di-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307396/ojk-prediksi-orang-banyak-ngutang-di-akhir-tahun</guid><pubDate>Selasa 10 November 2020 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307396/ojk-prediksi-orang-banyak-ngutang-di-akhir-tahun-2XNyR8Mic1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307396/ojk-prediksi-orang-banyak-ngutang-di-akhir-tahun-2XNyR8Mic1.jpg</image><title>Rupiah (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis pertumbuhan kredit akan semakin meningkat menjelang akhir tahun. Apalagi, bisa mencapai 3% di akhir 2020.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan pertumbuhan kredit bisa mencapai tiga persen di akhir 2020, meski pada September 2020 baru di angka 0,12 persen.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Orang Kaya Tahan Belanja, Bos BCA Sebut Kredit Masih Lemah
&quot;Kredit sudah membaik bahwa pertumbuhan kredit bisa mencapai 3% akhir tahun ini,&quot; kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam video virtual, Selasa (10/11/2020).

Dirinya mengatakan, akan mendorong permintaan kredit. Karena itu, pertumbuhan kredit diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pertumbuhan Rendah, Bank Lebih Hati-Hati Salurkan Kredit
&quot;Tahun depan bisa kembali meski belum full normal, tapi sudah lebih tinggi dibandingkan 2020. Diperkirakan mencapai lima persen secara year on year (yoy) sampai akhir 2022,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy82Ny8xMjQwNTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ia menambahkan keberhasilan penanganan pandemi covid-19 juga  diprediksi mendorong pertumbuhan kredit ke depan. Lalu, pertumbuhan dana  pihak ketiga (DPK) juga bakal meningkat.

&quot;Apalagi banyak masyarakat yang fokus untuk saving, lantaran didukung  oleh layanan digital perbankan yang semakin baik,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis pertumbuhan kredit akan semakin meningkat menjelang akhir tahun. Apalagi, bisa mencapai 3% di akhir 2020.

Ketua OJK Wimboh Santoso mengatakan pertumbuhan kredit bisa mencapai tiga persen di akhir 2020, meski pada September 2020 baru di angka 0,12 persen.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Orang Kaya Tahan Belanja, Bos BCA Sebut Kredit Masih Lemah
&quot;Kredit sudah membaik bahwa pertumbuhan kredit bisa mencapai 3% akhir tahun ini,&quot; kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam video virtual, Selasa (10/11/2020).

Dirinya mengatakan, akan mendorong permintaan kredit. Karena itu, pertumbuhan kredit diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pertumbuhan Rendah, Bank Lebih Hati-Hati Salurkan Kredit
&quot;Tahun depan bisa kembali meski belum full normal, tapi sudah lebih tinggi dibandingkan 2020. Diperkirakan mencapai lima persen secara year on year (yoy) sampai akhir 2022,&quot; jelasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wMy82Ny8xMjQwNTMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ia menambahkan keberhasilan penanganan pandemi covid-19 juga  diprediksi mendorong pertumbuhan kredit ke depan. Lalu, pertumbuhan dana  pihak ketiga (DPK) juga bakal meningkat.

&quot;Apalagi banyak masyarakat yang fokus untuk saving, lantaran didukung  oleh layanan digital perbankan yang semakin baik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
