<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terbukti 90% Efektif, Menko Airlangga Kirim Sinyal RI Beli Vaksin Pfizer</title><description>BioNTech mengatakan uji coba skala besar vaksin yang mereka uji menunjukkan lebih dari 90% efektif dalam mencegah Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307453/terbukti-90-efektif-menko-airlangga-kirim-sinyal-ri-beli-vaksin-pfizer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307453/terbukti-90-efektif-menko-airlangga-kirim-sinyal-ri-beli-vaksin-pfizer"/><item><title>Terbukti 90% Efektif, Menko Airlangga Kirim Sinyal RI Beli Vaksin Pfizer</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307453/terbukti-90-efektif-menko-airlangga-kirim-sinyal-ri-beli-vaksin-pfizer</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/11/10/320/2307453/terbukti-90-efektif-menko-airlangga-kirim-sinyal-ri-beli-vaksin-pfizer</guid><pubDate>Selasa 10 November 2020 17:57 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307453/terbukti-90-efektif-menko-airlangga-kirim-sinyal-ri-beli-vaksin-pfizer-lXD0zNsqvJ.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/10/320/2307453/terbukti-90-efektif-menko-airlangga-kirim-sinyal-ri-beli-vaksin-pfizer-lXD0zNsqvJ.jpeg</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pembuat obat di AS, Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech mengatakan uji coba skala besar vaksin yang mereka uji menunjukkan lebih dari 90% efektif dalam mencegah Covid-19. Pfizer dan BioNTech mengungkapkan bahwa sejauh ini tidak ditemukan masalah keamanan yang serius selama menggunakan vaksin tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah masih belum memasukan vaksin Pfizer sebagai salah satu vaksin yang akan digunakan dan dibeli. Karena perusahaan Amerika Serikat belum terikat kerjasama dengan Indonesia.
Baca Juga: Usai Vaksin Covid-19 Ditemukan, Apakah Kehidupan Bisa Kembali Normal?
 
Meskipun begitu, pemerintah sudah menyiapkan beberapa pilihan vaksin lainya yang saat ini juga sedang dilakukan uji klinis. Salah satunya adalah kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan perusahaan farmasi AstraZeneca untuk ketersediaan vaksin.
&amp;ldquo;Indonesia tentunya salah satu dari berbagai vaksin itu dipertimbangkan tapi kita belum memasukan Pfizer sebagai salah satu,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (10/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meskipun begitu lanjut Airlangga, tidak menutup kemungkinan jika pemerintah akan menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Namun hal tersebut harus terlebuh dahulu didiskusikan dengan kementerian dan lembaga terkait.
&amp;ldquo;Ini disiapkan untuk menjadi bagian berikutnya karena masih banyak yang dibahas terkait pengadaan vaksin,&amp;rdquo; jelasnya.Seperti diketahui, kabar terbaru tentang vaksin Covid-19 dirilis  Pfizer. Sebab, perusahaan farmasi itu menyatakan bahwa vaksin Covid-19  yang mereka uji diklaim 90% efektif menangkal virus SARS-CoV2.
Informasi dari Pfizer itu bahkan disebut sebagai 'great day for  science and humanity' atau 'hari yang luar biasa bagi sains dan  kemanusiaan'. Sebab, kabar tersebut dinilai melampaui harapan para ahli  mengenai vaksin Covid-19.
Pembuatan vaksin Covid-19 Pfizer sendiri melibatkan pihak lain yaitu  perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech. Uji klinis vaksin ini  melibatkan 43.500 orang di enam negara dan kesemuanya tidak ada laporan  soal masalah keamanan.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembuat obat di AS, Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech mengatakan uji coba skala besar vaksin yang mereka uji menunjukkan lebih dari 90% efektif dalam mencegah Covid-19. Pfizer dan BioNTech mengungkapkan bahwa sejauh ini tidak ditemukan masalah keamanan yang serius selama menggunakan vaksin tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah masih belum memasukan vaksin Pfizer sebagai salah satu vaksin yang akan digunakan dan dibeli. Karena perusahaan Amerika Serikat belum terikat kerjasama dengan Indonesia.
Baca Juga: Usai Vaksin Covid-19 Ditemukan, Apakah Kehidupan Bisa Kembali Normal?
 
Meskipun begitu, pemerintah sudah menyiapkan beberapa pilihan vaksin lainya yang saat ini juga sedang dilakukan uji klinis. Salah satunya adalah kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan perusahaan farmasi AstraZeneca untuk ketersediaan vaksin.
&amp;ldquo;Indonesia tentunya salah satu dari berbagai vaksin itu dipertimbangkan tapi kita belum memasukan Pfizer sebagai salah satu,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi pers virtual, Selasa (10/11/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8wNy82Ny8xMjQyMzUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Meskipun begitu lanjut Airlangga, tidak menutup kemungkinan jika pemerintah akan menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Namun hal tersebut harus terlebuh dahulu didiskusikan dengan kementerian dan lembaga terkait.
&amp;ldquo;Ini disiapkan untuk menjadi bagian berikutnya karena masih banyak yang dibahas terkait pengadaan vaksin,&amp;rdquo; jelasnya.Seperti diketahui, kabar terbaru tentang vaksin Covid-19 dirilis  Pfizer. Sebab, perusahaan farmasi itu menyatakan bahwa vaksin Covid-19  yang mereka uji diklaim 90% efektif menangkal virus SARS-CoV2.
Informasi dari Pfizer itu bahkan disebut sebagai 'great day for  science and humanity' atau 'hari yang luar biasa bagi sains dan  kemanusiaan'. Sebab, kabar tersebut dinilai melampaui harapan para ahli  mengenai vaksin Covid-19.
Pembuatan vaksin Covid-19 Pfizer sendiri melibatkan pihak lain yaitu  perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech. Uji klinis vaksin ini  melibatkan 43.500 orang di enam negara dan kesemuanya tidak ada laporan  soal masalah keamanan.</content:encoded></item></channel></rss>
